Pinrangpost.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD merasa prihatin dengan situasi hukum di Indonesia saat ini. Ia mengatakan bahwa negara seharusnya tidak boleh didikte oleh bandit dan pihak yang bertanggung jawab harus bertindak tegas.
Hal tersebut disampaikan oleh Mahfud MD dalam Program Terus Terang berjudul ‘Jangan Biarkan Negara Didikte Bandit’ yang diunggah di kanal YouTube Mahfud MD Official, Selasa (14/1/2025). Ia menyoroti sejumlah kasus hukum yang terjadi di Indonesia, seperti kasus korupsi tata niaga komoditas timah yang merugikan negara hingga Rp300 triliun, kasus pagar laut, kasus suap hakim yang melibatkan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar, dan mobil dinas pejabat negara RI 36 yang Patwalnya dinilai arogan.
“Saya merasa prihatin dan terluka melihat situasi ini. Bukan hanya karena rasa ketidakadilan, tapi juga rasa nasionalisme saya terlukai. Bagaimana mungkin negara sebesar Indonesia diperintah oleh bandit-bandit seperti ini dan negara diam saja,” ujar Mahfud MD pada Rabu (15/1/2025).
Mahfud MD juga menyoroti sikap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut yang saling lempar tanggung jawab dan mengaku tidak tahu. Menurutnya, setiap urusan telah ditentukan tugasnya dan tidak ada alasan untuk tidak mengetahuinya.
“Contohnya saja kasus mobil dinas RI 36, semua pihak mengaku tidak tahu dan saling menyalahkan. Padahal seharusnya setiap pejabat mengetahui aturan dan tanggung jawabnya. Saya sendiri selama belasan tahun menggunakan mobil dinas dan istri saya tidak boleh naik tanpa ada saya di dalamnya,” cerita Mahfud MD.
“Apalagi anak atau orang lain, apalagi preman yang duduk di dalamnya, itu tidak boleh. Ajudan saya harus mencatat siapa yang memakai mobil tersebut setiap saat,” lanjutnya.
Mahfud MD menegaskan bahwa mobil dinas pejabat tidak boleh digunakan oleh orang lain tanpa ada pejabatnya di dalamnya. Ia juga merasa tersinggung dengan sikap pihak-pihak yang tidak jujur dan merasa bahwa negara sebesar Indonesia seharusnya tidak mengalami hal seperti ini.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











