My WordPress Blog

Rekening Dorman Tidak Bisa Cair? Ini Cara Mengaktifkannya Kembali

Persiapan dan Tantangan dalam Pencairan Tunjangan Profesi Guru

Para guru bersertifikat di berbagai daerah kembali menantikan kabar penting terkait pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) menjelang akhir tahun 2025. Momen ini selalu menjadi perhatian besar, sebab tunjangan tersebut merupakan hak yang diterima oleh tenaga pendidik setelah memenuhi serangkaian persyaratan profesional.

Pemerintah saat ini tengah memproses penyaluran TPG untuk Triwulan 3 dan Triwulan 4, namun prosesnya ternyata tidak berlangsung serempak untuk semua guru. Perbedaan waktu pencairan ini utamanya disebabkan oleh tahapan validasi data yang wajib dipenuhi terlebih dahulu. Setiap guru berada pada kondisi administrasi yang tidak sama, sehingga proses verifikasi pun bisa berjalan cepat atau justru memakan waktu lebih panjang.

Masalah Umum yang Menghambat Pencairan TPG

Ada guru yang datanya sudah lengkap sejak awal sehingga validasinya berjalan mulus. Namun tidak sedikit pula yang terhambat oleh berbagai kendala, terutama terkait pemenuhan syarat mengajar maupun kondisi rekening bank yang digunakan untuk menerima dana tunjangan.

Salah satu hambatan yang paling sering terjadi adalah masalah beban mengajar. Regulasi mewajibkan guru penerima TPG untuk memenuhi minimal 24 jam tatap muka setiap minggu. Ketentuan ini menjadi dasar penilaian kelayakan penerima tunjangan. Apabila jam mengajar tidak mencapai batas aturan, maka proses pencairan otomatis tertunda dan tidak bisa diproses lebih jauh. Banyak guru yang harus menyesuaikan jadwal atau mencari tambahan jam mengajar untuk memastikan persyaratan ini terpenuhi.

Selain persoalan beban mengajar, kendala lain yang cukup sering muncul adalah status rekening bank milik guru yang ternyata tidak aktif atau bahkan sudah ditutup. Masalah rekening ini sangat krusial karena dana TPG tidak dapat dikirimkan jika rekening penerima berada dalam kondisi tertentu.

Jenis-Jenis Status Rekening yang Menyebabkan Hambatan

Ada dua jenis status rekening yang sering menimbulkan masalah, yakni rekening permanen dan rekening dorman. Rekening permanen adalah rekening yang telah benar-benar ditutup, baik atas permintaan pemiliknya maupun kebijakan pihak bank. Sementara itu, rekening dorman adalah rekening yang menjadi tidak aktif akibat tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama. Jika tidak ada aktivitas transaksi dalam rentang waktu tertentu, sistem perbankan akan otomatis menonaktifkannya hingga akhirnya masuk ke status tutup permanen.

Cara Aktifkan Rekening Berstatus Dorman untuk Pencairan TPG

Bagi guru yang mendapati rekeningnya berstatus dorman, sebenarnya masih tersedia solusi yang cukup sederhana. Pemilik rekening hanya perlu mendatangi kantor bank terdekat. Dokumen identitas serta buku tabungan harus dibawa untuk proses verifikasi. Setelah itu, pihak bank akan melakukan pengaktifan ulang sehingga rekening dapat digunakan kembali sebagai tujuan pencairan TPG.

Kendala lain yang lebih kompleks adalah ketika rekening ternyata diblokir oleh PPATK. Pemblokiran ini tentu membutuhkan proses penyelesaian yang lebih panjang dan harus melalui tahapan resmi. Guru yang mengalami situasi ini diwajibkan mengajukan keberatan secara daring melalui formulir resmi PPATK. Setelah formulir keberatan dikirim, langkah berikutnya adalah melakukan profiling ulang di bank.

Dokumen identitas, buku tabungan, serta bukti pengajuan keberatan ke PPATK harus dipersiapkan lengkap untuk diserahkan kepada petugas bank. Setelah dokumen diterima, PPATK akan melakukan pengecekan silang dengan data profil nasabah yang tersimpan dalam sistem perbankan. Apabila seluruh tahapan telah dipenuhi dan tidak ditemukan masalah lanjutan, proses reaktivasi rekening dapat dilakukan oleh pihak bank.

Dengan aktifnya kembali rekening tersebut, maka penyaluran TPG yang sebelumnya tertunda dapat segera diproses dan dikirimkan. Seluruh langkah penyelesaian ini diharapkan dapat membantu para guru agar hak tunjangan profesi yang seharusnya diterima tidak terhambat lagi.

Pencairan TPG memang membutuhkan ketelitian administratif, namun dengan mengikuti alur penyelesaian yang benar, kendala apa pun dapat teratasi dan dana bisa segera sampai ke tangan penerima.

Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *