My WordPress Blog

Profil 2 Pemain Baru Persib: Mantan PSG dan Sosok Tak Terduga Timnas Indonesia

Profil Pemain Anyar Persib Bandung

Persib Bandung mengumumkan dua pemain anyar yang diperkenalkan pada hari Minggu (25/1/2026). Kedua pemain tersebut adalah Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Mereka diharapkan bisa memberikan kontribusi besar bagi tim Maung dalam perburuan gelar juara Super League.

Layvin Kurzawa

Layvin Kurzawa lahir di Frejus, Prancis, pada 4 September 1992. Ia memiliki tinggi badan 1,82 meter dan berposisi sebagai bek kiri. Karier sepak bola Layvin dimulai dari klub pemuda ES Fréjus (1999-2002), Stade Raphaëlois (2002-2006), AS Aix-en-Provence (2006-07), dan AS Monaco (2007-2010). Setelah lima tahun di Monaco, ia pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) pada 27 Agustus 2025. Layvin memperkuat PSG hingga 1 September 2022, lalu dipinjam ke Fulham sebelum akhirnya resmi hengkang pada 1 Juli 2024. Setelah sempat tanpa klub, ia bergabung dengan Boavista dari 11 Februari 2025 hingga 1 Juli 2025.

Harga pasarnya saat ini mencapai Rp 13,04 miliar. Layvin telah mengumpulkan 21 trofi sepanjang kariernya, termasuk:

  • 6 kali French Super Cup Winner (bersama PSG musim 16/17, 17/18, 18/19, 19/20, 20/21, 23/24)
  • 4 kali French League Cup Winner (bersama PSG musim 15/16, 16/17, 17/18, 19/20)
  • 5 kali French Cup Winner (bersama PSG musim 15/16, 16/17, 17/18, 19/20, 20/21)
  • 5 kali French Champion (bersama PSG musim 15/16, 17/18, 18/19, 19/20, 23/24)
  • 1 kali French 2nd Tier Champion (bersama AS Monaco musim 12/13)

Layvin juga pernah membela Timnas Prancis, dengan total 13 pertandingan, 1 gol, 1 assist, 1 kartu kuning, dan 1001 menit bermain. Sepanjang kariernya, ia mencatatkan 280 laga, 29 gol, 33 assist, 38 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 21.014 menit bermain.

Saat di PSG, Layvin mencatatkan 154 pertandingan, 14 gol, 23 assist, 25 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 11.144 menit bermain. Musim 2024-2025, ia tampil dalam 4 laga, 2 kartu kuning, dan 170 menit bermain bersama Boavista.

Riwayat Cedera Layvin Kurzawa

Meskipun Layvin memiliki rekam jejak yang mentereng, satu hal yang menjadi perhatian adalah riwayat cedera yang panjang dan kambuhan. Berikut beberapa riwayat cedera yang pernah dialaminya:

  • Musim 24/25
  • Cedera otot (10 April 2025 – 31 Mei 2025, 52 hari, 6 pertandingan terlewat)
  • Cedera otot (20 Februari 2025 – 12 Maret 2025, 21 hari, 3 pertandingan terlewat)
  • Musim 22/23
  • Robekan pada jaringan ikat bagian luar (27 Februari 2023 – 30 Juni 2023, 124 hari, 15 pertandingan terlewat)
  • Benturan (8 Oktober 2022 – 2 November 2022, 26 hari, 5 pertandingan terlewat)
  • Musim 21/22
  • Sakit (2 Oktober 2021 – 14 Oktober 2021, 13 hari, 1 pertandingan terlewat)
  • Gangguan adduktor (19 Agustus 2021 – 16 September 2021, 29 hari, 4 pertandingan terlewat)
  • Musim 20/21
  • Cedera engkel (11 Mei 2021 – 10 Juni 2021, 31 hari, 4 pertandingan terlewat)
  • Cedera betis (29 Maret 2021 – 15 April 2021, 18 hari, 4 pertandingan terlewat)
  • Cedera pangkal paha (21 Desember 2020 – 7 Januari 2021, 18 hari, 2 pertandingan terlewat)
  • Gangguan pada paha (1 Agustus 2020 – 21 Agustus 2020, 21 hari, 2 pertandingan terlewat)
  • Musim 19/20
  • Istirahat (14 Februari 2020 – 16 Februari 2020, 3 hari, 1 pertandingan terlewat)
  • Cedera yang tidak diketahui (20 November 2019 – 1 Desember 2019, 12 hari, 2 pertandingan terlewat)
  • Sakit (16 Agustus 2019 – 29 Agustus 2019, 14 hari, 2 pertandingan terlewat)
  • Musim 18/19
  • Kebugaran (8 November 2018 – 23 November 2018, 16 hari, 3 pertandingan terlewat)
  • Herniated Disk (10 Agustus 2018 – 7 November 2018, 90 hari, 20 pertandingan terlewat)
  • Musim 18/19
  • Cedera punggung (11 Juli – 30 Juli 2018, 20 hari, 1 laga terlewat)
  • Musim 17/18
  • Benturan (16 April – 20 April 2018, 5 hari, 1 laga terlewat)
  • Gangguan pada paha (8 Februari – 16 Februari 2018, 9 hari, 2 laga terlewat)
  • Cedera lutut (5 Oktober – 16 Oktober 2017, 12 hari, 3 laga terlewat)
  • Musim 16/17
  • Cedera lutut (10 April – 1 Juni 2017, 53 hari, 9 laga terlewat)
  • Kutu kelamin (7 November – 1 Desember 2016, 25 hari, 6 laga terlewat)
  • Cedera hamstring (12 September – 22 September 2016, 11 hari, 3 laga terlewat)
  • Musim 15/16
  • Benturan (28 Januari – 1 Februari 2016, 5 hari, 1 laga terlewat)
  • Gangguan pada betis (27 Agustus – 10 September 2015, 15 hari, 3 laga terlewat)
  • Musim 14/15
  • Regangan otot paha (20 November 2014 – 1 Januari 2015, 43 hari, 9 laga terlewat)
  • Regangan pada betis (23 Oktober – 3 November 2014, 12 hari, 2 laga terlewat)
  • Musim 13/14
  • Cedera hamstring (21 April – 15 Mei 2014, 25 hari, 3 laga terlewat)
  • Cedera hamstring (24 Maret – 10 April 2014, 18 hari, 3 laga terlewat)
  • Gangguan pada betis (3 Oktober – 24 Oktober 2013, 22 hari, 9 laga terlewat)
  • Musim 11/12
  • Cedera hamstring (3 Mei – 4 Juni 2012, 33 hari, 11 laga terlewat)

Dion Markx

Dion Markx lahir di Nijmegen, Belanda, pada 29 Juni 2005. Ia memiliki nama asli Dion Wilhelmus Eddy Markx. Dion mulai menekuni dunia sepak bola sejak usia dini. Riwayat transfer pertamanya tercatat pada 1 Juli 2014, ketika ia masih berusia 9 tahun. Perkembangan performanya terus meningkat, sehingga ia berhasil menarik perhatian klub kasta tertinggi Liga Belanda, NEC Nijmegen, dan dipercaya memperkuat tim kelompok usia U-17. Ia resmi bergabung dengan NEC Nijmegen sejak 2021.

Selama membela NEC Nijmegen di level usia U-17, U-18, hingga U-21, Dion mencatatkan total 4.860 menit bermain dari 59 pertandingan, dengan torehan 6 gol dan 0 assist. Klub-klub pemuda yang pernah diperkuat Dion sepanjang perjalanan kariernya antara lain SV Spero (hingga 2014), Vitesse (2014–2021), dan NEC Nijmegen (2021–2023).

Setelah resmi memperoleh status Warga Negara Indonesia (WNI) pada 8 Februari 2025, Dion mulai memperkuat Timnas U-23 Indonesia. Hingga kini, ia telah mencatatkan 3 pertandingan dengan total 195 menit bermain bersama Timnas U-23. Selain itu, Dion juga sempat memperkuat Timnas U-22 dan U-23 Indonesia, masing-masing dalam 2 pertandingan.

Profil Dion Markx

Nama di negara asal : Dion Wilhelmus Eddy Markx

Tanggal lahir / umur : 29 Juni 2005 (20 tahun)

Tempat kelahiran : Nijmegen, Belanda

Tinggi : 1,88 m

Kewarganegaraan : Indonesia

Posisi : Bek – Bek-Tengah

Kaki dominan : Kanan

Klub saat ini : Persib Bandung

Bergabung : 25 Januari 2026

Kontrak berakhir : –

Statistik Berdasarkan Klub

NEC U21 : 47 pertandingan, 5 gol, 0 asis, dan 3.668 menit bermain.

NEC U17 : 9 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 781 menit bermain.

NEC U18 : 3 pertandingan, 1 gol, 0 asis, dan 270 menit bermain.

TOP Oss : 2 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 141 menit bermain.

Statistik Berdasarkan Kompetisi

Liga Nasional : 58 pertandingan, 5 gol, 0 asis, dan 4.509 menit bermain.

Kejuaraan Domestik : 3 pertandingan, 1 gol, 0 asis, dan 270 menit bermain.

* Kejuaraan Internasional : –

Catatan di Timnas Indonesia

Timnas U-20 Indonesia : 2 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 144 menit bermain.

Timnas U-22 Indonesia : 2 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 132 menit bermain.

* Timnas U-23 Indonesia : 3 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 195 menit bermain.

Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *