Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Kemih
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi yang umum terjadi dan bisa menyerang siapa saja. Dokter urologi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dr Muhammad Risan, memberikan penjelasan lengkap tentang penyakit ini. Ia menjelaskan bahwa urologi mencakup berbagai masalah kesehatan pada saluran kemih, termasuk batu ginjal, disfungsi ereksi, dan masalah fertilitas.
Apa Saja Kategori Penyakit Urologi?
Urologi mencakup seluruh sistem saluran kemih, mulai dari ginjal hingga uretra. Saluran kemih meliputi:
– Ginjal
– Ureter
– Kandung kemih
– Uretra
Selain itu, dokter urologi juga menangani masalah pada laki-laki seperti disfungsi ereksi dan kesulitan memiliki anak. Untuk masalah genitalia perempuan, biasanya ditangani oleh dokter kandungan.
Tingkat Kejadian ISK di Sulawesi Tenggara
Di Kendari, sekitar 40% pasien yang berobat ke dr Risan mengalami masalah pada saluran kemih. Yang paling umum adalah batu ginjal, diikuti dengan infeksi dan prostat. Faktor utama yang menyebabkan hal ini adalah kandungan kapur tinggi dalam air dan iklim yang panas. Banyak pasien juga kesulitan mendapatkan akses air bersih, terutama di daerah pertambangan.
Apa Itu Infeksi Saluran Kemih?
Infeksi saluran kemih adalah peradangan atau infeksi yang disebabkan oleh bakteri, jamur, atau kuman lainnya. Infeksi ini bisa terjadi di bagian bawah (kandung kemih dan uretra) atau bagian atas (ginjal). Gejala umum pada bagian bawah meliputi rasa ingin kencing terus-menerus, nyeri saat buang air kecil, dan perut bagian bawah terasa sakit. Bagian atas biasanya disertai demam dan nyeri pinggang.
Siapa yang Paling Rentan Terkena ISK?
Pasien dengan daya tahan tubuh rendah seperti penderita diabetes atau HIV/AIDS lebih rentan terkena ISK. Selain itu, pasien dengan sumbatan pada saluran kemih, seperti batu ginjal atau prostat, juga lebih rentan karena kencing tidak lancar. Wanita lebih rentan karena saluran kemih mereka lebih pendek, sehingga kuman mudah masuk.
Gejala yang Dirasakan Pasien
Gejala ISK meliputi:
– Sering buang air kecil
– Nyeri perut bagian bawah
– Kesulitan menahan kencing
– Urin berwarna keruh
Berapa Volume Air yang Baik untuk Dikonsumsi?
Dokter menyarankan konsumsi air putih sebanyak 1,5 hingga 2 liter per hari. Namun, jumlah ini bisa berbeda tergantung aktivitas fisik. Orang yang bekerja di luar ruangan membutuhkan lebih banyak air daripada yang bekerja di dalam ruangan. Pasien dengan gangguan ginjal harus memperhatikan asupan air sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Apakah Perlu Mengonsumsi Air Kemasan?
Dr Risan tidak menyarankan minum air kemasan atau galon. Ia menyarankan untuk memeriksa kualitas air dari sumber alami seperti sumur. Jika ada kerak di panci, itu menunjukkan kadar kapur tinggi, yang bisa meningkatkan risiko batu ginjal.
Pencegahan bagi Pasien dengan Risiko Tinggi
Pasien dengan diabetes atau gangguan saraf harus lebih waspada. Jika muncul gejala seperti nyeri atau urin keruh, segera lakukan pemeriksaan urin. Hasil pemeriksaan akan menentukan apakah ada infeksi dan pengobatan diperlukan.
Penggunaan Antibiotik untuk ISK
Antibiotik tidak boleh digunakan secara sembarangan karena bisa menyebabkan resistensi. Penggunaan antibiotik hanya dianjurkan setelah hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya infeksi.
Hubungan Seksual dan ISK
Hubungan seksual yang tidak bersih dapat menyebabkan ISK. Pastikan kebersihan sebelum dan setelah hubungan intim untuk mengurangi risiko infeksi.
Kateter dan Risiko ISK
Pemakaian kateter juga bisa menyebabkan ISK karena masuknya kuman ke saluran kemih. Kateter tidak boleh dipakai terlalu lama karena bisa membentuk biofilm yang menyebabkan infeksi.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











