My WordPress Blog

Ammar Zoni Dipindahkan dari Lapas Nusakambangan, Ini Alasannya

Perubahan Penempatan Ammar Zoni di Lapas Nusakambangan

Baru-baru ini, kabar terkini mengenai perpindahan Ammar Zoni dari Lapas Nusakambangan menjadi topik yang menarik perhatian publik. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) memberikan penjelasan mengenai alasan penempatan sementara sang aktor tersebut di lapas supermaksimum tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari proses asesmen awal untuk menilai kondisi dan kebutuhan penempatan yang paling sesuai bagi Ammar Zoni.

Menurut Rika Aprianti, Kasudit Kerja Sama Ditjen PAS, penempatan Ammar Zoni di Nusakambangan hanya bersifat sementara. Ia menjelaskan bahwa asesmen dilakukan untuk melihat perkembangan perilaku serta kondisi kesehatan Ammar selama masa tahanannya. Pemantauan akan berlangsung selama enam bulan sebagai bagian dari evaluasi standar. Jika dalam periode tersebut terjadi perubahan perilaku yang signifikan, tingkat keamanan penempatan Ammar dapat diturunkan.

Selain itu, penempatan Ammar Zoni di Lapas Narkotika Cipinang nantinya juga akan mengikuti prosedur yang sama. Rika menyampaikan bahwa seluruh lapas di Jakarta saat ini sedang menghadapi over kapasitas, termasuk Lapas Cipinang. Kondisi ini menjadi pertimbangan penting dalam menentukan penempatan Ammar selanjutnya. Meski begitu, Ditjen PAS menegaskan bahwa keamanan terhadap Ammar akan tetap dijaga dengan ketat.

Kondisi Ammar Zoni di Nusakambangan

Sebelum dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Ammar Zoni diduga terlibat dalam kasus pengedaran narkoba. Kondisi sang aktor sempat diungkap oleh adiknya, Aditya Zoni. Dalam sidang virtual yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Aditya membongkar sisi lain dari kehidupan Ammar selama menjalani masa tahanan.

Aditya mengungkapkan bahwa kaki Ammar sering mengalami keram dan tangannya sering diborgol. Bahkan, untuk minum saja, mata Ammar harus ditutup. Ia mengaku merasa sakit hati membayangkan perlakuan tak mengenakkan yang diterima kakaknya di dalam lapas. “Sebagai seorang adik, kalau ditanya perasaannya gimana, pasti sakit banget,” ujar Aditya.

Meskipun sangat ingin menjenguk Ammar secara langsung, Aditya dan keluarga memilih menahan diri demi menghormati prosedur yang berlaku. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengikuti proses hukum yang dijalani oleh Ammar Zoni. Bahkan, ia siap menemani sang kakak di Lapas Nusakambangan jika diperbolehkan.

Sidang Terkait Dugaan Peredaran Narkoba

Sebelumnya, Ammar Zoni menjalani sidang terkait dugaan peredaran narkoba di Rutan Salemba. Sidang yang digelar secara daring dari Lapas Nusakambangan kembali diadakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (6/11/2025). Agenda persidangan saat itu berfokus pada pembacaan eksepsi. Namun, persidangan ditunda setelah pihak Ammar Zoni menjelaskan kesulitan menyusun materi pembelaan akibat keterbatasan fasilitas di dalam tahanan.

Ammar Zoni menegaskan bahwa keterbatasan akses menghambat upaya untuk menyampaikan eksepsi pribadi secara maksimal. Ia memohon agar sidang bisa digelar secara offline karena merasa lebih leluasa berkomunikasi dengan pengacaranya. Setelah mendengar penjelasan Ammar dan mempertimbangkan asas keadilan, Majelis Hakim memutuskan untuk mengabulkan permohonan penundaan persidangan selama satu pekan.

Dengan keputusan tersebut, sidang dijadwalkan kembali pada Kamis, 13 November 2025. Agenda berikutnya akan membahas pembacaan ekseksi yang akan disampaikan secara gabungan, baik dari tim penasihat hukum maupun dari para terdakwa secara individual.

Penampilan Ammar Zoni di Sidang

Dalam sidang tersebut, penampilan Ammar Zoni pun mencuri perhatian. Pasalnya, sang aktor tampil dengan wajah yang lebih segar, berkepala plontos dengan kumis tipisnya. Janggut yang lebat pun sudah dicukur rapi oleh Ammar Zoni. Sebelumnya, wajah Ammar Zoni sempat ditutup oleh penutup hitam saat sedang dibawa ke Lapas Nusakambangan.


Hana Zahra

Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *