Pelatihan Anti Perundungan di Pintar Kemenag dan Dampak Medis dari Perilaku Bullying
Pelatihan anti perundungan (anti-bullying) dan kekerasan terhadap murid Angkatan II yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan, Kementerian Agama Republik Indonesia, menjadi salah satu program penting dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta tentang pentingnya mencegah tindakan bullying. Pelatihan ini berlangsung selama lima hari, yaitu 5 hingga 9 Maret 2026, dengan total durasi 20 jam pelatihan (JP) secara online melalui platform MOOC (Massive Open Online Course). Seluruh proses pelatihan dilakukan secara asinkron dan tanpa adanya jadwal zoom atau tatap muka.
Salah satu modul yang menjadi fokus dalam pelatihan adalah Modul 3.6: Dampak Perilaku Bullying Ditinjau Secara Medis/Kedokteran. Modul ini memberikan wawasan mendalam mengenai bagaimana tindakan bullying dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental korban. Informasi yang disajikan berasal dari channel YouTube Belajar dan Hobi, yang diakses pada Sabtu, 7 Maret 2026, dan telah mencapai skor sempurna sebesar 100.
Kunci Jawaban untuk Modul 3.6
Berikut adalah kunci jawaban dari 10 soal yang terdapat dalam Modul 3.6:
-
Kekerasan fisik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut?
A. Hate-comment
B. Merusak barang
C. Mencemooh
D. Menendang
Kunci Jawaban: D. Menendang -
Tindakan bullying secara fisik yang terjadi di area kepala yang menyebabkan terjadinya benturan langsung maupun kekurangan kadar oksigen dalam aliran darah ke otak memiliki tanda diantaranya letargi. Istilah kesehatan dalam bidang kedokteran “letargi” memiliki kesamaan makna dengan?
A. Penurunan kesadaran
B. Keluar cairan/darah dari area yang berlubang
C. Kejang
D. Lemas
Kunci Jawaban: D. Lemas -
Apa dampak psikofisiologis bullying terhadap perkembangan fisik anak menurut ilmu kedokteran?
A. Bullying tidak mempengaruhi perkembangan fisik anak
B. Bullying dapat mempercepat perkembangan fisik anak dan meningkatkan pertumbuhan tinggi badan
C. Bullying dapat meningkatkan kekuatan fisik dan kesehatan anak
D. Bullying dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan masalah kesehatan terkait dengan stres kronis
Kunci Jawaban: D. Bullying dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan masalah kesehatan terkait dengan stres kronis -
Jika terjadi cedera kepala di sekolah anda, lalu anda melakukan cek kesadaran dengan cara memanggil nama korban tanpa menyentuh, namun korban tidak merespon. Apa langkah selanjutnya yang anda lakukan?
A. Menyiram wajah korban dengan cairan
B. Memberi rangsang sentuhan untuk memastikan kesadaran korban
C. Memberi rangsang nyeri untuk memastikan kesadaran korban
D. Membawa ke IGD Rumah Sakit terdekat
Kunci Jawaban: B. Memberi rangsang sentuhan untuk memastikan kesadaran korban -
Beberapa luka memar yang dapat dicurigai sebagai akibat kekerasan fisik diantaranya, kecuali?
A. Memar pada anak kecil yang belum bisa bergerak secara mandiri (<1)
B. Memar pada daerah wajah, belakang telinga, tangan, punggung, perut dan bokong
C. Memar yang bentuknya mengindikasikan adanya keterlibatan ‘alat’
D. Memar yang lokasinya dekat dari penonjolan tulang (bony prominence)
Kunci Jawaban: D. Memar yang lokasinya dekat dari penonjolan tulang (bony prominence) -
Ani mendapat perlakukan tidak menyenangkan di sekolah dan mengalami perundungan oleh teman-temannya dikarenakan Ani dianggap anak yang kurang bisa merawat diri. Tragisnya, Ani mengalami kekerasan fisik yang mengakibatkan tulang sendinya keluar dan bergeser dari posisi seharusnya yaitu mangkok sendi. Luka yang dialami Ani dalam istilah medis disebut?
A. Disposisi
B. Reposisi
C. Dislokasi
D. Relokasi
Kunci Jawaban: C. Dislokasi -
Bagaimana bullying fisik dapat memengaruhi sistem kardiovaskular korban menurut ilmu kedokteran?
A. Bullying fisik dapat membuat korban menjadi lebih tahan terhadap stres
B. Bullying fisik dapat menurunkan detak jantung secara signifikan
C. Stres yang diakibatkan oleh bullying dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan risiko penyakit jantung
D. Bullying fisik tidak memiliki dampak pada sistem kardiovaskular
Kunci Jawaban: C. Stres yang diakibatkan oleh bullying dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan risiko penyakit jantung -
Apa hubungan antara bullying dan peningkatan risiko gangguan sistem pencernaan menurut ilmu kedokteran?
A. Bullying dapat memperbaiki fungsi sistem pencernaan dan mencegah gangguan gastrointestinal
B. Tidak ada hubungan antara bullying dan gangguan sistem pencernaan
C. Bullying dapat meningkatkan nafsu makan dan mencegah gangguan pencernaan
D. Bullying dapat meningkatkan risiko gangguan sistem pencernaan, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS)
Kunci Jawaban: D. Bullying dapat meningkatkan risiko gangguan sistem pencernaan, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) -
Apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang pendidik atau staf sekolah jika mereka menemukan anak dengan memar yang mencurigakan dan anak tidak mau memberikan penjelasan yang jelas?
A. Melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang dan mencari bantuan dari layanan perlindungan anak
B. Menanyakan anak berulang kali untuk mendapatkan penjelasan yang memuaskan
C. Mengabaikan situasi dan berharap bahwa memar tersebut tidak berbahaya
D. Memberikan saran kepada anak untuk menghindari situasi yang mungkin menyebabkan memar
Kunci Jawaban: A. Melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang dan mencari bantuan dari layanan perlindungan anak -
Bagian otak manakah yang berfungsi sebagai pusat persepsi bunyi-bunyian dan suara?
A. Parietal
B. Frontal
C. Oksipital
D. Temporal
Kunci Jawaban: D. Temporal
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."











