Sriwijaya FC Kembali Kalah di Kandang Persiraja Banda Aceh
Pertandingan antara Sriwijaya FC dan Persiraja Banda Aceh dalam pekan ke-22 liga Championship berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu. Pertandingan yang digelar di Stadion H Dimurthla Banda Aceh pada Sabtu (28/3/2026) menjadi pertandingan kedua yang dimainkan oleh Sriwijaya FC dalam beberapa hari terakhir.
Sriwijaya FC gagal meraih kemenangan pertamanya setelah gol Arie dan Omid Popalzay mengubur mimpi Elang Andalas untuk bisa meraih poin di kandang Persiraja Banda Aceh. Meskipun sempat mencetak gol di menit akhir serta memiliki peluang, Laskar Wong Kito gagal menyempurnakan menjadi sebuah gol hingga harus takluk dari Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-1.
Jalannya Pertandingan
Di awal babak kedua, Sriwijaya FC melakukan perubahan strategi dengan memasukkan striker baru, Usman Diarra dan Sehapudin, untuk mengubah serangan Elang Andalas agar mampu mencetak gol. Strategi Iwan Setiawan terbukti efektif ketika Laskar Wong Kito mulai menemukan ritme serangannya setelah babak pertama masih mengalami kebuntuan.
Persiraja Banda Aceh memiliki satu peluang emas dari tendangan jarak jauh melalui Fitrah Ridwan yang membentur tiang gawang Sriwijaya FC, sehingga skor tetap 0-0. Pada menit ke-60, Sriwijaya FC tampak lebih tenang dalam memainkan bola, namun Persiraja terlihat terburu-buru hingga penyelesaian akhir tidak dapat disempurnakan menjadi sebuah gol.
Menit ke-62, Persiraja Banda Aceh mendapatkan peluang melalui Omit Popalzay yang tendangannya dihentikan oleh Riski dengan terbang. Sepak pojok diberikan kepada tim Persiraja Banda Aceh. Akhirnya, kebuntuan Persiraja Banda Aceh terpecah pada menit ke-63 lewat sundulan Arie setelah menerima umpan sepak pojok dari Omit Popalzay, sehingga skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Laskar Rencong.
Pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, memberikan instruksi kepada anak asuhnya untuk bermain terbuka dan melakukan serangan agar bisa menciptakan peluang untuk mencetak gol. “Ayo serang, Okar maju ketika mendapatkan bola, jangan kebelakang,” ujar Iwan saat memberikan instruksinya dipinggir lapangan.
Riski Sudirman tampil apik dibawah mistar Sriwijaya FC dengan menggagalkan tendangan Jechson pada menit ke-76 dengan tepisan satu tangganya, membuat Persiraja gagal menambah keunggulan. Di menit ke-80, Sriwijaya FC tertinggal 1 gol dan Iwan Setiawan memutar otak dengan memasukkan kembali tipe pemain penyerang untuk memecah kebuntuan.
Persiraja Banda Aceh mendapat penalti usai Gardhika dianggap menjatuhkan Al Muzanny di kotak penalti pertahanan dari Sriwijaya FC. Sriwijaya FC kembali tertinggal usai Omid Popalzay mencetak gol dari bola liar tendangan penaltinya berhasil di tepis oleh Riski Sudirman, namun bolanya kembali jatuh kekaki Omid hingga berhasil menambah keunggulan dari Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-0.
Di menit akhir, Sriwijaya FC berhasil mencetak gol usai kemelut didepan gawang Persiraja Banda Aceh hingga dimanfaatkan oleh Sehabudin untuk mengubah skor menjadi 2-1. Sayangnya, gol Sehabudin tidak mampu membawa Sriwijaya FC terhindar dari kekalahan hingga Elang Andalas harus mengakui keunggulan dari Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-1.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











