Manchester City Tertarik pada Trent Alexander-Arnold
Manchester City dikabarkan sedang memantau situasi Trent Alexander-Arnold karena ketidakpastian mengenai masa depannya di Real Madrid. Meskipun kepindahan pemain ini akan sangat mahal, klub asal Inggris tersebut tetap tertarik untuk mendatangkannya.
Sumber menyebutkan bahwa Alexander-Arnold masih ingin memperjuangkan posisinya di Santiago Bernabeu, namun ada rasa frustrasi terhadap bagaimana musim debutnya berjalan. Pemain internasional Inggris ini kesulitan memberikan dampak yang diharapkan oleh klub dan dirinya sendiri setelah bergabung dari Liverpool.
Alexander-Arnold, yang berusia 27 tahun, baru saja memulai lima pertandingan di La Liga. Spekulasi tentang masa depannya telah memicu minat dari beberapa klub lain, termasuk Manchester City. Para perantara telah mulai melakukan uji tuntas dan sudah mengadakan pembicaraan dengan Man City, yang sedang mencari bek kanan baru menjelang jendela transfer musim panas.
Meskipun belum ada pendekatan formal, juara Premier League tersebut dikabarkan sedang mengevaluasi situasi secara cermat. Alexander-Arnold menandatangani kontrak lima tahun ketika bergabung dengan Real Madrid musim panas lalu, yang mengikatnya hingga 2029. Komitmen jangka panjang itu berarti kepindahan apa pun akan membutuhkan paket finansial yang signifikan, baik dalam bentuk biaya transfer maupun gaji.
Real Madrid tidak dalam tekanan untuk menjual, tetapi frustrasi sang pemain dapat membuka pintu jika tawaran yang tepat datang. Manchester City berencana melakukan langkah mengejutkan terkait Alexander-Arnold. Direktur olahraga baru Man City, Hugo Viana, sudah menunjukkan bahwa dia tidak takut untuk mengejar kesepakatan besar, menyusul keberhasilan upaya mendatangkan Marc Guehi dan Antoine Semenyo pada bulan Januari.
Langkah-langkah tersebut telah menetapkan arah untuk pendekatan yang berani di bursa transfer berikutnya. Sang juara bertahan bersiap menghadapi musim panas yang sibuk, dengan sejumlah nama besar menghadapi masa depan yang tidak pasti – termasuk Rodri, John Stones, dan Bernardo Silva. Kondisi tersebut dapat mempercepat rencana untuk memperbarui area-area kunci dalam skuad, dan posisi bek kanan menjadi agenda utama.
Hanya segelintir klub yang mampu menyusun paket untuk membujuk Alexander-Arnold meninggalkan Madrid, dan Man City termasuk dalam kelompok elit tersebut. Alexander-Arnold akan menjadi tambahan yang berharga. Ia dianggap sebagai salah satu bek sayap terbaik Eropa selama masa baktinya bersama rival Liverpool, di mana ia membantu The Reds memenangkan delapan trofi utama. Ia mencetak 23 gol dan 92 assist dalam 354 penampilan untuk Liverpool. Namun, ia tidak memberikan dampak yang sama di Madrid, sehingga kembali ke Premier League bisa menggoda dirinya.
Perbandingan Pemain Bek Kanan Manchester City
1. Trent Alexander-Arnold (Real Madrid / Inggris)
Profil & Transfer
– Posisi: Bek kanan / defender serbaguna
– Usia: 27 tahun
– Transfer: Dari Liverpool ke Real Madrid pada 2025 (~gratis + Real Madrid bayar €10 juta untuk mempercepat pendaftaran)
– Nilai pasar sekarang: ~€67,6 juta (± Rp1,1 triliun)
Statistik Musim Lalu / Terbaru
– La Liga 2025/26: 8 start, 1 assist, 392 menit bermain, rating rata-rata ~7.44
– Total liga: 0 gol, 1 assist di La Liga 2025/26
– Premier League karier (Liverpool): 259 penampilan, 18 gol, 64 assist — rekor assist tertinggi untuk defender di PL historis
Situasi Terkini
– Cedera otot membuatnya absen sekitar 2 bulan akhir 2025, membatasi penampilan musim ini.
– Media Spanyol menyebut adaptasi di Madrid berjalan lambat, kontribusi masih di bawah ekspektasi bernilai tinggi.
Kelebihan: Umpan & kreasi bola sangat kuat (64 assist historis di PL)
Kekurangan: Konsistensi & kebugaran menurun musim debut Madrid
2. Nico “Rico” Lewis (Manchester City / Inggris)
Profil & Transfer
– Posisi: Bek kanan / wing-back
– Usia: 21 tahun
– Transfer: Akademi Manchester City (tidak ada biaya)
– Nilai pasar sekitar Rp695 miliar
Statistik Musim Lalu / Terbaru
– Statistik detail musim 2024/25: tampil reguler sebagai bek kanan City (data menit + gol/assist di situs klub)
– Belum setinggi level assist gol seperti TAA, tapi sering terlibat dalam build-up dan pertahanan
Kelebihan: Lebih muda, berkembang di gaya penguasaan bola Pep Guardiola
Kekurangan: Belum punya output asis/produk ofensif setara TAA historis
3. Matheus Nunes (Manchester City / Portugal)
Profil & Transfer
– Posisi: Tengah ? kadang difungsikan bek kanan oleh Guardiola
– Transfer: Dari Wolves pada 2023 seharga £53 juta (~Rp1,0 triliun)
– Nilai pasar saat ini sekitar Rp660 miliar
Statistik Musim Terbaru
– 17 start di Premier League 2025/26 sebagai bek kanan/cabang kanan tim
– Menjadi starter reguler dan kunci dalam pola penguasaan bola City
Kelebihan: Lebih berperan dobel (defense + build-up)
Kekurangan: Bukan spesialis bek kanan lahiriah seperti TAA
Perbandingan Cepat
| Aspek | TAA (Real Madrid) | Rico Lewis (Man City) | Matheus Nunes (Man City) |
|---|---|---|---|
| Nilai Pasar (Rp) | ~1,1 triliun | ~695 miliar | ~660 miliar |
| Umur | 27 | 21 | 27 |
| Gol Musim Terakhir | 0 | rendah | rendah |
| Assist Klinis | Tertinggi historis defender PL | masih berkembang | bukan spesialis assist |
| Adaptasi Klub | Kurang di Madrid | Stabil di City | Stabil di peran adaptif |
Siapa Unggul?
Trent Alexander-Arnold unggul dalam creativity & passing history, terutama assist sebagai bek — unik dibanding pemain City mana pun. Rico Lewis / Matheus Nunes unggul dalam kesesuaian taktik City & konsistensi menit bermain di bawah Pep Guardiola. Secara nilai pasar TAA lebih tinggi dari kedua pemain City ini.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











