Putri Amalina Handayani: Perjalanan Pribadi yang Dinamis dan Berkontribusi
Putri Amalina Handayani adalah sosok yang selalu tertarik untuk mencoba hal-hal baru dan terus berkembang. Ia dikenal sebagai individu yang cepat beradaptasi, terbuka terhadap pengalaman baru, serta terbiasa melakukan evaluasi diri secara rutin. Dengan sifat-sifat ini, ia mampu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan akademik maupun profesional.
Selama masa perkuliahan, Putri aktif mengeksplorasi berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik yang mendukung pengembangan diri. Kegiatan tersebut mencakup peningkatan pengetahuan, keterampilan komunikasi, dan kepemimpinan. Proses ini membentuknya hingga akhirnya menyelesaikan studi di bidang Hubungan Internasional dengan bekal perspektif global dan kemampuan berpikir kritis.
Motivasi Putri memilih jurusan Hubungan Internasional berasal dari ketertarikan terhadap perbedaan perspektif, isu-isu global, serta dinamika budaya antarnegara. Ia juga tertarik pada proses problem solving dalam menghadapi kompleksitas permasalahan global. Universitas Muhammadiyah Malang dipilih karena merupakan salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia dengan Prodi Hubungan Internasional terakreditasi unggul, serta memiliki lingkungan akademik yang aktif, kurikulum aplikatif, dan peluang pengembangan diri yang mendukung kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan IPK cukup tinggi, 3,84, cara Putri menjaga konsistensi belajar adalah dengan mengatur waktu sebaik mungkin dan menetapkan skala prioritas. Selain itu, ia aktif dalam banyak organisasi kampus. Menurutnya, semua organisasi yang ia ikuti sangat memengaruhi perkembangan dirinya, karena setiap organisasi memiliki fokus dan segmen yang berbeda, sehingga membantu meningkatkan skill yang terpendam dalam dirinya.
Tantangan terbesar yang pernah ia hadapi dalam memimpin sebuah divisi adalah perbedaan pandangan di dalam tim serta kendala kedisiplinan dan konsistensi kehadiran anggota dalam menjalankan tugas. Kondisi ini cukup memengaruhi efektivitas kerja tim, sehingga menuntut Putri untuk memperkuat komunikasi, membangun koordinasi yang lebih terbuka, serta menciptakan pendekapan kepemimpinan yang lebih solutif agar tujuan bersama tetap dapat tercapai.
Keterampilan lain yang dimiliki Putri adalah public speaking. Ia pernah menjadi Juara II Public Speaking Class. Pencapaian ini menjadi validasi atas proses belajar dan keberanian untuk terus melatih kemampuan komunikasi. Baginya, public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi tentang menyampaikan gagasan secara jelas, empatik, dan berdampak.
Dari sekian banyak prestasi, paling membanggakan bagi Putri adalah ketika dipercaya menjadi Duta Hijab Radar Malang. Pengalaman ini membuatnya semakin percaya diri dan mengenal potensi diri dengan lebih baik. Peran sebagai duta mengajarkan bagaimana membawa diri di ruang publik, berkomunikasi secara profesional, serta membangun citra diri yang positif.
Selama proses tersebut, banyak peluang kerja sama datang, mulai dari endorsement hingga kolaborasi dengan sesama content creator. Ia juga mendapatkan pembelajaran berharga tentang teknik menulis, baik untuk media sosial maupun media cetak, serta memahami sistem kerja event organizer di industri hiburan.
Pengalaman kerja Putri tidak hanya terbatas pada dunia akademik. Ia pernah magang di pemerintahan di Surabaya, dan meneliti praktik paradiplomasi sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah kota dengan mitra internasional. Penelitian tersebut mencakup Sister City antara Kota Surabaya dengan Kota Liverpool, Inggris, dan berhasil terbit di jurnal Shinta tanpa melalui jalur skripsi.
Masih di pemerintahan, Putri juga pernah bekerja di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sebagai Staff Verifikator Bidang SD. Pelajaran paling penting dari pengalaman ini adalah pentingnya ketelitian, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam bekerja dengan data dan kebijakan publik.
Selain itu, Putri juga pernah menjadi volunteer internasional di Malaysia. Pengalaman di sana yang paling menyentuh adalah melihat semangat belajar anak-anak non-dokumen yang memiliki keterbatasan akses pendidikan, namun tetap menunjukkan rasa ingin tahu dan antusiasme tinggi.
Sekarang, Putri bekerja di Yayasan Hasnur Centre-Pemuda Bakti Banua sebagai Community Engagement & Partnership Officer Banjarmasin. Tanggung jawabnya sebagai penghubung komunikasi dengan para mitra, serta mengidentifikasi dan mengembangkan peluang kolaborasi, baik melalui kegiatan luring maupun platform digital.
Menurut Putri, anak muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Dengan energi, kreativitas, dan akses teknologi, mereka dapat menjadi penggerak inovasi sosial, membangun kesadaran, serta menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Peran ini perlu diiringi dengan empati, attitude yang baik, dan tanggung jawab. Karena anak muda yang hebat adalah anak muda yang memiliki rasa sosial tinggi untuk membantu masyarakat dan memberikan dampak bagi sekitar.
Ke depan, Putri ingin menjalani perjalanan karir yang tidak hanya berfokus pada pencapaian profesional, tetapi juga pada kebermanfaatan bagi masyarakat. Ia berharap dapat berkontribusi melalui kegiatan komunikasi dan pemberdayaan sosial, khususnya dalam mendukung pemuda di Kalimantan Selatan agar lebih percaya diri, berdaya, dan mampu mengembangkan potensinya.
Latar belakang Hubungan Internasional membentuk ketertarikan dirinya untuk terlibat dalam kerja sama lintas sektor serta pengembangan komunitas, baik di tingkat lokal maupun lebih luas. Bagi Putri, makna kesuksesan terletak pada dampak yang dapat ia berikan dan proses bertumbuh sebagai pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.










