My WordPress Blog

Bobotoh Wajib Periksa Riwayat BPJS Pemain Baru Persib

Persib Bandung Mencoba Mendatangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung dikabarkan sedang dalam proses negosiasi untuk mendatangkan Layvin Kurzawa, bek asal Prancis, untuk bergabung di transfer paruh musim Super League 2025/2026. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena pemain berusia 34 tahun ini memiliki riwayat cedera yang cukup panjang.

Media Prancis, Footmercato.net, juga melaporkan bahwa Layvin Kurzawa sedang dalam tahap negosiasi dengan klub asal Indonesia tersebut. Diketahui bahwa ia pernah bermain bersama Paris Saint Germain dan sejumlah klub lainnya di Eropa. Namun, kini ia memilih untuk berpindah ke Asia Tenggara, meskipun hal ini dianggap radikal oleh beberapa pengamat sepak bola.

Riwayat Cedera yang Panjang

Layvin Kurzawa dikenal memiliki riwayat cedera yang sangat panjang sejak tahun 2012 hingga 2025. Berikut adalah daftar cedera yang dialaminya selama masa karier:

2024/2025
– Cedera Otot (10 April 2025-31 Mei 2025): Menepi 52 hari dan melewatkan enam laga.
– Cedera Otot (20 Februari 2025-12 Maret 2025): Menepi 21 Hari dan melewatkan tiga laga.

2022/2023
– Robekan pada Jaringan Ikat Bagian Luar (27 Februari 2023-30 Juni 2023): Menepi 124 hari dan absen 15 laga.
– Benturan (8 Oktober 2022-2 November 2022): Menepi 26 hari dan absen lima laga.

2021/2022
– Sakit (2 Oktober 2021-14 Oktober 2021): Menepi 13 hari dan absen satu laga.
– Gangguan Adduktor (19 Agustus 2021-16 September 2021): Menepi 29 hari dan absen empat laga.

2020/2021
– Cedera Engkel (11 Mei 2021-10 Juni 2021): Menepi 31 hari dan absen empat laga.
– Cedera Betis (29 Maret 2021-15 April 2021): Menepi 18 hari dan absen empat laga.
– Cedera Pangkal Paha (21 Desember 2020-7 Januari 2021): Menepi 18 hari dan absen dua laga.
– Gangguan pada Paha (1 Agustus 2020-21 Agustus 2020): Menepi 21 hari dan absen dua laga.

2019/2020
– Istirahat (14 Februari 2020-16 Februari 2020): Menepi tiga hari dan absen satu laga.
– Cedera yang tidak diketahui (20 November 2019-1 Desember 2019): Menepi 12 hari dan absen dua laga.
– Sakit (16 Agustus 2019-20 Agustus 2019): Menepi 14 hari dan absen dua laga.

2018/2019
– Kebugaran (8 November 2018-23 November 2018): Menepi 16 hari dan absen tiga laga.
– Herniated Disk (10 Agustus 2018-7 November 2018): Menepi 90 hari dan absen 20 laga.
– Cedera Punggung (11 Juli 2018-30 Juli 2018): Menepi 20 hari dan absen satu laga.

2017/2018
– Benturan (16 April 2018-20 April 2018): Menepi lima laga dan absen satu laga.
– Gangguan pada Paha (8 Februari 2018-26 Februari 2018): Menepi sembilan hari dan absen dua laga.
– Cedera Lutut (5 Oktober 2017-16 Oktober 2017): Menepi 12 hari dan absen tiga laga.

2016/2017
– Cedera Lutut (10 April 2017-1 Juni 2017): Menepi 53 hari dan absen sembilan laga.
– Kutu Kelamin (7 November 2016-1 Desember 2016): Menepi 25 hari dan absen enam laga.
– Cedera Hamstring (12 September 2016-22 September 2016): Menepi 11 hari dan absen 3 laga.

2015/2016
– Benturan (28 Januari 2016-1 Februari 2016): Menepi lima hari dan absen satu laga.
– Gangguan pada Betis (27 Agustus 2015-10 September 2015)

2014/2015
– Regangan pada Otot Paha (20 November 2014-1 Januari 2015): Menepi 43 hari dan absen lima laga.
– Regangan pada Betis (23 Oktober 2014-3 November 2014): Menepi 12 hari dan absen dua laga.

2013/2014
– Cedera Hamstring (21 April 2014-15 Mei 2014): Menepi 25 hari dan absen tiga laga.
– Cedera Hamstring (24 Maret 2014-10 April 2014): Menepi 18 hari dan absen sembilan laga.

2011/2012
– Cedera Hamstring (3 Mei 2012-4 Juni 2012): Menepi 33 hari dan absen 11 laga.

Perjalanan Karier Layvin Kurzawa

Sebelumnya, Layvin Kurzawa bermain untuk Boavista di Liga Portugal. Ia juga pernah menjadi bagian dari Timnas Prancis dan sempat bermain untuk Paris Saint Germain. Nilai pasarnya pernah mencapai Rp173,82 miliar di tahun 2015 lalu. Setelah mengalami cedera, ia akhirnya menganggur setelah meninggalkan Boavista di Juli 2025.

Pemilihan Persib Bandung sebagai klub baru bagi Layvin Kurzawa dianggap mengejutkan, karena ia menolak tawaran dari beberapa klub Eropa. Media Prancis menilai bahwa langkah ini merupakan perubahan besar bagi sang pemain, yang sebelumnya berada di lingkungan sepak bola elit.

Kesempatan Baru di Indonesia

Jika kepindahannya ke Persib Bandung terwujud, Layvin Kurzawa tidak akan sepenuhnya terisolasi di Indonesia. Ia akan memiliki kesempatan untuk bertemu kembali dengan sesama warga negaranya: Andrew Jung. Striker asal Prancis ini, yang dikenal oleh penggemar Ligue 2 karena kiprahnya di Reims, Nancy, dan Valenciennes, sudah bermain untuk Persib Bandung, juara liga Indonesia sembilan kali.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *