Peristiwa Pemilik Rumah Diusir Oleh Orang yang Menumpang Selama Dua Tahun
Di kota Palembang, Sumatera Selatan, terjadi peristiwa yang mengejutkan dan memicu kekhawatiran masyarakat. Seorang pemilik rumah, KGS Rifai (53), dilaporkan diusir oleh seseorang bernama R (30) yang selama dua tahun tinggal di rumah tersebut. Kejadian ini berlangsung di Lorong Terusan 1, Kecamatan Seberang Ulu I (SU I), Palembang.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 07.30 WIB. Rifai mengaku bahwa R, yang hanya menumpang di rumahnya, tiba-tiba mengejarnya dengan menggunakan parang. Hal ini membuat Rifai merasa terancam dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang pada Kamis (9/4/2026) siang.
“Terpaksa saya laporkan karena sudah membuat saya terancam. Dia ini hanya numpang tinggal di sini. Saya berharap laporan ini segera ditindaklanjuti,” ujar Rifai.
Menurut keterangan Rifai, R tidak hanya mengejarnya dengan parang, tetapi juga menjual barang-barang miliknya. Akibat dari kejadian ini, Rifai dan keluarganya terpaksa tinggal di rumah kerabat.
Penjelasan dari Pihak Kepolisian
Ka SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Adityan Ammar Syahputra membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa laporan telah diterima dan akan segera diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Nasib Pilu Seorang Istri yang Harus Merawat Anak-Anak Sendirian
Selain peristiwa di atas, ada kisah lain yang juga menyentuh hati banyak orang. Seorang istri, Asmidar, harus meninggalkan rumah bersama tiga anaknya setelah terlibat konflik dengan keluarga almarhum suaminya, Rajiman.
Latar Belakang Konflik
Asmidar adalah warga Desa Aopa, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Setelah suaminya meninggal dunia beberapa bulan lalu, ia menghadapi tekanan dan pertikaian terkait tempat tinggal serta pembagian harta warisan.
Konflik yang sempat mereda kembali memanas hingga akhirnya Asmidar memilih meninggalkan rumah yang selama ini menjadi tempat tinggalnya bersama anak-anaknya. Dalam video yang viral di media sosial, tampak Asmidar mengemasi barang-barangnya dengan terburu-buru sambil menuntun anak-anaknya keluar dari rumah, diselimuti isak tangis.
Respons dari Netizen
Video ini langsung menyita perhatian publik. Banyak pengguna media sosial menumpahkan rasa simpati dan keprihatinan mereka di kolom komentar. Beberapa komentar antara lain:
- “Ya Allah, semoga ibu ini diberi kekuatan. Berat sekali harus meninggalkan rumah bersama anak-anak.”
- “Pemerintah daerah harus turun tangan, jangan biarkan ada warga yang terlantar seperti ini.”
- “Kalau benar karena masalah warisan, semoga keluarga almarhum bisa membuka hati. Kasihan anak-anak.”
Banyak netizen juga menyerukan agar pemerintah daerah dan lembaga sosial segera membantu Asmidar mendapatkan tempat tinggal yang layak.
Status Terkini
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga almarhum Rajiman maupun aparat desa setempat belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti konflik keluarga tersebut.











