My WordPress Blog

Gol Dalberto Arema FC Terancam, Ciro dan David Mulai Meneror

Persaingan di Papan Atas Top Skor Super League Kian Sengit

Persaingan di papan atas klasemen top skor Super League 2025/26 kian memanas setelah duo Malut United, Ciro Alves dan David Da Silva, masing-masing mencetak gol dalam kemenangan 4-0 timnya atas Persik Kediri. Hasil ini tidak hanya menambah koleksi gol mereka, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi posisi Dalberto (Arema FC) dan Mariano Peralta yang mengoleksi 10 gol.

Di sisi lain, situasi ini menjadi ironi bagi Persib Bandung, karena striker anyarnya masih kesulitan menyamai ketajaman mantan pemainnya tersebut. Kini, Ciro Alves dan David Da Silva duduk di papan atas klasemen pencetak gol terbanyak dengan delapan gol masing-masing, hanya terpaut dua angka dari Dalberto dan Mariano Peralta.

Trio Mantan Persib yang Kini Mengancam

Setelah membantu Malut United mengalahkan Persik Kediri 4-0 pada Sabtu (24/1/2026), dua mantan pemain Persib Bandung tersebut kini menambah koleksi golnya. Meskipun sebelumnya, trio David Da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne Del Pino menjadi trisula andalan Persib Bandung musim lalu, namun kini mereka dilepas dengan alasan regenerasi.

Pada akhir musim, tiga pemain tersebut berusia 36, 36, dan 33 tahun. Oleh karena itu, Persib memutuskan untuk melakukan regenerasi dengan melepas ketiganya ke Malut United. Setelah 18 pekan Super League berjalan, Malut United bisa dikatakan “menang banyak” atas kemurahan hati Persib tersebut.

Performa Lini Depan Persib yang Masih Menjadi Tantangan

Sementara itu, di Persib, para striker anyar tampak belum memenuhi standar. Sang pencetak gol terbanyak, Uilliam Barros, baru mengoleksi tujuh gol. Di bawah Uilliam, terdapat Andrew Jung yang hanya mencetak empat gol. Rekan sesama striker, Ramon Tanque, bahkan satu angka lebih buruk dengan tiga gol.

Jika Persib hendak memelihara asa di jalur juara, efektivitas di depan gawang perlu dibenahi oleh pelatih Bojan Hodak. Namun, Persib yakin bahwa situasi ini justru memperlihatkan tim yang tak lagi bergantung pada satu atau dua pemain. “Dengan distribusi gol yang merata, siapa pun dapat mencetak gol, dan ini merupakan nilai tambah bagi kami tahun ini,” ujar Beckham Putra.

“Bandingkan dengan tahun lalu di mana hanya Ciro dan David yang mampu mencetak gol, namun tahun ini kami memiliki kemampuan untuk mencetak gol secara merata dan inilah keunggulan kami sebagai tim,” tambahnya.

Klasemen Top Skor Super League 2025/2026

Berikut adalah klasemen top skor Super League 2025/2026:

  • 11 gol

    Maxwell Souza (Persija)

  • 10 gol

    Mariano Peralta (Borneo FC)

    Dalberto (Arema FC)

  • 8 gol

    Ciro Alves (Malut United)

    David Da Silva (Malut United)

Arema FC Mencari Tandem untuk Dalberto

Di sisi lain, Arema FC kini sedang mencari tandem untuk Dalberto Luan Bello di posisi penyerang. Tandem bagi Dalberto dianggap penting oleh manajemen Arema FC, guna mempertajam lini serang mereka. Selama ini, Singo Edan terlalu banyak bergantung dengan pemain asal Brasil itu dalam urusan mencetak gol.

Terbukti dari 23 gol yang dicetak pada putaran pertama Super League 2025/2026, 10 gol dilakukan oleh Dalberto. Tanpa kehadiran Dalberto pada beberapa laga terakhir sebelum menutup paruh musim kemarin, juga berdampak pada performa Arema FC di lini depan.

Tantangan dalam Menggaet Pemain Anyar

Sejauh ini, pelapis Dalberto hanyalah Dedik Setiawan sebagai penyerang tengah di lini depan. Namun, jika berkaca pada musim lalu, Singo Edan memiliki dua legiun asing yang bisa diandalkan sebagai target man. Saat itu, ada Charles Lokolingoy yang biasanya dipasang sebagai penyerang tengah.

Namun, Manajemen Arema FC tak mau gegabah dalam mendatangkan pemain baru. Menurut General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi (Inal), bursa transfer paruh musim selalu memiliki tantangan tersendiri dalam mendatangkan pemain. “Kalau incaran sebenarnya ada. Seperti Gabi itu kan sudah kami incar sejak sebulan yang lalu sebelum kami datangkan,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil evaluasi tim, Inal mengatakan kalau lini serang Arema FC menjadi pos yang paling krusial. Meskipun Singo Edan dianggapnya cukup baik dalam menciptakan peluang, namun dalam hal penyelesaian akhir masih menjadi kendala serius. “Sebenarnya peluang kami banyak, tapi gak ada finishing yang finishing,” tandasnya.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *