Arema FC Melepas Brandon Scheunemann ke PSPS Pekanbaru
Arema FC resmi melepas pemain muda mereka, Brandon Scheunemann, pada bursa transfer paruh musim 2025. Bek tengah yang pernah dipanggil Timnas Indonesia U-19 ini jarang mendapatkan kesempatan bermain bersama Singo Edan. Keputusan ini diambil demi memberikan ruang bagi Brandon untuk mengembangkan karier sebagai pesepak bola profesional.
Setelah dilepas dari Arema FC, Brandon dikabarkan telah sepakat bergabung dengan PSPS Pekanbaru di Liga 2 Nusantara. Klub yang kini dilatih oleh Aji Santoso, mantan pelatih Arema FC sekaligus sosok yang pernah menangani Timnas Garuda Muda, tampaknya menjadi pilihan terbaik bagi sang pemain.
Minim Menit Bermain di Arema FC
Selama masa kariernya di Arema FC, Brandon Scheunemann belum pernah mendapatkan satu pun menit bermain di Super League. Meskipun sempat dipanggil oleh Timnas Indonesia U-19, ia tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya karena minimnya jam terbang. Hal ini menjadi alasan utama bagi manajemen Arema FC untuk melepasnya ke klub lain.
Menurut laporan media lokal, Brandon sudah tiba di Pekanbaru setelah terbang dari Malang. Ia diberi gelar “Rutam Nuwus” oleh Arema FC pada Senin (29/12/2025), sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan dedikasinya selama berkostum Singo Edan.
Kebijakan Manajemen Arema FC
Manajemen Arema FC menegaskan bahwa keputusan melepas Brandon bukan semata-mata karena teknis tim, melainkan bagian dari komitmen klub dalam mendukung perkembangan pemain muda. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa persaingan di lini belakang sangat ketat, sehingga kesempatan tampil reguler cukup terbatas.
“Ini bukan berarti kami melepas kualitas. Justru sebaliknya, kami mendukung Brandon agar mendapatkan pengalaman bertanding yang lebih banyak,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keputusan ini adalah langkah strategis bagi masa depan sang pemain.
Peluang di PSPS Pekanbaru
Di PSPS Pekanbaru, Brandon memiliki peluang besar untuk tampil lebih sering. Saat ini, klub tersebut memiliki empat pemain bek tengah, namun hanya satu pemain asing, yaitu Jeferson Sousa. Dengan situasi ini, Brandon bisa mendapatkan jam terbang yang lebih konsisten.
Kabar juga menyebutkan bahwa Aji Santoso, pelatih PSPS Pekanbaru, turut serta dalam proses kepindahan Brandon ke klub baru. Mantan pelatih Arema FC ini dikenal sebagai sosok yang mampu membina pemain muda dengan baik, termasuk para pemain Timnas Garuda Muda.
Hubungan yang Tetap Baik
Meski resmi berpisah, hubungan antara Arema FC dan Brandon Scheunemann tetap terjalin baik dan profesional. Manajemen berharap keputusan ini menjadi momentum positif bagi lonjakan karier sang pemain di kancah sepak bola nasional.
“Kami doakan yang terbaik untuk Brandon. Semoga dia mendapatkan kepercayaan diri, pengalaman, dan menit bermain yang dibutuhkan. Pintu Arema FC selalu terbuka jika suatu saat dia kembali,” tutup Yusrinal.
Penutup
Pemecatan Brandon Scheunemann dari Arema FC menjadi langkah penting dalam kariernya. Dengan bergabung ke PSPS Pekanbaru, ia memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Di sisi lain, Arema FC tetap menunjukkan komitmennya dalam membina pemain muda, seperti Arkhan Fikri, Achmad Maulana Syarif, Salim Akbar Tuharea, hingga Brandon Scheunemann sendiri.












