Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia Lagu Inside Sting
Di dalam, pintu-pintu tersegel bagi cinta
Di dalam, hatiku tertidur
Di dalam jari-jari sarung tanganku
Di dalam tulang-tulang tangan kananku
Di dalam, suasananya lebih dingin daripada bintang-bintang
Di dalam, anjing-anjing menangis
Di dalam sirkus sang angin
Di dalam, jam-jam terisi oleh pasir
Di dalam, dia takkan pernah menyakitiku
Di dalam, musim dingin merayap masuk
Di dalam kompas malam hari
Di dalam lipatan daratan
Di luar, bintang-bintang berputar
Di luar, dunia masih terbakar
Di dalam kepalaku ada kotak bintang yang tak pernah berani kubuka
Di dalam, yang terluka menyembunyikan bekas luka mereka, di dalam jatuhnya burung pipit yang kesepian ini
Di dalam lagu-lagu kekalahan kita, mereka menyanyikan tentang perjanjian yang dilanggar
Di dalam pasukan ini sedang mundur, kita bersembunyi di bawah panggilan guntur
Di luar, hujan terus turun
Di luar, genderang perang memanggil
Di luar, banjir takkan menunggu
Di luar, mereka sedang menghancurkan pintu gerbang
Cinta adalah anak dari perang yang tak berujung
Cinta adalah luka terbuka yang masih perih
Cinta adalah panji tanpa rasa malu yang dikibarkan
Cinta adalah ledakan, cinta adalah api dunia
Cinta adalah bintang yang kejam, gelombang kehancuran
Cinta adalah bekas luka yang penuh amarah
Sebuah pelanggaran, pemotongan, penyerahan diri, cinta adalah pemusnahan
Di dalam kegagalan cahaya, malam menyelimutiku
Di dalam, mataku menolak penglihatan mereka, kau takkan pernah menemukanku di tempat ini
Di dalam, kita tersembunyi dari cahaya bulan, kita berpindah di antara bayang-bayang
Di dalam kompas malam hari, di dalam ingatan akan wajahmu
Aku mendaki menara ini di dalam kepalaku
Tangga spiral di atas tempat tidurku
Aku memimpikan tangga-tangga itu, jangan tanya mengapa
Aku melemparkan diriku ke langit
Cintai aku seperti bayi, cintai aku seperti anak tunggal
Cintai aku seperti samudra; cintai aku seperti ibu yang lembut
Cintai aku seperti ayah, cintai aku seperti anak yang hilang [prodigal]
Cintai aku seperti saudari, cintai aku seolah dunia baru saja dimulai
Cintai aku seperti seorang jenius, cintai aku seperti anak bodoh
Cintai aku seperti orang tak berdosa, cintai aku seperti mainan favoritmu
Cintai aku seperti perawan, cintai aku seperti wanita penghibur
Cintai aku seperti pendosa, cintai aku seperti pria yang sekarat
Musnahkan aku, susupi aku, hanguskan aku, percepat aku, potong-potong aku, banjiri aku, langgar aku, libatkan aku, bela aku, hancurkan aku
Cintai aku seperti parasit, cintai aku seperti matahari yang sekarat
Cintai aku seperti kriminal, cintai aku seperti pria dalam pelarian
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."











