Pinrangpost.com – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Minggu memberikan sinyal bahwa ia mungkin akan mengizinkan TikTok untuk terus beroperasi di negaranya. Hal ini dikarenakan aplikasi berbagi video populer tersebut telah membantu menarik pemilih penting dalam pemilihan presiden. Trump juga menyatakan kemungkinan TikTok tetap beroperasi untuk sementara waktu.
“Kami menggunakan TikTok dan mendapat respons yang luar biasa. Kami mendapat biliaran penayangan,” ujar presiden terpilih tersebut dalam acara yang diselenggarakan oleh organisasi konservatif Turning Point USA di Phoenix, Arizona.
Trump juga menunjukkan grafik yang menunjukkan jumlah penayangan yang diterima oleh kampanyenya di aplikasi tersebut.
Pada hari Rabu, Mahkamah Agung AS setuju untuk meninjau permohonan TikTok dan perusahaan induknya di China, ByteDance, untuk mencegah penegak hukum berpotensi menjual aplikasi tersebut sebelum 19 Januari atau menghadapi larangan atas dasar keamanan nasional.
Pengadilan tertinggi di negara tersebut dijadwalkan akan mendengarkan argumen dalam kasus ini pada 10 Januari mendatang. Hal ini menandakan bahwa keputusan mengenai nasib TikTok di AS masih tertunda dan masih ada kemungkinan bagi aplikasi tersebut untuk tetap beroperasi.











