Lee Zii Jia Berusaha Bangkit Setelah Tahun yang Sulit
Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, menunjukkan semangat luar biasa untuk kembali bangkit dan mencapai peringkat 10 besar dunia. Hal ini disampaikan setelah ia berhasil meraih kemenangan di Indonesia Masters 2026. Kemenangan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan pemain berusia 27 tahun tersebut.
Lee Zii Jia mengalahkan wakil India, HS Prannoy, dengan skor 21-19 dan 21-11 dalam pertandingan yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (21/1/2026). Ini adalah kemenangan pertama bagi Lee Zii Jia sejak awal tahun ini, yang sangat berarti baginya.
Tahun 2025 menjadi tahun yang berat bagi Lee Zii Jia. Ia sempat mengalami cedera parah, sehingga baru bisa kembali berlaga pada tahun 2025. Namun, situasi tidak berjalan mulus. Ia hanya memainkan empat turnamen, yaitu Orleans Masters, All England, Kejuaraan Dunia, Hong Kong Open, dan China Masters. Dari keempat turnamen tersebut, Lee Zii Jia selalu kalah di babak pertama, kecuali saat tampil di Orleans Masters.
Kemenangan terakhirnya terjadi saat melawan Srikanth Kidambi dari India pada awal Maret 2025, setelah itu ia kembali kalah dalam beberapa pertandingan. Akibatnya, peringkatnya turun hingga ke posisi ke-103. Sebelumnya, ia pernah mencapai peringkat ke-144 dunia, tetapi kini naik ke posisi ke-103.
Lee Zii Jia, yang pernah menduduki peringkat kedua dunia pada Oktober 2022, memiliki tekad kuat untuk bangkit di tahun 2026. Ia berharap kemenangan di Indonesia Masters 2026 menjadi awal yang baik untuk masa depannya.
“Saya rasa ini adalah kemenangan yang sangat berarti bagi saya. Terutama karena sudah hampir satu tahun sejak kemenangan terakhir saya sebelumnya,” ujar Lee Zii Jia kepada awak media.
Ia juga mengatakan bahwa kemenangan ini menjadi titik balik setelah dua turnamen sebelumnya, seperti India Open 2026 dan Malaysia Open 2026, di mana ia selalu kalah di babak pertama. “Akhirnya di Indonesia Masters ini saya mendapatkan kemenangan pertama saya tahun ini,” tambahnya.
Lee Zii Jia mengungkapkan bahwa tahun lalu penuh dengan tantangan, termasuk masalah kesehatan dan kesulitan dalam menjalani kompetisi. Namun, ia berhasil melewati semua hal tersebut dan kembali berlaga di Indonesia Masters 2026.
Target untuk Kembali ke 10 Besar Dunia
Lee Zii Jia mengungkapkan ambisinya untuk kembali masuk 10 besar dunia. Ia menyadari bahwa banyak hal yang perlu ia temukan kembali dalam kompetisi. Untuk itu, ia mengikuti empat turnamen pada bulan Januari ini.
“Kepercayaan diri dan momentum harus didapatkan dalam kompetisi. Saya perlu menemukannya kembali di dalam turnamen atau kompetisi,” jelasnya.
Untuk mendukung tekadnya, Lee Zii Jia mengaku menerima dukungan penuh dari tim pelatihnya. Sebagai pemain independen, ia memiliki tiga orang pelatih, termasuk pelatih fisik dan fisioterapi, yang selalu mendampinginya dalam setiap turnamen.
“Iya, tentu saja (tim sendiri). Ada tiga orang pelatih, pelatih fisik, fisio juga. Ada tiga orang dalam tim. Dan mereka ikut sama saya setiap turnamen. Sepanjang tahun ini, mereka menjadi tim saya,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dan tekad kuat, Lee Zii Jia berharap dapat kembali menembus 10 besar dunia dan membuktikan kemampuannya sebagai salah satu pebulu tangkis terbaik di Asia.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











