My WordPress Blog

Tim dengan anggaran 13 triliun yang gagal ke Piala Dunia 2026



Piala Dunia 2026 telah memasuki tahap akhir dengan penentuan peserta yang akan tampil di ajang ini. Sebanyak 48 tim akan berlaga dalam gelaran terbesar sepak bola dunia tersebut, namun beberapa negara besar dipastikan tidak bisa ikut berpartisipasi. Hal ini membuat para pemain bintang dari negara-negara tersebut harus menonton pertandingan dari tempat tidur atau kursi berjemur di Maladewa.

Kutukan Piala Dunia kembali terjadi, dengan beberapa negara Eropa mengalami kekecewaan setelah gagal melaju ke putaran final. Contohnya seperti Denmark dan Polandia yang kembali gagal untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Selain itu, Wales, Kamerun, dan Nigeria juga harus absen di Piala Dunia 2026.

Banyak pemain mahal yang turut merasakan pahitnya kegagalan ini. Dari Liga Inggris saja, dua pemain Manchester United harus puas menyaksikan pertandingan dari luar lapangan. Jika dihitung, total nilai pemain-pemain yang gagal lolos mencapai 600 juta poundsterling atau sekitar Rp13 triliun. Berikut adalah daftar pemain-pemain bintang Eropa yang harus absen di Piala Dunia 2026:

  • Gianluigi Donnarumma (39 juta pound)

    Kiper Timnas Italia ini memiliki 81 caps sejak debutnya pada 2016. Sayangnya, mimpi Donnarumma untuk tampil di Piala Dunia tahun ini gagal terwujud. Tim Azzurri kalah adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina, dan Donnarumma gagal menyelamatkan satu pun tendangan penalti dari lawan.

  • Alessandro Bastoni (61 juta pound)

    Bek Inter Milan ini harus merasakan kekecewaan setelah diusir dari lapangan saat Italia sedang memimpin. Kesalahan ini hanya bisa diperbaiki ketika Bastoni sudah berusia 31 tahun, empat tahun dari sekarang.

  • Nikola Milenkovic (26 juta pound)

    Bek Serbia ini gagal melanjutkan mimpi besarnya untuk tampil di Piala Dunia 2026. Serbia hanya mampu berada di peringkat ketiga grup yang terdiri dari Inggris, sehingga harus absen dari ajang tersebut.

  • Miloz Kerkez (35 juta pound)

    Meskipun lahir di Serbia, Kerkez memilih membela tim nasional Hungaria. Namanya melejit setelah direkrut Liverpool, tetapi kini ia harus menonton Piala Dunia tanpa berlarian di lapangan.

  • Bryan Mbeumo (70 juta pound)

    Pemain asal Kamerun ini dianggap sebagai rekrutan terbaik dari Liga Inggris musim ini. Sayangnya, ia tidak akan beraksi di Piala Dunia karena Kamerun kalah dari Kongo di babak play-off.

  • Dominik Szoboszlai (86 juta pound)

    Gelandang Liverpool ini menjadi pemain dengan harga tertinggi dari para pemain yang gagal lolos. Harganya yang mahal tidak cukup untuk membantu Hungaria mengalahkan Portugal dan Irlandia di babak kualifikasi.

  • Sandro Tonali (70 juta pound)

    Tonali akan bergabung dengan Donnarumma menyaksikan Piala Dunia dari kursi berjemur. Meski sukses menjalankan tugasnya dalam adu penalti, usahanya belum cukup untuk membawa negaranya melaju.

  • Khvicha Kvaratskhelia (79 juta pound)

    Meski tampil trengginas bersama PSG, Kvaratskhelia gagal membawa Georgia melaju ke Piala Dunia. Ia kalah dari Spanyol dan Turki di babak kualifikasi.

  • Benjamin Sesko (57 juta pound)

    Sesko dari Slovenia juga harus absen dari Piala Dunia 2026. Slovenia finis di atas Swedia, namun mereka tetap lolos melalui tiket Nations League.

  • Robert Lewandowski (7 juta pound)

    Kebobolan di menit ke-88 dari Swedia membuat Polandia kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia. Usia 37 tahun membuat kemungkinan Lewandowski untuk berpartisipasi di kualifikasi selanjutnya sangat kecil.

  • Victor Osimhen (65 juta pound)

    Nigeria harus merelakan tiket ke Piala Dunia setelah kalah dari Kongo di babak play-off. Osimhen, yang telah mencetak 35 gol dari 52 penampilan untuk Super Eagles, harus puas menyaksikan pertandingan dari luar lapangan.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *