Peran Neymar dalam Timnas Brasil
Gelandang Tim Nasional Brasil, Casemiro, menyatakan bahwa Brasil tidak bisa mengabaikan pemain seberkualitas seperti Neymar. Meski masa depan sang bintang terus diselimuti keraguan akibat cedera dan penurunan kebugaran dalam beberapa tahun terakhir, Casemiro menilai bahwa Timnas Brasil masih membutuhkan Neymar untuk Piala Dunia 2026.
Dalam wawancaranya dengan Globo, Casemiro menyebut bahwa Neymar tetap dianggap sebagai pemain terbaik yang pernah ia lihat ketika berada dalam kondisi fisik dan mental yang optimal. Ia juga menyampaikan rasa penghargaannya terhadap talenta Neymar.
“Bila dia bugar secara fisik dan mental, dia yang terbaik sejauh ini. Saya penggemar besarnya,” ujar Casemiro pada Kamis (13/11).
Kariernya yang Penuh Rintangan
Kariernya dalam beberapa tahun terakhir memang penuh rintangan. Setelah enam musim naik-turun bersama Paris Saint-Germain akibat cedera, kariernya makin terpuruk setelah mengalami sobek ligamen ACL dan meniskus lutut kiri saat membela Brasil pada Oktober 2023. Saat itu, ia baru saja bergabung dengan Al Hilal dalam transfer senilai 90 juta euro.
Kontrak Neymar di Arab Saudi akhirnya diputus pada Januari 2025, hanya 18 bulan setelah bergabung, dengan catatan tujuh penampilan dan satu gol. Selain itu, Neymar juga masih kesulitan mencapai kebugaran terbaik di Santos, klub masa kecilnya yang tengah berada dalam ancaman degradasi.
Penampilan terakhir Neymar bersama timnas terjadi saat mengalami cedera ACL tersebut. Sejak itu, Brasil harus berjalan tanpa dirinya. Catatan 10 kemenangan dari 24 laga, hanya tujuh di antaranya dalam pertandingan kompetitif, menunjukkan Selecao belum kembali ke level kandidat juara dunia.
Kepercayaan Casemiro pada Neymar
Meski kini berusia 33 tahun dan hanya tampil 30 kali dalam dua tahun terakhir, Neymar tetap dipandang istimewa oleh Casemiro. Sang gelandang bahkan menyatakan siap bekerja lebih keras demi memberi ruang kepada Neymar untuk bersinar.
“Bila saya harus bekerja mati-matian di lapangan agar dia bisa memberikan umpan terakhir atau mencetak gol, saya akan melakukannya,” tegasnya.
Casemiro mencontohkan peran Lionel Messi di Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022. Ia menjelaskan bahwa Argentina melakukan itu dengan Messi. Bukan berarti Neymar akan diam sementara kami berlari. Itu tidak terjadi. Namun, Messi berdiri di depan, sementara tim bekerja di belakangnya. Pemain seperti itu bisa mengubah permainan kapan saja.
Etos Kerja Neymar yang Tak Terlihat
Casemiro juga menyoroti etos kerja Neymar, yang menurutnya kerap diremehkan. Ia menyebut bahwa bakat saja tidak cukup. Semua yang dia capai bukan kebetulan. Dia bekerja keras, dan ia tahu itu dari orang-orang di sekitarnya.
Menurut gelandang Manchester United dan mantan gelandang Real Madrid itu, Brasil tidak boleh menyia-nyiakan pemain dengan bakat sebesar Neymar. Dalam sepak bola modern, margin antara menang dan kalah sangat tipis, dan pemain dengan kualitas spesial seperti Neymar lah yang bisa membuat perbedaan.
“Pemain seperti dia bisa memutus garis tipis antara kemenangan dan kekalahan.”
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











