Kabar Terkini tentang Mees Hilgers
Mees Hilgers, salah satu bintang mahal Timnas Indonesia, kini tengah menjadi perhatian banyak pihak. Saat ini, nasibnya di FC Twente masih terbilang abu-abu. Bahkan, kabar menunjukkan bahwa pemain asal Belanda tersebut bisa dilepas secara gratis alias bebas transfer.
Bersama dengan dua rekan setimnya, Max Bruns dan Harrie Kustar, Mees Hilgers dikabarkan akan segera ditinggalkan oleh klub. Hal ini dibenarkan oleh laporan dari media lokal Tubantia. Dalam rilisnya, Tubantia menyebutkan bahwa FC Twente memilih untuk memperpanjang kontrak dua pemain mereka, yaitu Max Bruns dan Harrie Kustar, sementara tiga pemain lainnya, termasuk Mees Hilgers, akan dilepas.
Sebelumnya sempat beredar isu bahwa FC Twente telah menawarkan kontrak baru kepada Mees Hilgers. Namun, hal ini dibantah oleh sang pemain. Saat ini, Mees sedang dalam masa pemulihan cedera. Perkembangan transfer ke Stade Brest musim panas lalu gagal, dan situasi ini akan terus dipantau di musim panas nanti.
Analisa dari Media Asing
Di tengah kabar tersebut, muncul analisa dari media asing, @ftransfers_nl. Menurut laporan tersebut, Mees Hilgers dinilai cocok untuk menggantikan posisi kapten PSV Eindhoven, Jerdy Schouten, yang sedang absen akibat cedera parah.
Media Belanda ini menyebutkan bahwa Mees memiliki atribut serupa dengan Schouten. Bahkan, peringkat keterampilan Mees dinilai lebih unggul dibandingkan Ryan Flamingo. Sementara itu, kontrak Mees Hilgers akan berakhir pada Juni mendatang, dan kondisinya semakin membaik.
PSV Eindhoven baru saja meraih gelar juara Eredivisie musim ini dan akan kembali bermain di Liga Champions musim depan.
Pernyataan Jurnalis Lokal
Jurnalis Tubantia sekaligus pengamat FC Twente, Leon ten Voorde, menyebut bahwa usaha memperpanjang kontrak Mees Hilgers hanya untuk biaya transfer. Namun, menurutnya, FC Twente tidak mampu membayar gaji pemain Non Uni Eropa senilai £600.000.
Kabar ini dikutip oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @perspectivefootball_id, pada 2 April 2026. Dalam pernyataannya, Leon ten Voorde menjelaskan bahwa saat ini Mees sudah menjadi pemain Non Uni Eropa dan gaji sebesar 600.000 poundsterling akan sangat berat bagi FC Twente.
Erik ten Hag Beri Pernyataan
Tidak lama setelah kabar Mees Hilgers bakal dilepas, eks pelatih Manchester United yang kini menjabat Direktur Teknik FC Twente, Erik ten Hag, angkat bicara. Ia memberikan pernyataan yang bertolak belakang dengan rumor soal kemungkinan dilepasnya Mees Hilgers.
Erik ten Hag pasang badan dan ingin memberikan tawaran kontrak baru untuk Mees Hilgers di FC Twente. Kabar ini dibongkar oleh reporter Belanda dari media football transfer.nl, Dylan Te laak, yang dikutip oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @futboll.indonesiaa.
Menurut laporan tersebut, FC Twente akan segera memberikan perpanjangan kontrak untuk Mees Hilgers. Direktek Erik Ten Hag menjadikan perpanjangan kontrak ini sebagai prioritas utama, terutama untuk mempersiapkan musim baru Eredivisie 2026/2027.
Meski begitu, jika kesepakatan tidak tercapai antara FC Twente dan Mees Hilgers, maka bek Timnas Indonesia tersebut bisa dilepas secara gratis dengan nilai pasar mencapai 5 juta euro.
Minat Klub Bundesliga
Mees Hilgers berpotensi menyebrang ke Bundesliga setelah kegagalannya hengkang ke Ligue 1 Prancis di jendela transfer awal musim lalu. FC Twente terbuka untuk melepas Mees Hilgers, tergantung pada tawaran yang diberikan oleh tim-tim yang meminati jasanya.
Kabar ini diperkuat oleh akun Instagram @footballabroadindonesia, yang menyebutkan bahwa Mees Hilgers dirumorkan menarik minat banyak klub Bundesliga Jerman. Meskipun belum disebutkan tim mana yang santer dikaitkan dengan bek FC Twente tersebut, saat ini Mees masih fokus pada pemulihan pasca cedera.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











