My WordPress Blog

Arema FC Kalahkan Persita Tangerang di Banten International Stadium, Gustavo Franca Cetak Gol Tunggal

Laga Persita Tangerang vs Arema FC Berakhir dengan Kemenangan Singo Edan

Laga antara Persita Tangerang dan Arema FC dalam pertandingan Super League 2025/2026 berlangsung di Banten International Stadium, Serang, Jumat (10/4/2026). Pertandingan ini berakhir dengan skor akhir 0-1 untuk kemenangan Arema FC. Gol kemenangan Singo Edan dicetak oleh Gustavo Franca.

Pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup menarik. Persita Tangerang sebagai tuan rumah lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Mereka sering kali menebar ancaman melalui sepakan jarak jauh dari luar kotak penalti. Sementara itu, Arema FC mencoba melakukan serangan balik, meskipun belum berhasil mendobrak pertahanan lawan.

Lucas Frigeri, penjaga gawang Arema FC, tampil gemilang dalam menjaga gawangnya. Ia melakukan beberapa penyelamatan penting yang mencegah kebobolan. Salah satu penyelamatan terbaiknya terjadi pada menit ke-15 ketika ia berhasil menepis sepakan Eber Bessa. Di menit ke-24, ia juga mampu menghalau sepakan jarak jauh Ramon Bueno.

Pada babak pertama, kedua tim lebih bermain hati-hati meskipun saling melemparkan serangan. Pada menit ke-43, Persita Tangerang mendapatkan tendangan bebas yang tidak jauh dari kotak penalti. Pablo Ganet menjadi eksekutor, namun sepakannya masih bisa ditepis oleh Lucas Frigeri. Total ada empat penyelamatan gemilang yang dilakukan oleh penjaga gawang kelahiran Brasil tersebut di babak pertama.

Arema FC baru mendapatkan peluang emas di menit ke-45+1 melalui sepakan Arkhan Fikri. Sayangnya, posisi yang tepat dari penjaga gawang Igor Rodrigues mampu menepis sepakan tersebut. Skor 0-0 pun menjadi angka akhir di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Arema FC langsung melakukan inisiatif serangan. Tiga peluang langsung didapatkan oleh Singo Edan, dua di antaranya mengarah ke arah gawang. Seperti sepakan Rio Fahmi dan Gabriel Silva pada menit ke-49 yang masih ditepis oleh penjaga gawang Persita Tangerang Igor Rodrigues.

Permainan terbuka yang dilakukan oleh Arema FC pada awal babak kedua membuat serangan mereka lebih bervariasi. Meski demikian, Persita Tangerang yang melakukan serangan balik juga masih membahayakan gawang Arema FC. Seperti umpan Rayco Medina pada menit ke-52 masih belum mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Eber Bessa.

Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, memasukkan Aleksa untuk menggantikan Eber Bessa pada menit ke-63 untuk menambah daya gedor serangan. Meski sempat kembali mengontrol permainan saat pertandingan memasuki menit ke-70, Persita masih belum mampu membongkar rapatnya pertahanan Arema FC.

Justru Arema FC mampu membobol gawang Persita Tangerang pada menit ke-76. Tendangan bebas Gustavo Franca gagal ditangkap dengan baik oleh Igor Rodrigues. Bola pun masuk ke dalam jala gawang Persita Tangerang dan mengubah skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Arema FC.

Unggul satu gol, Pelatih Arema FC Marcos Santos langsung melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Joel Vinicius di lini depan serta mengganti Alfarizi dengan Leo Guntara. Strategi pergantian pemain itu pun hampir saja kembali membuahkan hasil pada menit ke-86. Sepakan keras Joel Vinicius setelah melakukan gocekan di dalam kotak penalti masih mampu ditepis oleh Igor Rodrigues.

Menjelang akhir pertandingan, tempo dan tensi pertandingan berlangsung cukup tinggi. Banyak duel keras yang terjadi dan aliran bola berjalan lebih cepat. Upaya Persita Tangerang untuk menyamakan angka hampir saja terjadi pada menit ke-90. Sepakan Zulfan Djiaulhaq masih mampu ditangkap dengan baik oleh Lucas Frigeri yang tampil baik dalam pertandingan ini.

Memasuki masa tambahan waktu, Arema FC sempat membobol gawang Persita Tangerang pada menit ke-90+3 melalui sundulan Dalberto. Namun sayang, wasit menganulir gol tersebut lantaran Dalberto sudah dalam posisi offside.

Skor 0-1 pun akhirnya menjadi penutup pertandingan di Banten International Stadium untuk kemenangan Arema FC. Kemenangan ini menjadi spesial bagi Singo Edan setelah dalam lima laga beruntun mereka belum meraih kemenangan.


Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *