Kondisi Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Setelah bergabung dengan Real Madrid dengan status bebas transfer dari Liverpool, masa depan Trent Alexander-Arnold masih terasa tidak jelas. Di bawah asuhan Xabi Alonso, pemain berusia 26 tahun ini belum menemukan posisi yang stabil di tim.
Cedera panjang yang dialaminya setelah hanya bermain beberapa menit dalam pertandingan melawan Marseille di Liga Champions sempat menghambat proses adaptasinya di Santiago Bernabéu. Meskipun kini ia telah pulih, Trent masih kesulitan mendapatkan tempat di starting XI. Bahkan ketika Carvajal cedera setelah laga El Clásico, Alonso justru memilih Federico Valverde, yang biasanya bermain sebagai gelandang, untuk mengisi posisi bek kanan.
Menurut laporan media, meski penampilannya belum memenuhi ekspektasi, pihak manajemen Real Madrid tetap mendukung Trent. Klub berharap ia bisa memainkan peran yang lebih penting dan bahkan meminta Alonso untuk memberinya kesempatan tampil lebih sering.
Trent Jadi Penonton di Bangku Cadangan
Tujuan awal Real Madrid menghadirkan Trent Alexander-Arnold adalah untuk menjadi penerus Dani Carvajal, yang semakin menua dan rentan cedera. Namun, situasi sekarang justru berbeda. Meskipun sudah dinyatakan fit, Trent lebih sering duduk di bangku cadangan, bersama Endrick, menyaksikan pertandingan dari samping.
Pemandangan ini jelas tidak ideal bagi pemain yang pernah berkontribusi besar dalam keberhasilan Liverpool meraih gelar Liga Inggris dan Liga Champions. Dalam pertandingan kembalinya ke Anfield, Trent juga lebih banyak duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan. Ia hanya dimainkan selama sepuluh menit menjelang akhir, tanpa memberikan dampak signifikan. Keberadaannya justru memicu sorakan dari para suporter Liverpool.
Meski begitu, publik masih memahami bahwa Trent baru saja pulih dari cedera. Memaksanya bermain penuh di laga berintensitas tinggi seperti di Anfield tentu bukan keputusan yang bijak. Namun, keputusan Alonso untuk kembali mencadangkan Trent dalam pertandingan melawan Rayo Vallecano menimbulkan pertanyaan besar.
Banyak pihak berpikir Alonso sebenarnya punya kesempatan untuk menurunkan Trent di posisi bek kanan dan mengembalikan Valverde ke posisi aslinya di lini tengah. Sayangnya, keputusan itu tidak diambil. Trent hanya dimasukkan menjelang babak kedua berakhir, situasi yang membuat frustrasi sang pemain.
Dampak pada Kesempatan di Timnas Inggris
Situasi ini mulai berdampak pada kesempatan Trent di timnas Inggris. Hingga saat ini, ia belum dipanggil oleh pelatih Thomas Tuchel untuk memperkuat The Three Lions. Di satu sisi, hal ini bisa menjadi berkah karena Trent memiliki waktu lebih untuk berlatih dan memulihkan performanya. Namun di sisi lain, absennya dari skuad timnas bisa menjadi pertanda bahwa banyak pihak mulai meragukan kontribusinya di lapangan.
Jika situasi ini tidak segera membaik, bukan tidak mungkin Trent Alexander-Arnold akan benar-benar menjadi “camat” alias cadangan mati di Real Madrid.











