Arema FC Mengamankan Dua Pemain dari Persija Jakarta
Arema FC berhasil mengamankan dua pemain andalan Persija Jakarta dalam putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Kedua pemain tersebut adalah Hansamu Yama dan Rio Fahmi. Keputusan ini diumumkan oleh Persija Jakarta melalui akun Instagram resminya pada Sabtu (31/2/2026). Mereka dilepas dengan status pinjaman selama 15 laga sisa.
“Persija Jakarta melepas Rio Fahmi dan Hansamu Yama dengan status pinjaman di 15 laga sisa BRI Super League 2025/2026. Sebuah keputusan yang lahir dari pertimbangan matang dan tidak mudah bagi semua pihak. Doa kami akan selalu menyertai setiap langkah kalian,” tulis akun Persija Jakarta.
Hanya berselang dua jam, Arema FC memperkenalkan kedua pemain tersebut sebagai rekrutan anyar di Instagram mereka. Marcos Santos langsung memasukkan Hansamu Yama dan Rio Fahmi ke dalam starting line up. Hansamu Yama bermain sebagai bek tengah, sedangkan Rio Fahmi menggantikan Achmad Maulana yang cedera di posisi bek kanan.
Bahkan, Hansamu Yama langsung diberi kepercayaan untuk menjadi kapten tim meski baru saja bergabung. Performa mereka langsung membayar kepercayaan tersebut. Hansamu Yama mencatatkan satu gol, sementara Rio Fahmi memberikan satu assist. Berkat penampilan itu, Arema FC terlihat seperti pepatah “diberi hati minta jantung.”
Kabar lebih lanjut menyebutkan bahwa Arema FC ingin mempermanenkan Rio Fahmi dan Hansamu Yama di akhir musim nanti. Informasi ini dibongkar oleh akun Instagram fans base Arema FC, @lionssfanss, pada Rabu (25/2/2026).
“BREAKING: Manajemen Arema sudah memikirkan tentang masa depan tiga pemain pinjamannya di bursa transfer pemain paruh musim Super League 2025-2026. Pihak klub akui tertarik permanenkan duo pinjaman dari Persija Jakarta, Ilham Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata,” tulis akun tersebut.
Dari segi peluang, Rio Fahmi masih memiliki kontrak hingga 2028 mendatang. Sementara itu, kontrak Hansamu Yama akan habis pada akhir musim 2025/2026, sehingga kemungkinan besar lebih mudah untuk diamankan.
Kritikan Aremania Usai Kegagalan Arema FC Menang Kontra Madura United
Arema FC harus puas gagal menang kontra Madura United seusai hanya bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (21/2/2026). Dalam jalannya laga, Madura United unggul lebih dulu melalui striker Brasil mereka, Junior Brandao, di menit ke-45+1. Arema FC berhasil menyamakan skor lewat Dalberto di menit ke-47.
Pada menit ke-51, Joel Vinicius mencetak gol yang membuat Arema FC berpotensi meraih tiga poin. Namun, di penghujung laga, Jorge Mendonca mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-88, yang membuat Arema FC gagal meraih kemenangan.
Akibat hasil tersebut, Arema FC gagal naik ke posisi tujuh klasemen sementara. Mereka kini berada di posisi kesembilan dengan raihan 31 poin dari 22 pertandingan. Kegagalan meraih tiga poin ini memicu kritikan tajam dari para suporter Arema FC, Aremania.
Beberapa komentar dari Aremania antara lain:
- “jayus iki pemain apa seh, puancet aee main e kyk ngono. main o tarkam e yus jayus,” tulis @milhamrn
- “jayus wayae push rank ml ae ojo bal balan,” tulis @fiyanezz_
- “kunci guevara karo jayuss fungsine opo !!!!!” tulis @luqmandanu__
- “paling buenci lek jayus karo julian melbu pemain ganok visi misi sek di lebokno ae, franca sek semangat ngunu iso diganti, kakean otak atik pemain berujung blunder gasido +3,” tulis @davitmaulanaaaa
- “SUMPAH GARETI MENEH KARO MAIN EE JAYUSS,,EFEK BETINHO GAENEK YO NGENE KI STOK EE MUNG JULIAN+JAYUS,” tulis @inii_rejaaaa
- “Fungsi @jayushariono ?” tulis @hastama_
- “Lapose julian guevara iku dimain no? Deloken wingi ganok julian arema mesti menang,” tulis @rizky_huba
- “MVP JAYUS,” tulis @galeryarema
- “Julian Jayus tinggalen ndek suramadu!” tulis @alfansyah.ig.
Menarik untuk dinantikan evaluasi apa yang akan diambil oleh Marcos Santos seusai kegagalan Arema FC menang atas Madura United. Apakah ia akan mendengarkan desakan Aremania soal Jayus Hariono dan Julian Guevara, atau justru sebaliknya.











