pinrangpost.com – Presiden Republik Indonesia yang ke-7 yaitu Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan terkait penetapan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dalam kasus Harun Masiku oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi meminta agar seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Saya meminta agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” kata Jokowi pada Rabu (25/12/2024).
Menanggapi pertanyaan mengenai keterlibatan dirinya dan keluarganya dalam kasus Hasto Kristiyanto, Jokowi hanya memberikan jawaban yang singkat.
“Saya sudah pensiun dan tidak lagi terlibat,” ucapnya sambil tersenyum.
Seperti yang diketahui, Ketua KPK Setyo Budiyanto telah secara resmi mengumumkan bahwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan Wahyu Setiawan, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022.
“KPK telah melakukan ekspose dan penerbitan surat perintah penyidikan bernomor Sprindik terhadap saudara HK karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi,” kata Setyo dalam konferensi pers pada Selasa, 24 Desember 2024.
“Dari hasil penyidikan, terungkap bahwa HK bersama dengan Harun Masiku dan beberapa orang lainnya telah memberikan hadiah atau janji kepada Wahyu Setiawan, anggota KPU periode 2017-2022, dalam rangka penetapan anggota DPR RI terpilih untuk periode 2019-2024,” lanjutnya.
Setyo juga mengungkapkan bahwa Hasto diduga melakukan penyuapan bersama Harun Masiku kepada Wahyu Setiawan. “HK bersama dengan HM, Saeful Bahri, dan DTI diduga telah melakukan penyuapan kepada Wahyu Setiawan dengan jumlah yang sama seperti yang telah dijelaskan sebelumnya,” tutur Setyo.
Dari hasil pengembangan penyidikan, juga ditemukan bukti bahwa sebagian uang yang digunakan untuk menyuap berasal dari Hasto. “Dari hasil pengembangan penyidikan, ditemukan bukti bahwa sebagian uang yang digunakan untuk menyuap berasal dari HK,” jelasnya.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kasus ini, silakan simak video di bawah ini:
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











