JAKARTA – Michael Carrick, pelatih sementara Manchester United (MU), sedikit tersenyum saat ditanya tentang suara yang menggema di Old Trafford pada hari Minggu (1/3/2026). Ribuan penggemar Setan Merah meneriakkan namanya saat Carrick berjalan di sepanjang garis lapangan menuju ruang ganti.
Momen itu terjadi setelah MU berhasil mengalahkan Crystal Palace dengan skor 2-1. Bagi Carrick, yang pernah menjadi bagian dari lini tengah MU yang fenomenal, momen tersebut sangat bermakna. Di bawah arahan Carrick, MU tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir. Tim kembali ke tiga besar klasemen Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya sejak Mei 2023.
“Ya, tentu saja menyenangkan,” ujar Carrick. “Tempat ini sangat berarti bagi saya, jadi memiliki begitu banyak hal positif dan semua orang menikmati datang ke pertandingan dan menontonnya, dan itu jelas berpengaruh terhadap saya. Saya tidak akan berbohong, tentu saja rasanya menyenangkan.”
Carrick, yang bermain untuk MU dari tahun 2006 hingga 2018, telah membawa tim meraih enam kemenangan dan satu hasil imbang sejak ia ditunjuk menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pada 5 Januari. Namun, ia dengan cepat menepis sorotan atas pencapaian ini.
“Saya pikir para pemain pantas mendapatkan banyak pujian atas apa yang telah mereka tunjukkan di lapangan,” kata Carrick. “Jadi, ini tentu bukan sepenuhnya karena saya.”
Ia juga menegaskan bahwa hubungan kuat dengan para pendukung MU sangat berpengaruh. Carrick merasa para penggemar tetap mendukung tim meskipun MU memulai pertandingan dengan agak lambat. Ia mengapresiasi dukungan tersebut, terlebih karena MU akhirnya bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.
Gol Kemenangan Benjamin Sesko
Benjamin Sesko kembali mencetak gol kemenangan MU. Kali ini, ia menyundul bola hasil tendangan bebas akurat dari Bruno Fernandes, yang juga mencetak gol United lainnya dari titik penalti.
Ini merupakan gol ketujuh Sesko dalam delapan pertandingan di semua kompetisi. Ini juga gol ketiga pemain 22 tahun tersebut dalam tiga pertandingan terakhir, memperpanjang performa gemilang yang ditunjukkannya sejak Carrick menjadi pelatih.
“Sangat senang untuk Ben,” kata Carrick. “Saya telah duduk di sini beberapa pekan terakhir dan mengatakan kepada Anda, ini tentu bukan masalah besar, bukan drama besar. Dia memiliki dampak yang besar, tetapi dia juga membuat peningkatan yang signifikan. Sebagian hanyalah membiasakan diri dengan suasana di sini, perasaan, arti bermain, hal-hal yang sering kita anggap remeh.”
Etos kerja Sesko, menurut Carrick, sangat penting bagi kemunculannya. Sesko, menurut Carrick, sangat ingin tampil baik dan bekerja sangat keras untuk mewujudkannya.
Di mata Carrick, Sesko banyak memikirkan performanya agar bisa berkontribusi bagi tim. Karena itulah Carrick merasa Sesko sangat menyenangkan untuk diajak bekerja sama.
“Dan hari ini, ya, dia menjadi starter, dan itu gol yang fantastis,” kata Carrick tentang pemain Slovenia itu. “Kami memiliki fleksibilitas yang baik di lini depan, peran yang berbeda, pilihan yang berbeda. Mungkin akan berubah lagi pada hari Rabu, tetapi menyenangkan memiliki pilihan-pilihan itu.”
Kepercayaan Diri dan Hubungan yang Baik
Di mata Carrick, performa apik Sesko adalah perpaduan antara kepercayaan diri dan memaksimalkan kekuatannya. Ada juga faktor relasi dan kepercayaan antara Carrick dan Sesko yang dinilai penting.
“Tapi dia telah bekerja keras. Dia tetap positif. Dia pemain yang bagus, itulah mengapa dia ada di sini. Dia memiliki sejumlah kekuatan hebat dan dia benar-benar ancaman,” kata Carrick kembali memuji Sesko.
Carrick tidak ingin terlalu bersemangat, tetapi dia tidak berusaha menyembunyikan kegembiraannya atas performa Sesko. Baginya, saat ini masih terlalu dini bagi Sesko dalam perjalanan kariernya. Di mata Carrick, Sesko masih bisa berkembang jauh lebih baik lagi. “Saya sangat bersemangat menantikan sampai di mana dia nanti,” ujarnya.











