Pinrangpost.com – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 3 tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan dan pemeliharaan jalur kereta di lingkungan DJKA Kementerian Perhubungan tahun 2018-2022. Ketiga tersangka tersebut adalah Hardho (H), Edi Purnomo (EP), dan Budi Prasetiyo (BP), yang merupakan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) di sejumlah proyek.
“Demi kepentingan penyidikan, KPK telah memeriksa para tersangka dan sejumlah saksi lainnya serta melakukan penyitaan terhadap barang bukti terkait perkara ini,” ujar Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Kantor KPK, Kamis (28/11/2024).
Hardho (H) menjabat sebagai Ketua Pokja Pengadaan untuk paket Peningkatan Jalur Ketera Api R.33 menjadi R.54, sementara Edi Purnomo (EP) menjabat sebagai Ketua Pokja Pengadaan untuk pekerjaan Perbaikan Perlintasan Sebidang Wilayah Jawa dan Sumatera Tahun Anggaran 2022. Budi Prasetiyo (BP) adalah Ketua Pokja Pemilihan Penyedia barang/jasa paket pekerjaan Pembangunan Jalur Ganda KA Elevated antara Solo Balapan-Kadipiro.
Asep Guntur menjelaskan bahwa kasus ini merupakan pengembangan dari kasus pemberian suap oleh Wiraswasta Dion Renato Sugiarto kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Semarang, yaitu Bernard Hasibuan dan Putu Sumarjaya. Para tersangka diduga menerima uang dari paket pekerjaan pembangunan jalur ganda kereta api Solo Balapan – Kadipiro.
Menurut Asep Guntur, Pokja diduga menerima fee 0,5 persen dari nilai kontrak setelah dipotong pajak atau sekitar Rp800 juta. Rincian pembagian uang tersebut adalah Budi Prasetiyo sebesar Rp100 juta, Hardho Rp80 juta, dan Edi Purnomo Rp80 juta. Selain itu, ada juga anggota pokja Heni Purwaningstyas dan Eko Budi Santoso yang diduga menerima uang sebesar masing-masing Rp80 juta, serta Iwang Hendriawan yang diduga menerima uang Rp40 juta.
“Tiga tersangka H, EP, dan BP akan ditahan selama 20 hari pertama, mulai tanggal 28 November 2024 hingga 17 Desember 2024,” tambahnya. Ketiga tersangka ini akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Jakarta Timur.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”











