My WordPress Blog

Banjir Sanksi! PSIR Rembang Diusir dari Liga 4, 7 Pemain Dihukum Komdis PSSI Jateng

Kericuhan dalam Pertandingan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026

Pertandingan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 antara PSIR Rembang melawan Persak Kebumen menjadi peristiwa yang menimbulkan banyak kontroversi. Duel leg kedua semifinal di Stadion Krida, Rembang pada Kamis (12/2) berakhir dengan kericuhan besar yang menyebabkan sanksi berat bagi kubu tuan rumah.

Kericuhan terjadi setelah pertandingan usai. Massa suporter PSIR Rembang langsung merangsek ke tengah lapangan, membuat suasana di stadion tidak terkendali. Wasit berlisensi FIFA, Dwi Purba Adi Wicaksana, menjadi sasaran amuk massa suporter, pemain, dan ofisial. Selain dipukul oleh oknum suporter, wasit juga diduga mengalami tindakan kekerasan fisik seperti diinjak oleh oknum pemain dan ofisial tim.

Akibat dari peristiwa ini, PSIR Rembang menerima sanksi berat dari Komite Disiplin PSSI Jawa Tengah. Laskar Dampo Awang, julukan PSIR Rembang, dinyatakan diskualifikasi dari kompetisi Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Meskipun berhasil melaju ke Liga 4 Nasional 2025/2026, mereka harus mengakhiri perjuangan mereka di Liga 4 Jawa Tengah.

Selain diskualifikasi, PSIR Rembang juga dihukum enam pertandingan tanpa penonton pada edisi Liga 4 berikutnya. Selain itu, klub ini juga dikenai denda sebesar Rp 5 juta karena perilaku buruk suporter yang melemparkan botol air mineral ke lapangan.

Sanksi untuk Panitia Pelaksana dan Pemain

Tidak hanya klub, panitia pelaksana pertandingan PSIR Rembang juga mendapat konsekuensi. Abdul Rohman, salah satu anggota panitia, dihukum larangan memasuki stadion serta larangan terlibat dalam aktivitas sepak bola seumur hidup. Ia melakukan tindakan brutal dengan berlari ke arah wasit, lalu memukul dan menendang pengadil lapangan sesaat setelah peluit akhir dibunyikan.

Sementara itu, para pemain PSIR Rembang juga menerima hukuman. Ada tujuh nama pemain yang terkena sanksi dari Komdis PSSI Jateng. Berikut adalah daftar lengkap sanksi yang diberikan:

  1. PSIR Rembang

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang invasi dan kerusuhan

    Sanksi: Diskualifikasi dari kompetisi Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Sanksi 6 laga kandang tanpa penonton pada kompetisi Liga 4 yang diikuti berikutnya

  2. PSIR Rembang

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang tanggung jawab terhadap perilaku buruk suporter berupa pelemparan botol air mineral ke lapangan

    Sanksi: Denda sebesar Rp 5 juta

  3. Abdul Rochman (Panpel Pertandingan)

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang tingkah laku buruk panpel. Panpel melakukan tindakan brutal dengan berlari ke arah wasit, lalu memukul dan menendang pengadil lapangan sesaat setelah peluit akhir dibunyikan

    Sanksi: Larangan memasuki stadion, serta larangan terlibat dalam aktivitas sepak bola seumur hidup

  4. Rudy Santoso (Pemain)

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang tingkah laku buruk. Pemain menghampiri wasit untuk melakukan protes dan dengan sengaja menyentuh area organ vital wasit

    Sanksi: Skorsing selama 3 tahun dan denda sebesar Rp 10 juta

  5. Hairul (Pemain)

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang tingkah laku buruk pemain. Pemain melakukan pemukulan yang mengarah kepada kepala belakang pemain lawan tim Persak Kebumen

    Sanksi: Skorsing selama satu pertandingan dan denda sebesar Rp 2 juta

  6. Kesuma Satria Yudistira (Pemain)

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang tingkah laku buruk pemain. Pemain melakukan protes terhadap wasit dan dengan sengaja melakukan cubitan serta penginjakan kaki

    Sanksi: Skorsing selama satu tahun dan denda sebesar Rp 5 juta

  7. Ahmad Dani Maulana Kiat (Pemain)

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang tingkah laku buruk pemain. Pemain melakukan tindakan provokasi kepada penonton untuk turun dan masuk kedalam lapangan dengan menggunakan gerakan tangan sebagai tanda

    Sanksi: Skorsing selama satu tahun dan denda sebesar Rp 5 juta

  8. Ammar Dzakwan Manaaf (Pemain)

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang tingkah laku buruk pemain. Pemain menghampiri dan memiting wasit sesaat setelah peluit ditiup

    Sanksi: Skorsing selama satu tahun dan denda sebesar Rp 5 juta

  9. Renafi Septian Prakoso (Pemain)

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang tingkah laku buruk pemain. Pemain menghampiri wasit untuk melakukan protes yang mengarah kepada tindakan intimidasi

    Sanksi: Skorsing selama 6 bulan dan denda sebesar Rp 3 juta

  10. Muhammad Diva Maulana (Pemain)

    Jenis Pelanggaran: Pelanggaran regulasi dan disiplin tentang tingkah laku buruk pemain. Pemain menghampiri wasit untuk melakukan protes yang mengarah kepada tindakan intimidasi

    Sanksi: Skorsing selama 6 bulan dan denda sebesar Rp 3 juta

Kesimpulan

Peristiwa kericuhan dalam pertandingan PSIR Rembang vs Persak Kebumen menjadi momen penting dalam sejarah Liga 4 Jawa Tengah. Sanksi yang diberikan oleh Komite Disiplin PSSI Jawa Tengah mencerminkan keseriusan atas tindakan yang dilakukan oleh suporter, pemain, dan ofisial. Hal ini juga menjadi peringatan keras bagi klub-klub lain agar lebih menjaga disiplin dan keamanan selama pertandingan.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *