Mengenal Istilah “Matel on” pada Mobil Bekas
Di pasar mobil bekas, banyak kendaraan dengan status “Matel on” ditawarkan dengan harga yang lebih murah. Tampilannya terlihat menarik karena unitnya berasal dari tahun produksi yang masih muda. Namun, di balik penawaran menarik tersebut tersembunyi risiko besar bagi pembeli.
Istilah “Matel on” merujuk pada kendaraan yang masih berada dalam pengawasan penagih utang atau debt collector akibat kredit yang macet. Status ini mengindikasikan bahwa kendaraan tersebut masih dalam kewajiban finansial, dan kemungkinan besar akan ditarik oleh pihak leasing jika pemilik sebelumnya belum menyelesaikan kewajibannya.
Risiko Pembelian Mobil Bekas “Matel on”
Kendaraan dengan status “Matel on” sering kali dijual dalam kondisi STNK only atau dokumen tidak lengkap. Hal ini memicu risiko hukum seperti tuduhan penadah, kendaraan curian, atau kewajiban yang belum terselesaikan. Dalam beberapa kasus, kendaraan tersebut bisa disita oleh polisi sebagai barang bukti.
Azas Tigor Nainggolan, seorang advokat dan analis kebijakan transportasi, menjelaskan bahwa mobil bekas dengan status “Matel on” berpotensi menjadi barang curian karena tidak memiliki dokumen lengkap. Ia menyarankan setiap pembeli mobil bekas untuk memeriksa registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor ke polisi, agar memastikan unit tersebut bukan hasil curian.
Kebiasaan yang Harus Dihindari Saat Membeli Mobil Bekas
Adhi Purnama, Deputi Direktur BCA Finance, menyarankan konsumen untuk memastikan kondisi BPKB saat membeli kendaraan bekas. Jika ternyata kendaraan yang dibeli memiliki status kredit bermasalah, maka sebaiknya konsumen berkomunikasi langsung dengan pihak leasing untuk menuntaskan kewajiban pemegang kendaraan sebelumnya.
Tunggakan kredit macet bisa menjadi beban finansial tak terduga, yang tidak diketahui nilainya saat membeli unit bekas tersebut. Jika kendaraan tiba-tiba diambil kembali atau muncul kewajiban tersembunyi seperti kredit macet, denda, atau fidusia yang belum dilepas, hal ini bisa menyebabkan kerugian besar bagi pembeli.
Tantangan Administratif
Jika kendaraan masih memiliki beban kredit atau fidusia yang belum dilepas, proses administratif seperti ganti nama, balik BPKB, atau menghapus fidusia bisa terhambat atau bahkan menjadi tidak mungkin. Meskipun harga kendaraan terkesan terjangkau, risiko yang muncul bisa jadi sangat besar.
Dengan dokumentasi yang tidak jelas, perlindungan konsumen menjadi lemah secara hukum. Terminologi seperti “Matel on” menandakan kondisi yang tidak ideal dari sisi legal dan finansial. Oleh karena itu, calon pembeli harus ekstra waspada dan melakukan pemeriksaan mendalam sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas.











