PSM Makassar Kembali Kemasukan Gol Cepat di Super League 2025/2026
PSM Makassar kembali mengalami kekalahan di laga kandang dalam ajang Super League 2025/2026. Dua kali, tim asuhan pelatih Tomas Trucha kebobolan gol cepat yang terjadi di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedua kejadian ini terjadi saat melawan Malut United dan Bali United.
Gol Cepat Pertama Saat Lawan Malut United
Pada pertandingan melawan Malut United di pekan ke-15, PSM Makassar langsung kebobolan hanya dalam waktu 1 menit 32 detik. Gol tersebut diciptakan oleh David Da Silva dari Malut United. Serangan balik cepat yang dilakukan oleh Malut United dimulai setelah PSM gagal memanfaatkan peluangnya. Bola dilemparkan oleh Taufik Rustam ke belakang garis pertahanan PSM Makassar. David Da Silva kemudian berlari melewati Yuran Fernandes dan Victor Luiz sebelum menyontek bola ke atas kiper Hilman Syah. Bola meluncur masuk ke pojok kanan gawang PSM Makassar.
Hasil akhir pertandingan adalah kekalahan PSM Makassar dengan skor 0-1 dari Malut United.
Gol Cepat Kedua Saat Lawan Bali United
Lagi-lagi, PSM Makassar kemasukan gol cepat pada laga melawan Bali United di pekan ke-17. Reza Arya Pratama yang menjadi penjaga gawang PSM Makassar harus mengalami kebobolan hanya dalam waktu 30 detik. Gol ini tercipta dari transisi serangan cepat yang dilakukan Bali United. Bola diberikan kepada Boris Kopitovic, yang kemudian mengumpan kepada Thijmen Goppel. Goppel menyisir sisi kiri pertahanan PSM Makassar sebelum masuk ke area tengah dan mengelabui Yuran Fernandes serta Syahrul Lasinari.
Gobel memberi umpan kepada Mirza Mustafic yang berdiri bebas di sisi kanan kotak penalti. Mirza Mustafic melakukan tendangan mendatar ke pojok kiri gawang yang tidak bisa dihalau Reza Arya. Gol ini tercatat sebagai gol tercepat di Super League 2025/2026. PSM Makassar kalah 0-2 dari Bali United dalam pertandingan ini, dengan gol kedua dicetak oleh Goppel di menit 90+4.
Penjelasan Pelatih Tomas Trucha
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menyatakan bahwa penyebab gol cepat yang terjadi bukanlah masalah konsentrasi, tetapi lebih pada organisasi bertahan saat tim sedang menyerang. Ia menjelaskan bahwa hal ini perlu diperbaiki agar tidak terulang kembali.
“Organisasi pertahanan saat tim menyerang, lebih spesifik ke situ,” ujar Tomas Trucha saat konferensi pers usai pertandingan. Ia mengaku selalu menekankan kepada pemain untuk mencatatkan cleansheet. Hal ini berhasil dilakukan ketika PSM menang 1-0 dari Dewa United dan 5-0 dari PSBS Biak. Namun, lima pertandingan terakhir tidak lagi bisa mencatatkan hasil yang sama.
Tomas Trucha berharap dalam pertandingan ke depan, anak asuhnya mampu menghindari kebobolan. PSM akan menghadapi Persijap Jepara pada laga perdana putaran kedua, yang akan digelar pada Sabtu (24/1/2026).
Evaluasi dari Legenda PSM Makassar
Legenda PSM Makassar, Anwar Liko, menilai bahwa menit awal dan akhir pertandingan sangat krusial. Ia menyebut dua kebobolan cepat menjadi tugas berat bagi pelatih untuk dibenahi. Menurut Anwar Liko, transisi bertahan PSM Makassar perlu diperbaiki karena seringkali kemasukan dari serangan balik cepat.
Ia menegaskan bahwa tugas ini bukan hanya tanggung jawab pemain belakang, tetapi seluruh pemain. Penyerang perlu mengganggu pergerakan lawan agar tidak bisa membentuk serangan. Gelandang juga perlu mematikan aliran serangan di lapangan tengah.
“Jadi harus kerja-kerja kolektif. Jangan hanya pemain bertahan saja,” ucap Anwar Liko.











