My WordPress Blog

SEA Games 2025: Alwi Farhan dan Ubed Berjaya, Saling Puji Kemenangan

Alwi Farhan Juara Tunggal Putra SEA Games 2025

Alwi Farhan berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga final tunggal putra SEA Games 2025 dengan skor 13-21, 21-8, 21-12. Ia berhak atas medali emas, sementara Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed harus puas dengan medali perak. Laga ini menjadi momen penting bagi regenerasi bulu tangkis Indonesia, yang kembali menunjukkan bakat muda di sektor tunggal putra.

Final yang digelar di Gymnasium 4, Thammasat University, pada Minggu (14/12), menghadirkan pertandingan antara dua atlet muda Indonesia, Alwi dan Ubed. Keduanya saling memuji setelah pertandingan selesai. Laga ini juga mengulang momen serupa dari SEA Games Vietnam 2023, ketika final tunggal putra juga mempertemukan dua atlet Indonesia, Christian Adinata melawan Chico Aura Dwi Wardoyo.

Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia Berjalan Lancar

Dua edisi berturut-turut final all Indonesian di nomor tunggal putra membuktikan bahwa regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia sedang berjalan dengan baik. Bagi Alwi, gelar emas ini memiliki makna khusus. Ini adalah penampilan pertamanya di nomor individual SEA Games, setelah sebelumnya lebih sering berperan sebagai pelapis.

Ia mengakui bahwa perjalanan menuju gelar emas tidak mudah. Ada banyak tekanan dan momen berat sepanjang tahun, tetapi ia tetap bertahan dan belajar. “Gelar ini tidak pernah saya sangka. Banyak momen berat yang saya lewati, tapi saya bersyukur tidak menyerah,” ujar Alwi.

Ia juga menyebut peran orang tua, pelatih, hingga psikolog sebagai bagian penting di balik keberhasilannya. Alwi tak lupa memberikan pujian kepada Ubed, yang lebih muda darinya. Menurutnya, performa Ubed sangat luar biasa, bahkan seperti pemain berpengalaman.

Performa Mengesankan Ubed

Ubed mencuri perhatian dalam debutnya di SEA Games. Ia melaju ke final setelah mengalahkan unggulan pertama, Loh Kean Yew, juara dunia 2021 asal Singapura. Saat melawan Alwi, Ubed tampil dominan di gim pertama dengan skor 21-13. Namun, di gim kedua dan ketiga, Alwi mampu membaca permainan dan mengatur energi untuk memaksa Ubed keluar dari ritme terbaiknya.

Ubed mengakui ada kendala pergerakan di gim kedua yang membuatnya kehilangan kenyamanan. Meski begitu, ia tetap bangga bisa masuk final di SEA Games pertamanya. “Saya sangat bersyukur bisa masuk final di SEA Games pertama kali,” kata Ubed.

Disaksikan Legenda Bulu Tangkis

Momen podium semakin istimewa karena disaksikan langsung oleh Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei, dua legenda bulu tangkis. Bagi Alwi, itu bukan sekadar medali, tetapi simbol bahwa ia kini berada di jalur yang sama dengan para legenda.

“Betapa senang dan bangganya saya tadi saat pemberian medali yang hadir adalah legenda-legenda (Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei) yang saya amati ketika saya tumbuh besar,” ujar Alwi.

Ia berharap capaian ini bisa memotivasi dirinya dan sektor tunggal putra secara umum. “Semoga ke depannya apapun yang dijalani oleh saya dan Ubed juga tim tunggal putra ke depannya bisa menjadi lebih baik.”

Komentar Pelatih Tunggal Putra

Pelatih tunggal putra Indra Wijaya tak menutupi rasa bangganya. Membawa dua pemain muda ke final sesama Indonesia menjadi bukti keberhasilan proses pembinaan. “Dari awal terutama di tunggal putra bawa pemain muda, saya pikir tidak menutup kemungkinan untuk anak-anak ini bisa buat satu kejutan dan kelihatan di sini,” kata Indra.

Ia menyoroti vibrasi positif tim, kebersamaan, dan mental bertanding yang semakin matang, terutama pada diri Alwi yang kini terlihat lebih terkontrol energinya. “Kebersamaannya, vibrasi anak-anak waktu ngumpul itu menyenangkan dan relax tapi saling memotivasi satu sama lain.”

Indra berharap Alwi dan Ubed bisa terus berkembang dan siap jika dipercaya tampil di ajang yang lebih besar seperti Kejuaraan Beregu Asia, Piala Thomas, hingga Asian Games. “Kalau anak-anak ini dipercaya untuk main di sana, saya ingin mereka bisa menunjukkan, bisa membuat kejutan-kejutan seperti ini walau masih dalam proses pematangan.”

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *