Frugal living mengajarkan prinsip utama yaitu berhemat, berinvestasi, dan berdonasi. Prinsip ini bertujuan untuk mengelola keuangan secara bijak dan seimbang.
Berhemat adalah prinsip utama yang diterapkan dalam frugal living. Masyarakat diajarkan untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan memprioritaskan kebutuhan yang lebih penting. Hal ini dilakukan dengan membandingkan harga dan kualitas barang yang akan dibeli serta mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang.
Berinvestasi adalah prinsip yang mendorong masyarakat untuk menabung dan berinvestasi untuk masa depan. Dengan berhemat, masyarakat dapat mengalokasikan dana untuk investasi yang dapat memberikan keuntungan di masa depan.
Berdonasi adalah prinsip yang mengajarkan masyarakat untuk berbagi dengan sesama. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan sedikit dari pengeluaran yang dihemat untuk membantu orang lain yang membutuhkan.
Pinrangpost.com – Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang diusulkan pemerintah mulai 2025 telah memicu perubahan gaya hidup masyarakat. Salah satu tren yang muncul adalah frugal living, yaitu gaya hidup hemat dan berencana dalam mengelola keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Frugal living menekankan pada pengeluaran yang berfokus pada kebutuhan, bukan keinginan, dengan menghindari pemborosan dan memaksimalkan efisiensi sumber daya. Hal ini mencakup perubahan pola pikir dan kebiasaan, di mana seseorang yang menjalani frugal living akan mempertimbangkan nilai jangka panjang dari setiap keputusan keuangan yang diambil.
Tren frugal living didorong oleh ancaman kenaikan PPN dari 11 persen menjadi 12 persen yang diatur dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Langkah ini memaksa masyarakat untuk mencari cara menghemat pengeluaran demi menjaga stabilitas finansial. Selain itu, inflasi yang masih berlanjut akibat krisis global juga mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengelola uang.
Frugal living mengajarkan prinsip utama yaitu berhemat, berinvestasi, dan berdonasi. Prinsip ini bertujuan untuk mengelola keuangan secara bijak dan seimbang. Berhemat adalah prinsip utama yang mendorong masyarakat untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan memprioritaskan kebutuhan yang lebih penting. Berinvestasi dan berdonasi mendorong masyarakat untuk menabung dan berbagi dengan sesama.











