Penilaian Efektivitas Visual pada Teks Informasi
Materi menilai efektivitas visual pada teks informasi dipelajari dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum Merdeka melalui buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia karya Bambang Trimansyah halaman 167–171. Materi ini membahas penilaian penggunaan warna, tata letak, dan unsur visual lain dalam menyampaikan pesan pada teks naratif dan informasional, disertai contoh infografik serta laporan statistik dari BPS.
Pada buku Bahasa Indonesia kelas 12 halaman 171 172, siswa diminta menganalisis grafik statistik, menilai tampilannya, dan menemukan kesalahan penulisan dalam laporan. Berikut beberapa penilaian yang dapat diberikan terhadap teks laporan statistik dari BPS.
Ayo Berlatih
- Berilah penilaian terhadap teks laporan statistik dari BPS dengan mencentang pernyataan yang menurut kalian paling tepat. Sangat baik, baik atau kurang baik.
Tabel 5.6 Penilaian Unsur Teks
- Keterbacaan tipe dan jenis font:
- Sangat Baik
-
Alasan:
Jenis huruf yang digunakan sederhana, konsisten, dan formal sehingga sesuai dengan karakter laporan statistik. Ukuran font cukup jelas untuk dibaca dan tidak menyulitkan pembaca dalam memahami isi teks. -
Keterbacaan warna font:
- Baik
-
Alasan:
Warna teks utama menggunakan warna gelap dengan latar terang sehingga cukup kontras dan mudah dibaca. Namun, beberapa teks berwarna hijau muda relatif kurang tegas jika dibaca dalam waktu lama. -
Keterbacaan ikon di margin dan bagian judul pelari (running title):
- Baik
-
Alasan:
Ikon yang ditampilkan relevan dengan tema kebudayaan dan membantu memperkuat visual, meskipun ukurannya relatif kecil sehingga tidak terlalu menonjol. -
Berilah penilaian dengan mencentang pernyataan yang menurut kalian paling tepat tentang tampilan grafik pada teks laporan statistik. Sangat baik, baik atau kurang baik.
Tabel 5.7 Penilaian Unsur Grafik
- Keterbacaan tipe dan jenis font pada huruf dan angka:
- Sangat Baik
-
Alasan:
Huruf dan angka pada grafik jelas, proporsional, serta mudah dibaca sehingga informasi dapat dipahami dengan cepat. -
Keterbacaan warna grafik:
- Baik
-
Alasan:
Warna grafik cukup kontras dan mampu membedakan kategori data, namun beberapa warna memiliki gradasi yang mirip sehingga perlu perhatian lebih saat membaca. -
Keterbacaan ikon pada grafik:
- Baik
-
Alasan:
Ikon mudah dikenali dan membantu pembaca memahami konteks data, walaupun ukurannya relatif kecil. -
Ketepatan ikon pada grafik:
- Sangat Baik
-
Alasan:
Ikon yang digunakan sesuai dengan kategori data (perkotaan, perdesaan, laki-laki, perempuan) sehingga mendukung pemahaman isi grafik. -
Temukanlah beberapa kesalahan di dalam laporan dalam hal:
-
penggunaan tanda baca
- Terdapat penggunaan tanda kurung yang tidak konsisten, misalnya penulisan (youtube, facebook, dsb). yang seharusnya diawali huruf kapital dan konsisten.
-
Beberapa kalimat terlalu panjang dan seharusnya dipisahkan dengan tanda titik agar lebih efektif.
-
penulisan kata bentukan (berimbuhan)
- Penulisan dipublikasikan lebih tepat dibandingkan di publikasikan.
-
Kata dilakukan harus ditulis serangkai, bukan di lakukan.
-
penulisan kata dalam bahasa asing
- Kata online/streaming sebaiknya ditulis daring/streaming atau dicetak miring untuk menandai istilah asing.
-
Kata Focus Group Discussion sebaiknya dicetak miring atau disertai padanan bahasa Indonesia.
-
Bersama kelompokmu, carilah sebuah laporan dari BPS berjudul Statisik Pendidikan 2020. Gunakan tautan atau kode QR berikut ini untuk masuk ke laman bps.go.id dan mendapatkan laporan.
Analisislah efektivitas penggunaan unsur-unsur pendukung desain pada teks laporan tersebut.
Kunci jawaban:
Berikut analisis efektivitas penggunaan unsur-unsur pendukung desain pada teks laporan statistik BPS Statistik Pendidikan 2020.
Tabel 5.6 Penilaian Unsur Teks
- Keterbacaan tipe dan jenis fon:
- Sangat Baik
-
Alasan:
Jenis huruf yang digunakan pada judul, subjudul, dan isi teks bersifat formal, sederhana, dan konsisten. Ukuran fon proporsional sehingga memudahkan pembaca memahami informasi tanpa kelelahan visual. Hirarki teks (judul lebih besar dari isi) juga tersusun dengan jelas. -
Keterbacaan warna fon:
- Baik
-
Alasan:
Warna fon utama menggunakan kombinasi biru tua dan hitam di atas latar belakang putih, sehingga kontras cukup tinggi dan mudah dibaca. Namun, beberapa teks berwarna hijau dan biru muda terlihat kurang menonjol sehingga memerlukan perhatian lebih. -
Keterbacaan ikon di margin dan bagian judul pelari (running title):
- Baik
- Alasan:
Ikon dan elemen visual di margin berfungsi sebagai penanda kategori dan memperindah tampilan laporan. Ikon cukup relevan dengan tema statistik, tetapi ukurannya relatif kecil sehingga lebih bersifat dekoratif daripada informatif.
Tabel 5.7 Penilaian Unsur Grafik
- Keterbacaan tipe dan jenis fon pada huruf dan angka: Sangat Baik
-
Alasan:
Angka dan keterangan pada grafik ditampilkan dengan jelas, tidak terlalu kecil, serta menggunakan jenis fon yang mudah dibaca. Hal ini membantu pembaca memahami data secara cepat dan akurat. -
Keterbacaan warna grafik: Baik
-
Alasan:
Warna grafik cukup kontras untuk membedakan kategori data. Namun, beberapa warna memiliki gradasi yang hampir serupa sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan bagi pembaca yang kurang teliti. -
Keterbacaan ikon pada grafik: Baik
-
Alasan:
Ikon pada grafik mendukung pemahaman data dan memudahkan identifikasi kelompok sasaran. Akan tetapi, ikon tidak selalu menjadi fokus utama karena lebih menonjolkan data numerik. -
Ketepatan ikon pada grafik: Sangat Baik
- Alasan:
Ikon yang digunakan sesuai dengan konteks data yang disajikan, seperti pendidikan dan kependudukan, sehingga membantu pembaca mengaitkan data statistik dengan kondisi nyata.











