Optimisme Direktur Olahraga PT SOM terhadap Kemenangan EPA Sriwijaya FC U-19
Direktur Olahraga PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri), Anggoro Prajesta, menyatakan keyakinannya bahwa tim EPA Sriwijaya FC U-19 akan menjadi juara dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 2026. Menurutnya, tim ini merupakan hasil dari binaan Sawangan dan sebagian besar pemain berasal dari Sumatera Selatan.
“Saya optimistis tim EPA Sriwijaya FC U19 ini bakal juara di kompetisi musim ini. Tim ini merupakan binaan Sawangan dan sebagian lainnya berasal dari Sumsel,” ujar Anggoro Prajesta.
Skuat EPA Sriwijaya FC U-19 yang dilatih oleh Blitz Tarigan saat ini fokus menjaga tren positif untuk terus meraih poin saat menghadapi Adhyaksa FC pada Minggu (12/4/2026) pukul 09.00 WIB di Stadion Garudayaksa B. Anggoro menambahkan bahwa ia yakin tim bisa menang melawan Adhyaksa FC Banten nanti. Namun, ia menyarankan untuk bertanya lebih lanjut tentang aspek teknis kepada Mohammad David, yang menjabat sebagai Kepala Pembina.
Pertahankan Puncak Klasemen
Sebelumnya, Kepala Pembina EPA Sriwijaya FC U-19, Mohammad David, bertekad untuk mempertahankan posisi pimpinan klasemen Grup D. Ia bahkan langsung pergi ke Bogor untuk memberikan motivasi kepada para pemain.
“Kami akan memberikan motivasi kepada pemain. Minggu pagi ini, kita akan bertanding lagi menghadapi Adhyaksa FC Banten U19,” ujar Mohammad David.
Semangat skuat Elang Andalas Muda kini semakin membara setelah menerima bonus usai menundukkan Deltras Sidoarjo U19 dengan skor 2-1 di Kompleks Garudayaksa Football Academy, Sentul, Bogor, pada Minggu (5/4/2026).
“Alhamdulillah, semangat anak-anak meningkat setelah diberikan bonus kemarin. Walaupun berada di ‘grup neraka’, saat ini kita bisa menempati peringkat pertama klasemen sementara Grup D,” kata David, yang juga merupakan Ketua Umum Askot PSSI Palembang.
Persaingan Ketat di Grup D
Saat ini, Sriwijaya FC U-19 menduduki puncak klasemen Grup D dengan mengantongi 4 poin (hasil satu kemenangan dan satu hasil imbang). Di posisi kedua, Adhyaksa FC Banten menguntit dengan 3 poin.
Pada laga perdana, tim ini berhasil menahan imbang tim kuat Garudayaksa FC U19 dengan skor 1-1 pada Kamis (2/4/2026). Sementara itu, Deltras FC U-19 menempati peringkat ketiga dengan 3 poin, diikuti tuan rumah Garudayaksa FC U19 di peringkat keempat dengan 1 poin. Adapun Persikad U-19 berada di dasar klasemen tanpa poin setelah menelan dua kekalahan.
David mengakui bahwa lawan-lawan di Grup D tidak bisa diremehkan. Namun, keberhasilan mencuri poin dari tim-tim besar menjadi modal berharga.
“Alhamdulillah kita berhasil kalahkan Deltras. Melawan tuan rumah Garudayaksa FC, meski tidak poin penuh, kita bisa mencuri 1 poin. Adhyaksa FC yang akan dihadapi nanti juga termasuk tim kuat,” ujar David, yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Sriwijaya FC.
Harapan bagi Suporter dan Pecinta Sepak Bola Sumatera Selatan
Keberhasilan performa EPA Sriwijaya FC U19 ini menjadi pengobat kekecewaan bagi suporter dan pecinta sepak bola Sumatera Selatan setelah tim senior Sriwijaya FC harus terdegradasi ke Liga 3.
“Sedikit banyak, EPA Sriwijaya FC U19 diharapkan mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan,” pungkas David yang juga Ketua IJTI Sumsel tersebut.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











