Momen Haru Denada dan Ressa Rossano Bertemu
Momen yang dinantikan selama ini akhirnya terwujud. Denada dan putranya, Ressa Rossano, akhirnya bertemu dalam sebuah momen buka puasa bersama. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperbaiki hubungan yang sempat memanas sebelumnya.
Proses Persiapan dan Dukungan
Pertemuan antara Denada dan Ressa dilakukan dengan penuh persiapan dan dukungan dari berbagai pihak. Denada ditemani langsung oleh Risna Ories, sementara Ressa hadir bersama kakaknya. Kehadiran pendamping ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan emosional dan menjaga suasana tetap tenang selama pertemuan.
Selain itu, pihak netral juga turut serta dalam pertemuan tersebut. Seorang psikolog hadir guna memastikan bahwa suasana tetap kondusif dan berjalan lancar. Hal ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak sangat serius dalam menghadapi pertemuan ini.
Awal Pertemuan yang Penuh Haru
Saat pertama kali bertatap muka, Denada langsung memeluk Ressa. Tangis keduanya pun pecah, menandai betapa dalamnya perasaan yang menyertai pertemuan tersebut. Menurut Risna, momen ini sangat haru dan indah. Ia menyebutkan bahwa Denada dan Ressa saling berpelukan sejak mereka masuk ke ruangan.
Risna yang menyaksikan langsung kejadian ini juga ikut terharu. Ia mengatakan bahwa pertemuan ini benar-benar indah dan penuh makna bagi keduanya. Ini adalah pertemuan pertama Denada dan Ressa setelah sekian lama tidak bertemu.
Latar Belakang Perkenalan
Sebelumnya, Ressa muncul ke publik dan mengaku bahwa dirinya adalah anak kandung dari Denada. Usut punya usut, ternyata Ressa sejak berusia 10 hari dititipkan kepada bibi Denada, Ratih, dan paman Denada, Dino Rossano Hansa. Dino juga merupakan adik kandung Emilia Contessa, ibu Denada.
Ressa mengaku merasa ditelantarkan oleh Denada selama 24 tahun ini. Setelah pengakuan ini viral, akhirnya Denada menyampaikan permintaan maafnya dan mengakui bahwa Ressa adalah anak kandungnya.
Permintaan Maaf Denada
Melalui unggahan di Instagram pada Senin (2/2/2026), Denada menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia mengakui bahwa Ressa Rossano adalah anak kandungnya. Dalam captionnya, Denada membuka salam dengan nada sayu dan mengucapkan permohonan maaf pada sang buah hati.
Denada mengungkap alasan telah menelantarkan Ressa sejak bayi. Ia mengaku kondisi psikis yang belum layak menjadi penyebab menitipkan anaknya ke saudara almarhum ibunda. Ia juga meminta maaf kepada Ressa atas ketidakhadirannya selama ini.
Kesadaran dan Harapan
Denada mengaku khilaf baru sekarang mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Ia menyatakan bahwa itu adalah kesalahan dan kekhilafan yang ia lakukan. Ia hanya bisa berdoa agar Ressa mau memaafkan dan menerima dirinya sebagai ibu kandungnya.
Denada juga menyebut nama sang ibunda, Emilia Contessa. Ia meminta maaf pada almarhumah dan adik-adik atas kegaduhan yang dibuat. Ia berharap Allah mengampuni dosa-dosa dan khilafnya.
Momen yang Tak Terlupakan
Pertemuan antara Denada dan Ressa Rossano menjadi momen yang tak terlupakan. Ini adalah awal dari perbaikan hubungan yang sebelumnya sempat memanas. Dengan dukungan dari pihak-pihak terkait, pertemuan ini berjalan dengan baik dan penuh makna. Semoga hubungan antara ibu dan anak ini bisa semakin baik dan harmonis ke depannya.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











