My WordPress Blog

Pria Makassar Minum Oli Percaya Sembuhkan Penyakit, MUI Tegaskan Haram

Aksi Viral Pria di Sulawesi yang Minum Oli Mesin, Kecaman dari Berbagai Pihak

Sebuah aksi yang viral di media sosial menimbulkan kecaman luas dari berbagai pihak. Dalam video yang beredar, sejumlah pria di Sulawesi nekat meminum oli mesin dengan keyakinan bahwa cairan tersebut dapat menyembuhkan penyakit. Aksi ini menarik perhatian masyarakat dan mendapat respons dari berbagai kalangan.

Meskipun awalnya dikabarkan terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan, ternyata peristiwa tersebut justru berlangsung di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Video tersebut telah ditonton lebih dari 250 ribu kali di media sosial, menciptakan gelombang reaksi yang beragam.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria menuangkan cairan dari sebuah kaleng oli ke tutup botol lalu meminumnya tanpa rasa ragu atau takut. Beberapa orang lain juga melakukan hal serupa, meminum cairan oli tersebut. Dalam keterangan unggahan di akun Instagram @info_jabodetabek, disebutkan bahwa lima pria di Makassar menjadi sorotan setelah melakukan tindakan tersebut.

Penjelasan dari MUI Sulsel

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan merespons kejadian ini dengan mengatakan bahwa minum oli hukumnya haram. Sekretaris MUI Sulawesi Selatan, Prof Muammar Bakry, menjelaskan bahwa oli bukanlah minuman manusia dan memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Ia menegaskan bahwa oli merupakan bahan khusus kendaraan yang tidak boleh diminum seperti minuman biasa.

Menurut Muammar, perilaku meminum oli dengan dalih untuk meningkatkan stamina dapat berdampak negatif. Selain merusak kesehatan, tindakan ini juga berpotensi ditiru oleh orang lain karena diunggah di media sosial. Ia menekankan bahwa minum oli sangat berbahaya dari segi kesehatan.

Imbauan dari MUI Sulsel

Selain itu, Muammar menjelaskan bahwa dalam ajaran agama tidak dianjurkan meminum sesuatu yang lebih banyak mudaratnya. Hal ini dapat berpengaruh terhadap kesehatan dan juga mengunggah konten yang negatif. Pihak MUI Sulsel pun mengimbau pihak yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi atas perbuatannya.

“Jadi berbahaya bagi yang memberikan contoh. Berbahaya juga yang memviralkan. Saya selaku pengurus MUI Sulsel menyampaikan bahwa ini tidak layak untuk dijadikan contoh,” ujarnya.

Muammar menyarankan agar yang memberikan contoh dalam video tersebut segera mengklarifikasi. Ia menilai bahwa tindakan ini bisa membahayakan masyarakat jika dianggap sebagai contoh yang baik.

Kecaman dari Kalangan Medis

Selain MUI, seorang dokter di Indonesia juga menyampaikan kekhawatiran tentang ancaman serius bagi kesehatan dari tindakan ini. Ia menekankan bahwa minum oli sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan organ dalam tubuh. Dokter tersebut juga mengingatkan masyarakat untuk tidak percaya pada mitos atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Dampak dari Konten Negatif

Video ini menunjukkan bagaimana konten negatif dapat menyebar cepat melalui media sosial. Bahkan, tindakan yang dilakukan oleh beberapa individu bisa saja dianggap sebagai tren atau gaya hidup oleh sebagian orang. Ini memperkuat pentingnya edukasi masyarakat tentang kesehatan dan keamanan dalam memilih informasi yang akan diikuti.

Kesimpulan

Aksi viral meminum oli mesin di Sulawesi telah menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk MUI dan kalangan medis. Tindakan ini dianggap berbahaya dan tidak layak untuk dijadikan contoh. Dengan semakin banyaknya penyebaran informasi melalui media sosial, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memverifikasi sumber informasi sebelum mengambil tindakan.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *