Performa Mengesankan Kontingen Indonesia di SEA Games 2025 Thailand
Kontingen Indonesia menunjukkan performa yang sangat mengesankan selama penyelenggaraan SEA Games 2025 Thailand. Pada hari keempat kompetisi, Indonesia mencatatkan rekor terbanyak dalam perolehan medali emas dalam satu hari. Hingga Sabtu (13/12/2025) malam, Merah Putih berhasil mengumpulkan sebanyak 10 medali emas hanya dalam sehari, yang menjadi rekor tertinggi sepanjang ajang SEA Games edisi kali ini.
Update Klasemen dan Perolehan Medali Emas
Hingga pukul 19.30 WIB, Indonesia telah mengumpulkan total 26 medali emas, 38 medali perak, dan 33 medali perunggu, menjadikannya sebagai salah satu negara dengan perolehan medali terbanyak. Meskipun masih berada di posisi ketiga klasemen sementara, jarak dengan Vietnam semakin menipis, membuka peluang besar bagi Indonesia untuk naik ke peringkat kedua dalam beberapa hari ke depan.
Tuan rumah Thailand masih memimpin klasemen dengan total 85 medali emas, disusul oleh Vietnam dengan 28 emas, dan Indonesia berada di posisi ketiga dengan 26 emas. Berikut adalah perbandingan klasemen medali:
- Thailand – 85 emas | 52 perak | 31 perunggu | 168 medali
- Vietnam – 28 emas | 24 perak | 52 perunggu | 104 medali
- Indonesia – 26 emas | 38 perak | 33 perunggu | 97 medali
- Singapura – 15 | 16 | 24 | 55
- Malaysia – 15 | 13 | 42 | 70
- Filipina – 12 | 22 | 48 | 62
- Myanmar – 2 | 12 | 13 | 27
- Laos – 2 | 2 | 13 | 17
- Brunei Darussalam – 0 | 1 | 4 | 5
- Timor Leste – 0 | 0 | 2 | 2
Panjat Tebing Sumbang Dua Emas Beruntun
Cabang olahraga panjat tebing menjadi salah satu sumber medali emas terbaru bagi Indonesia. Atlet asal Gresik, Jawa Timur, Antasyafi Robby Al Hilmi, berhasil meraih emas pada nomor speed putra. Indonesia juga mendapatkan perak melalui Alfian Muhammad Fajri, sedangkan perunggu diraih atlet Filipina.
Di nomor speed putri, Puja Lestari dari Riau menjadi yang tercepat dan menyumbangkan emas ke-29 bagi Indonesia. Susan Nurhidayah dari Jawa Tengah meraih perak, sementara perunggu menjadi milik atlet tuan rumah Thailand.
Tenis Beregu Putri Antar Indonesia Raih Emas Krusial
Dari arena tenis, Indonesia menambah emas ke-28 melalui nomor beregu putri. Tim Merah Putih berhasil mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 dalam laga final yang sangat ketat. Tim beregu putri Indonesia diperkuat oleh Janice Tjen, Aldila Sutjiadi, Meydiana Laviola Reinnamah, Priska Madelyn Nugroho, dan Anjali Kirana Junarto. Thailand harus puas dengan perak, sementara Malaysia dan Filipina berbagi perunggu.
Atletik dan Bela Diri Konsisten Tambah Medali Emas
Cabang atletik juga memberikan kontribusi signifikan melalui nomor triple jump putri. Maria Natalia Londa dari Bali mencatatkan lompatan terbaik dan meraih emas. Perak diraih atlet Thailand, sedangkan perunggu menjadi milik Vietnam.
Sementara itu, cabang bela diri kembali menunjukkan dominasinya. I Made Sastra Dharma mempersembahkan emas dari nomor judo 90 kg putra usai menundukkan atlet Thailand di partai final. Dari taekwondo, Arya Danu Susilo sukses merebut emas nomor kyorugi 74 kg putra, mengalahkan wakil Vietnam.
Karate juga turut berkontribusi dengan emas yang diraih Ignatius Joshua Kandou di nomor kumite putra 75 kg, setelah menang meyakinkan atas atlet Vietnam dengan skor 9-3.
Angkat Besi dan Menembak Tambah Kilau Medali Emas
Dari angkat besi, Luluk Diana Tri Wijayana meraih emas nomor 48 kg putri, mengungguli lifter Thailand dan Vietnam. Atlet muda asal Pacitan, Jawa Timur, ini menjadi salah satu kejutan manis bagi Indonesia.
Sebelumnya, cabang menembak juga menyumbangkan dua emas penting. Tim menembak putri Indonesia—Dewi Laila Mubarokah, Dominique Rachmawati Karini, dan Yasmine Figlia Achadiat—menjadi yang terbaik di nomor 10 meter air rifle beregu. Dewi Laila juga sukses merebut emas di nomor individual 10 meter air rifle, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet andalan Indonesia.
Peluang Indonesia untuk Naik ke Papan Atas
Dengan masih banyak nomor unggulan yang akan dipertandingkan, peluang Indonesia untuk menambah emas dan menyalip Vietnam tetap terbuka. Konsistensi performa atlet lintas cabang menjadi kunci bagi Merah Putih untuk terus bersaing di papan atas klasemen SEA Games 2025.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











