Kolaborasi Pendidikan untuk Membangun Generasi Muda Papua
Rektor Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Prof. Tri Basuki Joewono, menyampaikan bahwa melalui pendampingan dan pembelajaran bersama, potensi besar generasi Papua semakin berkembang dan siap berkontribusi dalam kemajuan bangsa. Saat ini, di UNPAR terdapat 10 mahasiswa yang menerima beasiswa dari PTFI.

PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerja sama dengan empat perguruan tinggi negeri, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung, Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado, dan Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang. Kerja sama ini dilakukan pada akhir November 2025 untuk memperluas akses anak-anak Papua terhadap perguruan tinggi unggulan.
“Saya mengapresiasi inisiatif PTFI dan seluruh pihak yang berkomitmen membangun generasi muda Papua unggul. Dengan pendampingan dan pembelajaran bersama, saya percaya potensi besar generasi Papua akan tumbuh semakin kuat dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Prof. Tri.

Direktur Pendidikan ITB, Dr. techn. Ir. Saiful Akbar, berharap kolaborasi pendidikan tidak berhenti setelah masa studi selesai. “Suatu saat, para putra putri Papua dapat kembali dan turut membangun Papua secara menyeluruh, bukan hanya Freeport tetapi Tanah Papua,” katanya.

Director & EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, menjelaskan bahwa melalui kerja sama dengan ITB dan UNPAR, Freeport Indonesia berharap agar anak-anak Papua penerima beasiswa PTFI dapat meraih impiannya menuntut ilmu di perguruan tinggi unggulan yang menjadi impian mereka. PTFI bersama ITB dan UNPAR menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) beasiswa untuk pelajar Papua. Melalui kerja sama ini, nantinya anak-anak Papua penerima beasiswa dari PTFI dapat menempuh studi S1 di kedua perguruan tinggi tersebut. Kedua pihak juga berkomitmen memperluas kolaborasi melalui riset dan pengembangan talenta.
Di ITB, lanjut Claus, anak-anak Papua penerima beasiswa PTFI juga mendapatkan bimbingan untuk masuk universitas lewat program Pra-Universitas Kelas Inspirasi. Dalam program ini, anak-anak mendapat wawasan baru tentang dunia perguruan tinggi, sains, dan teknologi melalui bimbingan akademik dan pengenalan lingkungan kampus sejak dini.

Senior Vice President Sustainable Development PTFI, Nathan Kum, menyatakan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi juga dilakukan dengan UNSRI dan UNSRAT untuk memperkuat pengembangan talenta nasional dan kawasan timur Indonesia. Para pihak menandatangani PKS Beasiswa untuk 40 mahasiswa UNSRAT & UNSRI (20 mahasiswa Papua dan 20 mahasiswa bukan Papua). Di UNSRAT sendiri, saat ini telah terdapat 58 mahasiswa penerima beasiswa PTFI.
Di kedua kampus ini, juga berlangsung kuliah tamu bertema “Pertambangan & Pengembangan Masyarakat Lokal” melalui Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) di Timika, Papua Tengah. “IPN yang didirikan PTFI merupakan program pendidikan vokasional yang mengintegrasikan pelatihan teknologi dengan pendekatan kearifan lokal untuk menumbuhkan kepemimpinan dan kemandirian komunitas di Papua,” kata Nathan.
Selain memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia, PTFI juga terus membangun kolaborasi pendidikan di Papua. Hal ini diwujudkan melalui kerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) di Provinsi Papua Barat, penyelenggaraan kuliah tamu dan sesi berbagi pengetahuan bersama Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dan Universitas Ottow Geissler.
PTFI juga terlibat aktif dalam pengembangan kurikulum program studi pertambangan di Universitas Cenderawasih (UNCEN) di Jayapura, Papua. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan mempersiapkan talenta muda Papua untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan industri pertambangan berstandar global.
Pada Senin, 8 Desember 2025, PTFI secara resmi menyerahkan Gedung Pusat Sains dan Kemitraan UNCEN yang telah mulai pembangunan pada tahun 2022. Gedung ini memiliki fasilitas perkuliahan modern yang ramah lingkungan. Dibangun di atas lahan 4.800 m² dengan luas bangunan 2.800 m². Gedung tiga lantai ini menggunakan solar panel yang menghemat energi, dan menjadi sarana belajar langsung bagi mahasiswa yang mempelajari sistem kelistrikan Energi Baru Terbarukan.
PT Freeport Indonesia mendukung peningkatan pendidikan tinggi di Papua melalui pembangunan Gedung Pusat Sains dan Kemitraan Universitas Cenderawasih yang resmi telah diserahterimakan pada 8 Desember 2025. Gedung seluas 2.800 m² ini dilengkapi fasilitas perkuliahan modern yang ramah lingkungan, termasuk penggunaan solar panel untuk menghemat energi.
Tentang PT Freeport Indonesia (PTFI)
PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan tambang mineral afiliasi dari Freeport-McMoRan (FCX) dan Mining Industry Indonesia (MIND ID). PTFI menambang dan memproses bijih untuk menghasilkan mineral tembaga, yang mengandung emas dan perak.
PTFI memasarkan konsentrat ke seluruh penjuru dunia, dan terutama ke smelter tembaga dalam negeri, PT Smelting. Operasi penambangan PTFI berlokasi di kawasan mineral Grasberg, Papua – Indonesia. Saat ini PTFI mengoperasikan tambang bawah tanah dengan metode block caving terbesar di dunia. Dalam menjalankan kegiatan operasinya, PTFI mengedepankan praktik bisnis yang bertanggung jawab.











