Semen Padang Kontra Malut United: Tensi Panas dan Keputusan VAR yang Membuat Laga Berubah
Pertandingan antara Semen Padang melawan Malut United di Stadion H Agus Salim, Padang, Jumat (20/2/2026) berlangsung dengan tensi tinggi. Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena keputusan VAR yang memicu perdebatan dan protes keras dari pemain serta ofisial.
Gol Awal dan Kontroversi Kartu Merah
Di awal pertandingan, Semen Padang langsung menunjukkan agresivitas mereka. Di menit pertama, mereka menguasai bola dan memberikan tekanan berkelanjutan. Namun, kesempatan emas terlewat saat Tyronne del Pino, eks pemain Persib Bandung, mencetak gol yang membuat Malut United unggul 1-0.
Tak lama setelah itu, Semen Padang kembali tertinggal setelah Nilson Junior berhasil memasukkan bola ke gawang Rendy Oscario. Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk Malut United sebelum babak pertama usai.
Babak Kedua dan Perubahan Dramatis
Di babak kedua, Semen Padang tampil lebih agresif. Di menit ke-62, mereka berhasil mencetak gol melalui skema set piece. Umpan Maicon Souza disambut oleh Angelo Meneses, yang gagal menjinakkan bola, sehingga Kianz Froese bisa menyundulnya dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Pada menit ke-86, Froese kembali mencatatkan gol yang membawa Semen Padang mendekati skor imbang. Dengan tambahan waktu 7 menit di babak kedua, Semen Padang akhirnya mampu menyamakan skor pada menit ke-90+1.
Kontroversi VAR dan Kartu Merah
Gol Semen Padang yang menyamakan skor memicu cek VAR. Wasit Nendi Rohadi melakukan pemeriksaan ulang dan memutuskan bahwa Maicon Souza layak mendapatkan gol. Namun, keputusan ini memicu protes keras dari kapten Malut United, Safrudin Tahar, yang akhirnya mendapat kartu merah.
Selain itu, wasit juga memberikan kartu kuning kepada ofisial Semen Padang akibat protes terhadap keputusan VAR.
Susunan Pemain dan Strategi
Semen Padang bertekad untuk meraih tiga poin agar bisa keluar dari zona degradasi. Di bawah komando pelatih Dejan Antonic, mereka menurunkan skuad terbaik mereka. Angelo Meneses dan Jago akan berduet di lini belakang, sementara Wakasso dan Boubakary Diarra menjadi gelandang twin tower.
Di lini depan, Diego Mauricio akan dilayani oleh Firman Juliansyah dan Kasim Botan. Otak serangan dipegang oleh Kianz Froese, pemain anyar yang diharapkan bisa memberikan dampak besar.
Sementara itu, Malut United harus bermain tanpa Ciro Alves. Untuk menggantikannya, Yakob Sayuri dipasang di posisi yang ditinggalkan oleh Ciro Alves. Di lini depan, Taufik Rustam dan Yakob Sayuri akan berduet dengan David da Silva.
Susunan Pemain
Semen Padang
Pelatih: Dejan Antonic
Rendy Oscario, Angelo Meneses (C), Jago, Samuel Christianson, Alhassan Wakaso, Boubakary Diarra, Kasim Botan, Kianz Froese, Firman Juliansyah, dan Diego Mauricio.
Cadangan: Iqbal Bachtiar, Ade Kristiano, Asyraq Gufron, Zidane Pramudya, Kazaki, Rian, M Souza, Wahyu Agong, Rosad Setiawan, Irsyad Maulana, Ripal Wahyudi, dan Armando Oropa.
Malut United
Pelatih: Hendri Susilo
Alan Jose, Igor Inocencio, Nilson Barbosa Nascimento, Safrudin Tahar (C), Yance Sayuri, Lucas Cardoso, Wbeymar Angulo, Tyronne del Pino, David da Silva, Yakob Sayuri, dan Taufik Rustam.
Cadangan: Angga Saputro, M Ridwan, Riswan Lauhin, Ridho Syuhada, Tri Setiawan, Manahati Lestusen, Alwi Slamat, dan Abduh Lestaluhu.











