Sosok Bekas Pelatih Arema FC yang Bawa Wiliam Marcilio ke Liga 1
Wiliam Marcilio menjadi sorotan setelah kalahnya Persib Bandung dari Lion City Sailors dalam lanjutan AFC Champions League Two 2025/2026. Ia dianggap sebagai salah satu penyebab kekalahan tim, meskipun ia sendiri membantah hal tersebut.
Pelatih Bojan Hodak secara terbuka menyalahkan Marcilio setelah pertandingan, Rabu (26/11/2025). Ia menyatakan kekecewaannya terhadap pemain yang masuk di babak kedua, termasuk Marcilio. “Beberapa dari mereka tidak akan bermain untuk klub ini lagi,” ujar Hodak. Ia juga menambahkan bahwa beberapa pemain tidak berada di level yang dibutuhkan oleh klub.
Namun, Marcilio langsung membela diri melalui Instagram story-nya. Ia mengkritik tindakan pelatih dengan menulis, “Saya sudah melihat banyak hal, tapi saya belum pernah melihat seorang pemain yang hanya bermain 6 menit disalahkan atas kekalahan dalam pertandingan 96 menit.” Ia menilai hal tersebut sebagai ketidakadilan yang luar biasa.
Meskipun kini dihujani kritik, Marcilio pernah menjadi anak kesayangan pelatih Arema FC, Joel Cornelli, saat masih bermain di musim 2024. Kala itu, Cornelli yang berasal dari Brasil memberikan pengaruh besar pada kariernya. Performa konsisten Marcilio membuatnya menjadi favorit di bawah asuhan Cornelli.
Perjalanan Karier Joel Cornelli
Joel Cornelli adalah pelatih asal Brasil yang memulai kariernya sebagai Pelatih Kepala Caxias RS pada tahun 1996. Selama 58 tahun usianya, ia telah malang melintang di puluhan klub sebagai pelatih sebelum akhirnya menerima panggilan dari Arema FC pada 2024.
Dalam 6 bulan mengasuh Arema FC, Cornelli melakoni total 20 pertandingan dengan catatan 10 menang, 5 imbang, dan 5 kalah. Debutnya bersama Singo Edan terjadi saat laga Piala Presiden 2024 kontra Bali United, yang berakhir dengan kemenangan 1-0.
Di Piala Presiden 2024, Arema FC di bawah asuhan Cornelli selalu mencatatkan kemenangan kecuali satu laga kontra Persija Jakarta yang berakhir seri 2-2. Akhirnya, Cornelli berhasil membawa Arema FC keluar sebagai juara Piala Presiden atau Indonesian League Cup musim 23/24.
Kemenangan itu menjadi salah satu pencapaian terbesarnya sebagai pelatih. Sementara kekalahan terbesarnya saat mengasuh Arema FC terjadi saat Super League musim 24 melawan PSS Sleman, yakni timnya harus rela digilas 1-3.
Profil Lengkap Joel Cornelli
- Tanggal lahir/Umur: 3 April 1967 (58 tahun)
- Kewarganegaraan: Brasil
- Periode rerata sebagai pelatih: 0,71 Tahun
- Lisensi Kepelatihan: Licencia Pro Entrenador – CONMEBOL
- Formasi yang disukai: 4-3-3 Defending
- Agen: Effes Group
Sejarah Kepelatihan Joel Cornelli
- Pelatih Kepala Caxias-RS (1996-1997)
- Pelatih Kepala Caxias-RS (1999-2000)
- Assisten Kepala Caxias-RS (2000-2001)
- Pelatih Kepala Caxias-RS (Oktober 2001-Desember 2001)
- Pelatih Kepala Veranopolis (Februari 2002-April 2002)
- Pelatih Kepala Sao Caetano (2003-2004)
- Assisten Pelatih Corinthians (2004-2005)
- Assisten Pelatih Atletico-MG (Mei 2005-Agustus 2005)
- Assisten Pelatih SC Rio Grande (2006-2007)
- Pelatih Kepala Al-Ain Reserve (2007-2008)
- Pelatih Kepala Pelotas (Februari 2009-April 2009)
- Pelatih Kepala Farroupilha (Mei 2009-Juni 2009)
- Pelatih Kepala Cruzeiro-RS (Agustus 2010-November 2010)
- Pelatih Kepala Garibaldi-RS (Februari 2011-April 2011)
- Pelatih Kepala Verroviario (April 2011-Agustus 2011)
- Pelatih Kepala Goias B (2011-2012)
- Pelatih Kepala Aparecidense (Mei 2012-Agustus 2012)
- Pelatih Kepala GZ City Rez. (2012-2013)
- Pelatih Kepala Baraunas (2013-2014)
- Pelatih Kepala Shabab Reserve (2014-2016)
- Pelatih Kepala Inter de Lages (Januari 2017-April 2017)
- Pelatih Kepala Al-Ain Reserve (2017-2018)
- Pelatih Kepala Paracatu FC (2018-2019)
- Pelatih Kepala 6 Yard (2019-2021)
- Pelatih Kepala Potiguar-RN (Januari 2022-Februari 2022)
- Pelatih Kepala UNIBR (Februari 2022-Desember 2022)
- Pelatih Kepala Clube Atletico Rondoniense (RO) (2023-2024)
- Arema FC (Akan datang 1 Juli 2024)
Statistik Berdasarkan Klub
- Arema FC: 20 pertandingan, 10 menang, 5 imbang, 5 kalah
- ACD Potiguar: 1 pertandingan, 1 kalah
- Internacional de Lages: 18 pertandingan, 5 menang, 4 imbang, 9 kalah
- SER Caxias do Sul: 1 pertandingan, 1 kalah
- UNIRB FC: 4 pertandingan, 1 menang, 1 imbang, 2 kalah











