Fuji dan Reza Arap Dijodohkan Netizen, Respons Ayah dan Pria Terkait
Banyak netizen yang menganggap bahwa Fuji dan Reza Arap memiliki chemistry yang kuat setelah keduanya terlihat hadir dalam acara live streaming Marapthon Season 3. Hal ini membuat banyak orang memanggil mereka dengan sebutan “Furap”.
Peristiwa ini bermula dari interaksi antara keduanya dalam acara tersebut yang berlangsung pada Rabu (25/3/2026). Banyak penggemar menyampaikan pendapat bahwa mereka memiliki hubungan yang kuat. Namun, hal ini juga menimbulkan reaksi dari Haji Faisal, ayah dari Fuji.
Haji Faisal memberikan respons yang tajam terhadap isu perjodohan antara Fuji dan Reza Arap. Meskipun ia tidak melarang putrinya untuk bekerja sama dengan siapa pun, ia ingin agar Fuji tidak dijodohkan oleh netizen.
“Kalau setiap anak saya berkolaborasi dengan seseorang terus dijodoh-jodohkan, rasanya kurang pas juga sih ya. Kurang bagus,” ucap Haji Faisal dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (28/3/2026).
Menurut Faisal, Fuji sering menjadi target perjodohan oleh netizen. Ia juga mengatakan bahwa beberapa komentar netizen tidak pantas dan tidak baik.
“Saya juga melihat sebagian komentar-komentar netizen ya, sebagian kecil ya sudah enggak bagus, sudah enggak pas ya,” kata ayah tiga anak ini.
Ia menambahkan bahwa setiap kali Fuji tampil atau berkolaborasi dengan seseorang, selalu saja ada yang menjodohkannya.
Sebagai ayah, Haji Faisal merasa geram karena putrinya terus-menerus dijodohkan dengan berbagai pria. Ia juga menyebut bahwa Fuji tidak ingin menikah muda.
“Sudah berapa banyak yang dijodohkan kepada anak saya sejak awal. Kenapa sih harus dijodoh-jodohkan?” terang Faisal.
“Biarlah anak saya itu berkarier ya. Karena kalau terlalu dijodoh-jodohkan akhirnya kan risih juga ya.”
“Lagian pula anak saya enggak terlalu ngebet banget sih ya. Umur baru 23,” paparnya.
Haji Faisal kembali menegaskan bahwa Fuji hanya hadir sebagai tamu dalam live streaming tersebut. Menurutnya, Fuji diundang dan datang untuk menghormati tuan rumah.
“Padahal ya mereka hanya tampil. Anak saya ini diundang, diajak, terus datang menghormati tuan rumah. Tuan rumah tentu menghormati anak saya selaku tamu. Hanya itu. Kok tiba-tiba aja ada lagi istilah, saya kagak ngerti,” bebernya.
Reza Arap dan Kedekatan dengan Fuji
Reza Arap belakangan menjadi sorotan publik setelah kabar kedekatannya dengan selebgram Fuji tersebar. Kedekatan ini muncul setelah Reza Arap ditinggal kekasihnya, Lula Lahfah, meninggal dunia.
Kabar kedekatan keduanya semakin kencang terdengar setelah Fuji terlihat hadir bersama Erika Carlina dan Rachel Vennya dalam acara live streaming Marapthon Season 3 pada Rabu (25/3/2026).
Momen tak biasa terlihat dari Reza Arap ketika didatangi pemilik nama lengkap Fujianti Utami Putri itu dalam acara Marapthon. Reza Arap terlihat salting alias salah tingkah ketika ada Fuji di acaranya itu.
Cuplikan video yang memperlihatkan Fuji berada di acara Reza Arap kini tersebar di sosial media. Pria kelahiran Jakarta, 15 Oktober 1987 ini yang mengenakan kemeja hitam tampak tak bisa duduk tenang. Ia terlihat mondar-mandir tak terarah.
Terlebih, ketika Erika Carlina menggoda Reza Arap dengan sebutan “Furap”. Sebutan tersebut disinyalir merupakan singkatan dari Fuji Arap.
“Furap, Furap, eh sorry,” kata Erika Carlina dikutip dari Grid.ID.
Kini, dalam potongan video yang beredar di media sosial, Reza Arap pun menanggapi komentar netizen yang menjodoh-jodohkannya dengan Fuji. Mantan suami Wendy Walters ini tampak kesal dengan perjodohan netizen tersebut.
“Furap, furap itu lu mau ngapain sih, mau disapu, mau nyapu juga nggak bisa nih,” ucap Arap sapaannya.
Bahkan, Arap menyentil sikap Fuji yang ikut meladeni perjodohan yang dibuat-buat oleh netizen.
“Fujinya juga lagi dimainin sama dia, mau diarahin ke mana? Gue lagi nggak ada arah Fuji,” terangnya.
Adapun Reza Arap beberapa bulan lalu kehilangan sang kekasih, Lula Lahfah. Lula Lahfah ditemukan tak bernyawa di apartemennya pada 23 Januari 2026. Setelah kepergian Lula, Reza Arap tampak begitu berduka. Beberapa kali terlihat Arap mengunjungi makam kekasihnya itu.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











