My WordPress Blog

Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Emil Audero dan Ole Romeny Hadir

Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah menentukan daftar akhir 24 pemain yang akan berlaga dalam ajang FIFA Series 2026. Keputusan ini diambil setelah melalui proses seleksi ketat dari total 41 nama yang dipanggil pada tahap awal pemusatan latihan. Dalam perampingan skuad ini, Herdman membuat keputusan berani dengan mencoret 17 pemain, termasuk beberapa nama langganan seperti Ernando Ari dan Marc Klok.

Turnamen yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini melibatkan empat negara, yakni Indonesia, Bulgaria, St. Kitts dan Nevis, serta Kepulauan Solomon. Dengan komposisi skuad yang kini lebih ramping namun sarat kualitas, Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi St. Kitts dan Nevis pada laga perdana, Jumat (27/3/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Di sisi lain, Bulgaria akan menghadapi Kepulauan Solomon pada hari yang sama. Tim yang menang bertemu di babak final pada Senin (30/3/2026). Tim yang kalah akan saling beradu untuk memperebutkan posisi ketiga.

Komposisi Skuad yang Menarik Perhatian

John Herdman membawa komposisi mewah di sektor penjaga gawang dengan menyertakan empat kiper sekaligus. Nama-nama tersebut antara lain Cahya Supriadi, Emil Audero, Maarten Paes, dan Nadeo Argawinata. Sektor pertahanan dan penyerang juga diperkuat oleh nama-nama besar seperti Elkan Baggott, Jay Idzes, hingga Ole Romeny.

Berikut adalah daftar lengkap 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026:

Kiper:
1. Cahya Supriadi

2. Emil Audero

3. Maarten Paes

4. Nadeo Argawinata

Bek:
1. Dean James

2. Dony Tri Pamungkas

3. Elkan Baggott

4. Jay Idzes

5. Justin Hubner

6. Kevin Diks

7. Nathan Tjoe-A-On

8. Rizky Ridho

9. Sandy Walsh

Tengah:
1. Calvin Verdonk

2. Eliano Reijnders

3. Ivar Jenner

4. Joey Pelupessy

5. Jordi Amat

Depan:
1. Beckham Putra Nugraha

2. Mauro Zijlstra

3. Ole Romeny

4. Ragnar Oratmangoen

5. Ramadhan Sananta

6. Yakob Sayuri

Kontroversi Pemilihan Skuad: Mauro Zijlstra vs Ezra Walian

Di sisi lain, pemilihan 24 pemain final skuad Garuda turut diwarnai protes netizen. Ada beberapa nama yang langsung menjadi sorotan, bahkan terdapat pula netizen yang melayangkan protes kepada John Herdman terkait pemilihan pemain ini. Secara khusus, nama Mauro Zijlstra dan Ezra Walian menjadi pusat perhatian utama.

Pemain Persija Jakarta, Mauro Zijlstra, masuk dalam daftar 24 pemain final skuad Garuda. Namanya langsung menjadi sorotan karena statusnya sebagai pemain yang baru didatangkan Persija pada paruh musim 2025/2026. Sepanjang paruh kedua Super League ini, Zijlstra baru dua kali bermain bersama Macan Kemayoran. Bahkan, ia hanya tampil dari bangku cadangan, yakni saat Persija melawan Bali United selama 17 menit dan melawan PSM Makassar selama enam menit. Dalam dua laga tersebut, mantan pemain FC Volendam berusia 21 tahun ini belum mencetak gol. Performa minim menit bermain inilah yang memicu kritik mengapa ia justru mendapatkan panggilan ke Timnas.

Statistik Impresif Ezra Walian yang Terabaikan

Netizen melayangkan protes kepada juru taktik asal Inggris tersebut karena Ezra Walian, yang memiliki catatan lebih apik, justru tidak dipanggil. Pemain Persik Kediri itu dinilai jauh lebih bagus dibandingkan Mauro Zijlstra. Pasalnya, Ezra Walian tercatat sudah mencetak enam gol dan sembilan assist dari 23 laga yang dilakoninya. Ezra Walian bahkan disebut-sebut sebagai salah satu pemain lokal paling konsisten. Ia mampu bersaing dengan dua pemain asing produktif, yakni Tyronne del Pino dari Malut United dan Mariano Peralta dari Borneo FC, yang sama-sama mencatatkan sembilan assist.

Statistik ini membuat netizen membandingkan kedua pemain berposisi striker tersebut.

Reaksi Pro dan Kontra di Media Sosial

Unggahan skuad final di akun Instagram resmi Timnas Indonesia langsung dibanjiri lebih dari 13 ribu komentar. Dalam kolom komentar tersebut, muncul pro dan kontra yang mendukung maupun mengkritik keputusan John Herdman. Berikut adalah beberapa komentar netizen yang menyoroti perbandingan antara Mauro Zijlstra dan Ezra Walian:

“Overall oke, cuma menyayangkan pencoretan Ezra Walian, waktunya push rank coach,” tulis Ysrnrm.

“Zilstra over Ezra??,” tulis Soccer_.

“Ezra? Dari data statistik lebih unggul loh dibanding pesaingnya,” tulis djajati.

“Ezra secara statistik lebih oke dari Zilstra loh,” tulis bobo.

“Daripada Zilstra better Ezra,” tulis Irhan.

“Better Ezra dan Hokky dibanding Ziljstra yang kurang menit bermain,” tulis Ado.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *