Kecelakaan Maut di Bangka Barat, Satu Orang Tewas di Tempat Kejadian
Pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, terjadi kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Insiden ini terjadi di ruas jalan Pangkalpinang-Mentok, tepatnya di Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat. Kecelakaan melibatkan kendaraan mobil dan truk yang menyebabkan satu orang tewas di tempat kejadian (TKP).
Kecelakaan bermula saat mobil penumpang Nissan Serena melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok. Saat itu, mobil tersebut mencoba mendahului kendaraan di depannya. Namun, dari arah berlawanan melaju sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel yang membawa buah kelapa sawit. Tabrakan tidak dapat dihindari.
Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi truk Mitsubishi Colt Diesel bernama Ishariansyah (46), laki-laki, warga Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, mengalami luka ringan pada pergelangan mata kaki kanan. Sementara itu, pengemudi mobil Nissan Serena bernama Anisul Hakimi, warga Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, mengalami luka berat berupa cedera kepala berat, luka robek di bagian belakang kepala, serta patah pada kaki kanan dan kiri.
Satu orang penumpang mobil Nissan Serena, Muliandy Nasution (32), warga Villa Nusa Indah 5 RT 05 RW 13, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, meninggal di TKP akibat cedera kepala berat disertai luka robek di dahi, muka kanan, kepala bagian samping kanan, telinga kiri, serta bahu kanan.
Personel Polres Bangka Barat langsung melakukan evakuasi korban, pengamanan TKP, pendataan identitas korban dan saksi, serta koordinasi dengan Puskesmas dan rumah sakit. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menjelaskan bahwa polisi menerima laporan dari masyarakat, kemudian segera mendatangi lokasi kejadian.
Polisi segera melakukan pengamanan TKP, evakuasi korban, serta pengaturan arus lalu lintas mengingat lokasi kejadian berada di jalan nasional dengan volume kendaraan yang cukup padat. Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kecelakaan bermula saat mobil penumpang yang melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok berupaya mendahului kendaraan di depannya. Namun, dari arah berlawanan melaju kendaraan truk sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mobil penumpang mengalami luka berat dan saat ini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Sementara pengemudi truk mengalami luka ringan. Polisi juga telah melakukan pendataan identitas korban dan saksi, serta koordinasi dengan pihak kesehatan untuk penanganan lanjutan.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Barat guna proses penyelidikan lebih lanjut. Polres Bangka Barat meminta kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak memaksakan diri saat mendahului kendaraan lain, khususnya di jalan nasional.
10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara
Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya:
- Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
- Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
- Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
- Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah-pindah jalur.
- Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
- Antisipasi blindspot pada kendaraan.
- Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
- Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
- Jangan lawan arus.
- Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.











