Duel Penting di Stadio Diego Armando Maradona
Pertandingan penting tersaji di Stadio Diego Armando Maradona saat Napoli menjamu wakil Azerbaijan, Qarabag FK, dalam lanjutan fase liga Liga Champions. Laga ini menjadi momen krusial bagi kedua tim yang sedang berjuang untuk mempertahankan posisi mereka di zona 24 besar.
Napoli kini berada di ujung batas playoff dengan empat poin, sementara Qarabag sedikit lebih nyaman di atasnya dengan selisih tiga poin. Namun, gap tersebut bisa langsung terhapus jika Partenopei berhasil mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
Napoli: Masih Tersengal, Tapi Punya Modal Kandang
Napoli datang ke pertandingan ini dengan catatan yang membuat fans geram sekaligus berharap. Performa mereka di Liga Champions masih jauh dari harapan setelah tampil naik-turun di empat laga sebelumnya. Mereka kalah dari Manchester City, dihajar PSV, menang tipis atas Sporting Lisbon, dan terakhir hanya bermain imbang kontra Eintracht Frankfurt yang pertahanannya musim ini ibarat pintu tanpa gembok.
Namun jika ada satu hal yang masih bisa dipertahankan Napoli, itu adalah kekuatan di Maradona. Dalam 19 laga terakhir di kompetisi elite Eropa di kandang, Napoli hanya sekali kalah. Lebih dari itu, mereka berhasil mencetak gol di 30 dari 32 pertandingan terakhir di stadion yang dinamai legenda mereka tersebut.
Di Serie A, kemenangan 3-1 atas Atalanta pekan lalu sedikit menenangkan tekanan publik. Dua gol David Neres memberi sinyal bahwa lini depan Napoli mulai kembali hidup. Noa Lang yang akhirnya mencetak gol perdananya di hadapan publik Naples juga menambah optimisme.
Dengan kondisi skuat yang pincang—Frank Anguissa, Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, dan kiper utama Alex Meret masih cedera—Antonio Conte dipaksa kembali meracik formasi alternatif. Hojlund diprediksi tetap menjadi tumpuan utama dengan koleksi tujuh gol dalam sembilan penampilan Liga Champions musim ini.
Qarabag FK: Datang Sebagai Underdog, Tapi Percaya Diri
Qarabag FK datang ke Naples membawa status kejutan turnamen. Meski belum pernah menang dalam enam pertemuan kontra klub Italia, wakil Azerbaijan ini sudah membuktikan bahwa musim ini bukan sekadar mengisi slot grup. Hasil imbang 2-2 kontra Chelsea di pertandingan terakhir menunjukkan mentalitas yang tajam. Bahkan sempat unggul sebelum akhirnya The Blues menyamakan skor.
Leandro Andrade kembali menjadi andalan, mencetak tiga gol di fase liga Liga Champions, sementara Marko Jankovic tampil sebagai eksekutor penalti yang tenang. Secara taktik, Qarabag bukan tim yang rumit. Mereka terorganisir, disiplin, dan mengandalkan transisi cepat. Qurban Qurbanov yang telah memimpin klub lebih dari satu dekade akan kembali menurunkan komposisi inti—nyaris tidak berubah sejak matchday pertama.
Saat ini Qarabag bertengger di posisi 15 klasemen liga format baru Liga Champions, dan mereka juga memimpin klasemen domestik Azerbaijan Premier League. Momentum mereka jelas positif.
Kondisi Tim
Napoli:
Anguissa, De Bruyne, Lukaku, dan Meret absen. Spinazzola dan Gilmour masih diragukan.
Qarabag:
Tanpa masalah cedera signifikan. Komposisi starter diprediksi tidak berubah.
Perkiraan Susunan Pemain
Napoli:
Milinkovic-Savic; Beukema, Rrahmani, Buongiorno; Di Lorenzo, Lobotka, McTominay, Olivera; Politano, Neres; Hojlund
Qarabag FK:
Kochalski; Silva, Mustafazada, Medina, Cafarguliyev; Bicalho, Jankovic; Kady, Andrade, Zoubir; Duran
Prediksi Skor
Napoli akan menguasai bola dan mengandalkan permainan agresif berbasis pressing tinggi, sedangkan Qarabag siap mengunci ruang dan memukul lewat serangan balik cepat. Laga diperkirakan berjalan ketat dan penuh tensi. Namun dengan dukungan publik Maradona dan motivasi memperbaiki posisi, Napoli sedikit lebih berpeluang.
Prediksi akhir: Napoli 2 – 1 Qarabag FK











