My WordPress Blog

Yayasan Faqih Hasan Center Dorong Kesadaran Autisme di Nunukan, Luncurkan Kartu Disabilitas

Peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia di Nunukan Diisi Kegiatan Sosial yang Meriah

Peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, digelar dengan berbagai kegiatan sosial yang menarik perhatian masyarakat. Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Faqih Hasan Center (YFHC) bekerja sama dengan Polres Nunukan pada Minggu (5/4/2026). Berbagai aktivitas seperti jalan santai, kampanye kepedulian disabilitas, undian doorprize, dan peluncuran Kartu Disabilitas Nunukan menjadi bagian dari rangkaian acara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk Penjabat Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan; Wakil Ketua DPRD Nunukan, Hj Arpiah; Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas; serta perwakilan instansi pemerintahan setempat.

Bupati Nunukan, H Irwan Sabri, dalam sambutan yang dibacakan oleh Penjabat Sekda, menekankan bahwa peringatan Hari Autisme Sedunia bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan penerimaan masyarakat terhadap penyandang autisme.

“Autisme bukanlah batasan untuk berkembang. Mereka memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan mendapatkan kesempatan di berbagai bidang kehidupan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan jalan santai dan kampanye ini menjadi simbol kebersamaan, sekaligus wujud nyata bahwa Kabupaten Nunukan adalah daerah inklusif yang menghargai keberagaman. Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antara Polres Nunukan dan Yayasan Faqih Hasan Center dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Nunukan secara resmi meluncurkan Kartu Disabilitas Nunukan. Kartu ini diharapkan dapat memberikan perlindungan, pengakuan, serta kemudahan akses layanan publik dan bantuan sosial bagi penyandang disabilitas.

“Kartu ini bukan sekadar identitas, tetapi simbol kehadiran negara agar tidak ada warga yang tertinggal,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, menyampaikan bahwa peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap penyandang autisme.

“Autisme bukan hanya keterbatasan, tetapi kondisi yang memerlukan pemahaman, dukungan, dan penerimaan bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polres Nunukan berkomitmen mendukung terciptanya masyarakat yang aman, tertib, dan inklusif, termasuk dalam perlindungan terhadap penyandang disabilitas.

“Polres Nunukan siap mendukung melalui pengamanan kegiatan, edukasi masyarakat, serta pelayanan kepolisian yang humanis dan inklusif,” jelasnya.

Di sisi lain, Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Faqih Hasan Center Nunukan, Hasanuddin, menyebut kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya inklusi sosial di daerah perbatasan.

“Ini mungkin menjadi peringatan Hari Autisme pertama di Nunukan. Tujuannya untuk meningkatkan penerimaan dan pemahaman terhadap penyandang autisme dan disabilitas,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memfasilitasi pembentukan perkumpulan disabilitas di Kabupaten Nunukan agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Selain itu, YFHC juga telah menjalin kerja sama dengan komunitas pedagang “Batas Negeri” di Alun-alun Nunukan untuk memberikan potongan harga bagi penyandang disabilitas, mulai dari 10 hingga 100 persen, yang akan diakses menggunakan Kartu Disabilitas.

Sebagai informasi, Yayasan Faqih Hasan Center merupakan lembaga sosial di Kalimantan Utara yang fokus pada pendampingan anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas. Berdiri sejak 2023 di Bulungan, yayasan ini bergerak di bidang edukasi inklusi, advokasi kebijakan, serta pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap Kabupaten Nunukan dapat terus berkembang menjadi daerah yang ramah disabilitas, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *