My WordPress Blog

Al-Bukhari Kolaka Timur Berambisi Lahirkan Pemain Nasional

Pondok Pesantren Al-Bukhari: Mengembangkan Bakat Sepak Bola dan Olahraga Lainnya

Pondok pesantren selama ini dikenal sebagai tempat untuk belajar ilmu agama dan umum. Namun, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Bukhari, para santri juga diberi wadah serius untuk mengembangkan bakat mereka di bidang sepak bola melalui pendirian Pesantren Sepak Bola. Program ini merupakan inisiatif yang dilakukan oleh pendiri Ponpes Al-Bukhari, H. Buhari Matta.

Awal Mula Berdirinya Pesantren Sepak Bola

Berawal dari kecintaan terhadap sepak bola serta keresahan dan kepedulian pendiri Ponpes Al-Bukhari terhadap persepakbolaan nasional, pada 13 Oktober 2025, Pesantren Sepak Bola Al-Bukhari diluncurkan di Wesalo, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Meskipun baru diluncurkan, ponpes ini sebenarnya sudah memiliki lapangan sepak bola yang layak sejak lama.

Buhari Matta menyatakan bahwa meskipun jumlah penduduk Indonesia mencapai hampir 300 juta orang, prestasi sepak bolanya belum maksimal. Ia menilai banyak potensi anak-anak di daerah Kolaka yang memiliki bakat sepak bola, tetapi tidak memiliki kesempatan untuk menyalurkannya.

Peserta dan Fasilitas yang Tersedia

Saat ini, Ponpes Al-Bukhari memiliki sekitar 700 santri. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 santri memilih bergabung dengan Pesantren Sepak Bola. Usia peserta berkisar antara 10 hingga 17 tahun. Tidak hanya santri laki-laki, santri perempuan yang memiliki minat dan bakat di sepak bola juga diperbolehkan mengikuti program ini.

Pesantren sepak bola ini tidak hanya menerima santri yang bermukim di ponpes. Peserta dari luar pesantren juga diterima. Bahkan, saat ini terdapat peserta nonmuslim yang ikut bergabung. Buhari Matta berharap, dengan adanya PSB ini, para santri tetap menjalankan tugas utamanya sebagai santri dengan serius sambil mempelajari sepak bola secara profesional.

Pelatih dan Jadwal Latihan

Saat ini, Pesantren Sepak Bola Al-Bukhari diasuh dua pelatih berlisensi D Nasional serta dua asisten pelatih. Dalam seminggu, para santri menjalani latihan sebanyak empat kali, setelah kegiatan belajar di sekolah selesai, sekitar pukul 14.00 WITA.

Meski belum lama berdiri, Pesantren Sepak Bola Al-Bukhari sudah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pada Desember lalu, misalnya, tim U-14 Al-Bukhari berhasil menjadi runner-up turnamen usia dini SSB CISC Kendari Cup I 2025. Untuk menambah semangat para santri, Sabtu (31/1) pesantren menghadirkan mantan kapten Timnas Indonesia, Evan Dimas, untuk memberikan coaching clinic sekaligus motivasi.

Fasilitas Olahraga Lainnya

Tidak hanya sepak bola, pesantren ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga lain untuk menyalurkan bakat santri. Di antaranya adalah lapangan tenis, panahan, voli, tenis meja, hingga berkuda. Saat ini juga sedang dalam proses pembangunan kolam renang. Bahkan, di dalam area ponpes terdapat lapangan golf 9 hole.

Pengelolaan Lahan dan Keterlibatan Pihak Luar

Area bangunan Ponpes Al-Bukhari berdiri di atas lahan seluas sekitar 7 hektare. Di luar area tersebut, pendiri pesantren juga memiliki lahan sekitar 200 hektare yang dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan, dan peternakan. Di lahan tersebut terdapat sekitar 3.000 pohon durian berbagai jenis berusia 3-4 tahun yang kini mulai berbunga. Selain itu, terdapat pula kebun kelengkeng, alpukat, mangga, jeruk, serta puluhan kolam ikan.

Diharapkan, hasil pengelolaan lahan tersebut dapat digunakan untuk pengembangan Ponpes Al-Bukhari, yang memiliki jenjang pendidikan mulai dari TK hingga perguruan tinggi. Buhari Matta menegaskan bahwa semua pihak ingin menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia dengan terus berkarya.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *