My WordPress Blog

Juventus kalah, harus bayar 9,8 juta euro ke Ronaldo

Juventus Kalah dalam Gugatan, Harus Bayar 9,8 Juta Euro kepada Cristiano Ronaldo

Klub Liga Italia, Juventus, telah kalah dalam gugatan terhadap mantan pemainnya, Cristiano Ronaldo. Putusan pengadilan menyatakan bahwa klub harus membayar sebesar 9,8 juta euro kepada CR7 sebagai bagian dari gaji yang belum dibayarkan selama masa kerjanya di Stadion Allianz.

Putusan ini dikeluarkan oleh hakim pengadilan perburuhan Turin, Gian Luca Robaldo, setelah kasus tersebut berlarut-larut sejak Ronaldo meninggalkan klub pada tahun 2021 untuk kembali ke Manchester United. Pemain Portugal itu mengambil tindakan hukum pada tahun 2023 dan membawa perselisihan tersebut ke arbitrase.

Pada April 2024, panel arbitrase memutuskan bahwa Juventus harus membayar setengah dari jumlah utang yang ada, yaitu 9,8 juta euro. Keputusan ini didasarkan pada kesepakatan pribadi antara klub dan mantan pemain mereka, yang tidak mencantumkan tanda tangan Ronaldo. Juventus kemudian mengajukan banding, tetapi putusan terbaru menegaskan bahwa klub tersebut tidak berhak untuk menuntut kembali dana tersebut.

Juventus juga harus menanggung biaya hukum, namun putusan tersebut tidak akan berdampak signifikan pada neraca keuangan klub. Hal ini karena jumlah tersebut sudah dibayarkan dan disisihkan dalam laporan keuangan tahun 2023/2024. Klub saat ini sedang meninjau putusan tersebut untuk menilai apakah ada dasar untuk mengajukan gugatan hukum lebih lanjut.

Juventus dan AS Roma Berebut Joshua Zirkzee

Selain kasus Ronaldo, Juventus dan AS Roma masih bersaing untuk mendatangkan striker Manchester United, Joshua Zirkzee, selama jendela transfer musim dingin. Zirkzee sempat disebut-sebut akan bergabung dengan Roma awal bulan ini, tetapi situasi berubah setelah manajer Ruben Amorim dipecat.

Roma kemudian mendatangkan Robinio Vaz dari Marseille dan Donyell Malen dari Aston Villa untuk memperkuat lini serang mereka. Meskipun demikian, jurnalis ternama Fabrizio Romano mengklaim bahwa Giallorossi tidak ikut serta dalam perlombaan dan sedang mengevaluasi status Zirkzee.

Juventus juga ikut mengejar mantan pemain Bologna itu. Duo Serie A tersebut sedang menunggu langkah transfer selanjutnya dari United. Akan diadakan pertemuan internal dengan pelatih sementara Michael Carrick untuk menilai apakah klub membutuhkan pemain baru sebelum jendela transfer ditutup.

Manchester United saat ini tidak mempertimbangkan untuk melepas pemain mana pun di bursa transfer musim dingin. Akan tetapi, pertemuan tersebut dapat menentukan apa yang akan terjadi dengan masa depan Zirkzee. Zirkzee bisa saja hengkang jika harganya tepat.

AS Roma Rekrut Pemain Muda Berbakat

AS Roma merekrut pemain muda berbakat asal Prancis, Vaz, secara permanen dari Marseille. Sementara Malen direkrut dengan harga 2 juta euro dengan kewajiban pembelian sebesar 25 juta euro. Giallorossi juga menjajaki kesepakatan serupa untuk Zirkzee.

Pemain asal Belanda itu mengincar tantangan baru setelah Belanda lolos ke Piala Dunia. Ia yakin dia bisa menembus tim Ronald Koeman untuk turnamen global. Namun hal itu tampaknya tidak mungkin terjadi jika dia tetap bersama Setan Merah.

United tidak berencana untuk mengabulkan kepergiannya, tetapi keputusan akhir dapat dibuat antara manajemen dan Michael Carrick. Bahkan Carrick menempatkan Benjamin Sesko di bangku cadangan akhir pekan lalu, sementara Zirkzee bahkan tidak masuk dalam skuad pertandingan.

Sesko menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan selama kemenangan derbi Manchester meskipun mencetak tiga gol dalam dua pertandingan sebelumnya di semua kompetisi. Keputusan itu jelas bersifat taktis dari Pelatih Man United yang baru Michael Carrick.

Joshua Zirkzee sering menjadi pemain pengganti, menjadi pemain cadangan kedua setelah Sesko di lini depan. Jika Sesko tidak bisa mendapatkan posisi sebagai pemain inti, prospek Zirkzee untuk bermain reguler bisa jadi sangat suram.

Juventus Menginginkan Mateta, Tidak Terima Proposal Pertukaran

Berbagai sumber di Italia mengklaim bahwa Juventus telah memulai pembicaraan awal untuk mendatangkan striker Crystal Palace, Jean Philippe Mateta. Akan tetapi Bianconeri dilaporkan menolak untuk memasukkan Jonathan David dalam kesepakatan pertukaran pemain.

Juventus telah mengidentifikasi pemain internasional Prancis, Mateta, sebagai pengganti ideal untuk Dusan Vlahovic. Yang mana Dusan Vlahovic diperkirakan akan meninggalkan Turin setelah kontraknya berakhir pada bulan Juni.

Juventus tidak akan memasukkan David dalam kesepakatan Mateta. Dilaporkan bahwa Bianconeri telah memulai pembicaraan dengan Crystal Palace, karena Luciano Spalletti akan dengan senang hati menyambut seorang penyerang tengah klasik di jendela transfer Januari.

Palace telah mengusulkan untuk memasukkan pemain internasional Kanada, David, dalam kesepakatan pertukaran pemain. Akan tetapi Bianconeri tidak menerima proposal tersebut yang dinilai tidak untung bagi mereka dalam hal bursa transfer.

Kontrak Mateta dengan Crystal Palace berakhir pada Juni 2027 dan sang striker tampaknya tidak ingin memperpanjang masa tinggalnya. Yang berarti, pemain berusia 28 tahun itu bisa pergi dengan harga sekitar 25 juta-30 juta euro. Akan tetapi, banyak yang menyebutkan harga transfernya mendekati 40 juta euro, sementara sumber-sumber Inggris menaikkan harga hingga lebih dari 50 juta euro.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *