My WordPress Blog

Setiap Orang Menghadapi Masalahnya Sendiri

Buku-Buku yang Membentuk Pemikiran Albadiansyah

Albadiansyah, seorang pemuda kelahiran Tabalong pada 15 Desember 2004, memiliki tiga buku spesial yang sangat berpengaruh dalam hidupnya. Ketiga judul tersebut adalah Filosofi Teras, The Alchemist, dan Sisi Tergelap Surga. Setiap buku ini membawa pesan dan pelajaran penting yang memengaruhi cara ia melihat dunia dan menghadapi kehidupan.

Filosofi Teras oleh Henry Manampiring

Filosofi Teras karya Henry Manampiring menjadi salah satu buku yang paling berkesan bagi Albadiansyah. Buku ini menjelaskan bagaimana pola pikir kita saat dalam fase mental yang kurang baik dapat memengaruhi tingkah laku. Ia menilai bahwa buku ini mengajarkan kita untuk mengontrol apa yang bisa kita kendalikan, serta mengoptimalkan segala bentuk usaha agar hidup berjalan dengan baik.

Menurut Albadiansyah, buku ini mengingatkan kita bahwa hidup tidak selalu mulus, namun kita tetap harus bertindak dengan bijaksana. Dengan membaca Filosofi Teras, ia belajar untuk tidak mudah menyerah meski situasi terasa sulit.

The Alchemist oleh Paulo Coelho

Buku The Alchemist karya Paulo Coelho memberi inspirasi besar bagi Albadiansyah. Ia menyampaikan bahwa diam dan hanya bermimpi tidak akan membuat mimpi terwujud. Justru, jika kita mulai bertindak dari mana pun, alam akan membawa kita lebih dekat pada tujuan kita.

Ia juga menekankan bahwa perjalanan menuju mimpi tidak selalu mulus. Bahkan jika mimpi tidak tercapai, kita tetap harus bangga dengan usaha yang telah dilakukan, karena proses itu sendiri telah membawa perubahan dalam diri kita.

Sisi Tergelap Surga oleh Brian Krisna

Sisi Tergelap Surga karya Brian Krisna mengajarkan Albadiansyah tentang empati. Buku ini membuka wawasan tentang bagaimana seseorang yang terpinggirkan secara ekonomi masih bisa bertahan hidup. Menurut Albadiansyah, setiap orang memiliki masalah masing-masing, dan tidak pantas meremehkan pekerjaan seseorang, karena semua orang bekerja untuk bertahan hidup.

Ia menyebut bahwa buku ini adalah satu-satunya yang pernah membuatnya menangis, karena menggambarkan realitas kehidupan yang sangat nyata dan menyentuh hati.

Buku-Buku Lain yang Mempengaruhi Kehidupan Albadiansyah

Selain ketiga buku di atas, ada dua buku lain yang turut memengaruhi hidup Albadiansyah, yaitu Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring karya Dr Andreas dan Semua Ikan di Langit karya Ziggy. Kedua buku ini memberikan perspektif baru dalam cara ia memandang kehidupan dan tantangan yang dihadapi.

Dari kegemaran membaca, Albadiansyah termotivasi untuk menulis dan menciptakan karya sendiri. Ia mengakui bahwa minat membacanya dimulai dari suka menonton film, baik animasi maupun cinema. Kemudian, ia beralih ke manga, komik, atau manhwa.

Perkembangan Minat Membaca

Albadiansyah menyadari bahwa banyak animasi dan komik diadaptasi dari novel, yang dikenal sebagai light novel. Hal ini membuatnya tertarik untuk membaca light novel, terutama ketika anime atau komik tidak memiliki kelanjutan adaptasi. Ia juga menyebut bahwa saat sedang dalam fase reading slump, ia lebih suka membaca manga atau manhwa melalui aplikasi Webtoon.

Kebiasaan Membaca dan Pembelian Buku

Durasi membaca Albadiansyah sangat bergantung pada jenis bacaan dan kesibukan. Saat libur atau sedang santai, ia bisa membaca selama 2 hingga 4 jam. Namun, saat sibuk, durasi membaca bisa hanya 30 menit atau bahkan tidak sempat sama sekali.

Untuk pembelian buku, Albadiansyah biasanya menunggu momen diskon online. Karena di kotanya tidak ada toko buku, ia lebih memilih berbelanja secara online. Ia mengakui bahwa ia sering iri dengan teman-temannya yang bisa langsung berkunjung ke toko buku dan melihat kumpulan buku secara langsung.

Meskipun begitu, ia berhasil mendapatkan banyak buku dengan harga murah, seperti lima novel seharga Rp 300 ribu, atau buku karya Ahmad Tohari berjudul Orang-orang Proyek yang dibelinya dengan harga Rp 33 ribu.

Manfaat Membaca

Albadiansyah menyadari bahwa membaca memberikan banyak manfaat. Ia belajar memperluas pengetahuan, imajinasi, dan empati. Selain itu, ia juga memahami sejarah dan kisah-kisah masa lalu yang tidak pernah diketahui orang lain. Dengan membaca, ia merasa lebih bijaksana dan memahami kondisi yang dihadapi.

Salah satu hal yang membanggakan bagi Albadiansyah adalah prestasinya sebagai Juara 5 Nasional Story Telling Bahasa Jepang tingkat SMK tahun 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa minat membacanya membawa dampak positif dalam hidupnya.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *