Laga Seru Persebaya Surabaya vs Persib Bandung Berakhir Imbang 2-2
Laga panas antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung dalam pekan ke-24 Super League 2025/2026 berlangsung sangat sengit. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin (2/3) malam berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil ini membuat Persebaya Surabaya tetap berada di peringkat kelima klasemen sementara.
Babak Pertama yang Penuh Tekanan
Sejak menit awal, laga langsung memanas dengan kedua tim saling mengancam. Persib Bandung lebih dulu menciptakan peluang berbahaya melalui Kakang Rudianto di menit ketujuh, meski tembakannya berhasil diblok oleh lini belakang Persebaya Surabaya. Sementara itu, pemain Persebaya seperti Saddil Ramdani dan Luciano Guaycochea juga mencatatkan beberapa shot on target, yang membuat pertahanan lawan bekerja keras.
Persebaya Surabaya tidak tinggal diam dan mencoba membalas lewat Riyan Ardiansyah serta Francisco Israel Rivera Davalos. Namun penyelesaian akhir mereka masih belum optimal hingga pertengahan babak pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-43 saat Bruno Moreira Soares sukses menjalankan penalti untuk Persebaya Surabaya. Gol tersebut memberikan semangat kepada publik GBT dan membawa tuan rumah unggul 1-0. Persib kemudian membalas di masa injury time babak pertama melalui Kakang Rudianto, namun gol tersebut dianulir karena terjadi handball dari Ramon de Andrade Souza sebelum proses terjadinya gol.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Persebaya Surabaya. Momentum ini sempat memberi harapan tiga poin penuh bagi Green Force.
Babak Kedua yang Dinamis
Memasuki babak kedua, Persib melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Masuknya Adam Alis Setyano langsung memberi dampak signifikan. Di menit ke-50, Luciano Guaycochea mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan assist dari Adam Alis. Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan semakin terbuka.
Persebaya Surabaya mencoba merespons dengan pergantian pemain termasuk memasukkan Toni Firmansyah. Tempo pertandingan meningkat dengan jual beli serangan dari kedua kubu.
Persib berbalik unggul pada menit ke-72 melalui Andrew Patrick Jung. Gol itu tercipta setelah Rosembergne da Silva mengirim assist matang yang tak mampu dibendung pertahanan tuan rumah. Skor 2-1 untuk Persib membuat tekanan beralih ke Persebaya Surabaya.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-82 lewat Francisco Israel Rivera Davalos. Ia mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima assist Toni Firmansyah dan membuat skor kembali imbang 2-2.
Sisa waktu pertandingan berlangsung dramatis dengan tambahan waktu 11 menit. Kedua tim sama-sama menciptakan peluang, termasuk Sergio Castel Martinez dan Thom Jan Marinus Haye dari kubu Persib. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tak berubah. Bahkan Bojan Hodak dan Bernardo Tavares sama-sama diganjar kartu kuning dalam tensi tinggi laga tersebut.
Klasemen Sementara Super League 2025/2026
Hasil ini membuat Persib Bandung tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan 54 poin dari 23 pertandingan. Mereka mencatatkan 17 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kekalahan dengan selisih gol +26.
Di posisi kedua ada Persija Jakarta dengan 50 poin, disusul Borneo Samarinda yang mengoleksi 49 poin dari 22 laga. Persaingan papan atas Super League 2025/2026 semakin ketat memasuki fase krusial musim ini.
Malut United menempati peringkat keempat dengan 41 poin. Sementara Persebaya Surabaya berada di posisi kelima dengan 39 poin dari 24 pertandingan. Persebaya Surabaya mencatatkan 10 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 5 kekalahan dengan produktivitas 36 gol dan kebobolan 25 kali.
Tambahan satu angka dari laga kontra Persib belum cukup mengerek posisi mereka di klasemen. Meski gagal menang, performa Persebaya Surabaya menunjukkan daya juang tinggi hingga menit akhir. Dua kali tertinggal, mereka tetap mampu bangkit dan memaksakan hasil imbang.
Laga ini juga menegaskan mental tanding kedua tim besar yang tak pernah menyerah. Persib tetap solid di papan atas, sementara Persebaya Surabaya harus bekerja ekstra jika ingin menembus empat besar.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan banyak pertandingan, peluang masih terbuka lebar. Namun konsistensi akan menjadi kunci bagi Persebaya Surabaya jika tak ingin terus tertahan di peringkat lima.
Duel klasik ini kembali membuktikan Super League 2025/2026 menyajikan persaingan panas hingga detik terakhir. Hasil imbang di GBT membuat klasemen semakin menarik untuk disimak pekan demi pekan.











