Film Kupeluk Kamu Selamanya: Kehidupan Ibu Tunggal yang Penuh Perjuangan
Film drama keluarga terbaru berjudul Kupeluk Kamu Selamanya menandai debut aktris Dinda Hauw sebagai produser. Film ini dibintangi oleh Hana Malasan dan Jared Ali, dan dianggap sangat relevan dengan situasi yang banyak dihadapi oleh para ibu tunggal dalam mengorbankan segalanya demi anak-anaknya.
Dinda Hauw menyampaikan bahwa film ini ingin menyampaikan pesan tentang bagaimana anak bisa menjadi korban dari ego orang dewasa. Ia juga ingin film ini menjadi refleksi tentang peran orang tua yang memberikan cinta yang besar kepada anak.
Pertama Kali Perankan Seorang Ibu
Hana Malasan, yang untuk pertama kalinya memerankan karakter ibu tunggal dalam sebuah genre drama, mengaku memiliki tantangan tersendiri. Sebelumnya, Hana lebih dikenal dalam film-film bergenre aksi hingga horor. Untuk pertama kalinya ia menghadapi situasi ketika tantangan mental dalam berakting, dan merasa lebih berat bila dibandingkan dengan adegan aksi pada film-filmnya yang lain.
“Aku sendiri memang belum menjadi ibu. Tapi aku besar di lingkungan para ibu, dan aku juga dibesarkan oleh seorang ibu. Jadi untuk referensi peran Naya di film ini, bisa kutemui di mana-mana, salah satunya ibuku sendiri,” ungkap Hana.
Ia menyadari kekuatan perjuangan seorang ibu dan bagaimana terkadang ibu itu selalu dituntut untuk sempurna. “Sepertinya ibu akan selalu mau menjadi yang sempurna di mata anak. Mau seberapa susah pun situasinya, pasti akan berusaha sebegitunya, terutama untuk anaknya. Dan itu juga memang yang aku rasakan saat memerankan Naya di film Kupeluk Kamu Selamanya,” beber Hana.
Spoiler: Dinamika Antara Naya dan Bagaskara
Dalam official trailer yang dirilis, Hana Malasan memerankan Naya, seorang ibu tunggal yang berjuang sepenuh tenaga untuk anaknya, Aksa (Jared Ali). Di tengah itu, Bagaskara (Ibnu Jamil), Ayah Aksa, berupaya untuk merebut hak asuhnya.
Di antara dinamika perebutan hak asuh anak antara Naya dan Bagaskara, keduanya juga tetap berusaha selalu hadir untuk Aksa yang harus berjuang dengan kondisi penyakitnya. Bagaimana Naya dan Bagaskara menyingkirkan ego mereka dan tetap menjadi orangtua yang baik untuk Aksa, seperti sebuah cinta yang tanpa syarat.
Poster Film yang Menggambarkan Pesan Cinta
Official poster Kupeluk Kamu Selamanya merefleksikan judul film ini, yang memperlihatkan sebuah pelukan hangat yang berarti. Sebuah pesan bahwa seorang ibu juga boleh memperlihatkan kerapuhannya, dan membutuhkan dukungan sesama ibu.
Berbicara Tentang Kehilangan dan Kenangan
Kupeluk Kamu Selamanya menjadi film layar lebar perdana Kuy Studios, diproduseri oleh Dara Dwitanti dan Dinda Hauw. Film ini disutradarai oleh Pritagita Arianegara, dan menjadi kolaborasi perdana Sean Gelael dan Angga Dwimas Sasongko sebagai produser eksekutif.
Bagi sutradara Pritagita Arianegara, Kupeluk Kamu Selamanya juga berbicara tentang kehilangan dan kenangan. Prita sendiri merupakan sutradara yang kerap melahirkan karya-karya dengan benang merah tema relasi ibu dan anak.
“Ketika menyutradarai film ini, saya sangat takjub dengan aktor cilik Jared Ali, bagaimana dia bisa membuat lawan mainnya, para aktor dewasa bisa menyampaikan situasi yang dihadapi,” katanya.
“Bagi saya, itu berat, namun dia berhasil, dan film ini akan sangat emosional untuk penonton,” lanjut Pritagita Arianegara.
Daftar Pemain Utama
Selain Hana Malasan, Jared Ali, dan Ibnu Jamil, film ini juga dibintangi oleh Fanny Ghassani, Nissy Meinard, Iyas Lawrence, Vonny Anggraini, Mario Irwinsyah, Yurike Prastika, dan Leroy Osmani.
Film Kupeluk Kamu Selamanya akan tayang di bioskop Indonesia pada 30 April 2026 mendatang.











