pinrangpost.com – Jakarta – Sarawak Tourism Board (STB) mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia sangat antusias untuk melakukan perjalanan ke Sarawak, Malaysia guna mendapatkan pengobatan yang dinilai lebih mudah didapat dan jarak yang lebih dekat. Hal ini diungkapkan oleh Manager ASEAN STB Karmilla Kamaruddin dalam sebuah temu media di Jakarta pada hari Senin. Menurutnya, masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan ke Sarawak umumnya memiliki sanak saudara di Provinsi Kalimantan Barat.
Karmilla juga menambahkan bahwa para pengunjung yang datang biasanya berangkat dari Pontianak menuju ibu kota Kuching dan kembali menggunakan mobil atau bus dengan durasi perjalanan sekitar enam jam. Opsi ini dipilih oleh masyarakat karena biaya perjalanan yang lebih murah dibandingkan dengan perjalanan dari Jakarta ke Pontianak.
“Karena kita memiliki perbatasan dengan Kalimantan Barat, perjalanan ke Kuching hanya memakan waktu enam jam, sehingga mereka memilih untuk berobat di sana,” kata Karmilla.
Selain pengobatan, kegiatan lain yang diminati oleh masyarakat saat melakukan perjalanan ke Sarawak adalah berjalan-jalan di Kota Kuching atau berbelanja. Selain masyarakat Indonesia, Sarawak juga sering dikunjungi oleh wisatawan domestik dari daerah lain seperti Semenanjung Malaysia dan Sabah, serta wisatawan dari Brunei Darussalam.
Karmilla juga menambahkan bahwa wisatawan dari Brunei biasanya hanya mengunjungi Miri, yang hanya memakan waktu satu jam dari Brunei, untuk berbelanja dan kemudian kembali pulang. Selain itu, ada juga wisatawan dari Singapura yang sering mengunjungi Sibu melalui moda transportasi udara, serta wisatawan asal China yang datang melalui Kuala Lumpur atau Brunei Darussalam.
Terakhir, ada juga wisatawan dari Filipina yang biasanya bekerja di Brunei dan mengunjungi Sarawak melalui Miri. Saat ini, Sarawak sedang berupaya meningkatkan kualitas pariwisata medisnya, yang sudah terakreditasi secara internasional dan menawarkan berbagai macam perawatan seperti perawatan gigi, skrining kesehatan, dan terapi.
Assistant Manager-Media Management STB Nurhadiatul Sukinah Jamali juga menambahkan bahwa pengobatan di Sarawak dapat dilakukan dengan nyaman karena suasana yang tenang dan perawatan yang berkualitas.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”





