My WordPress Blog

Kronologi Sister Hong di Lombok: Pria Berhijab Jadi MUA



Kasus Penyamaran Pria Jadi Perempuan di Lombok Menghebohkan Publik

Baru-baru ini, kasus seorang pria yang menyamar sebagai perempuan berhijab dan bekerja sebagai Makeup Artist (MUA) di Lombok mengundang perhatian publik. Kasus ini menyerupai cerita Sister Hong, yaitu seorang pria asal Tiongkok yang menipu banyak orang dengan menyamar sebagai wanita. Dalam kasus kali ini, MUA yang dikenal dengan nama panggung Dea ternyata memiliki identitas asli bernama Deni.

Dea adalah salah satu MUA yang cukup terkenal di Lombok. Namun, kabar tentang penyamarannya membuat banyak orang merasa resah. Ia kerap membantu para pengantin wanita dalam proses berhias hingga memakai busana. Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena ia sering berada di dekat para pengantin wanita tanpa batasan yang jelas.

  • Penyamaran yang Menyembunyikan Identitas Asli

    Dea tidak hanya mengenakan hijab saat bekerja, tetapi juga melakukan ibadah seperti perempuan, yaitu menggunakan mukena. Akun @nasikrawumataram mengungkap bahwa Dea tidak hanya menipu wanita, tetapi juga para pria.

Dalam beberapa percakapan dengan korban-korban Dea, ada seorang pengantin wanita yang mengaku merasa ditipu. Awalnya, ia percaya bahwa Dea benar-benar wanita, sehingga tidak masalah saat tubuhnya dilihat oleh MUA tersebut. Namun, setelah mengetahui bahwa Dea sebenarnya laki-laki, ia langsung merasa menyesal.

  • Korban Pria yang Merasa Ditipu

    Selain itu, ada juga korban pria yang mengaku sempat berpacaran dengan Dea. Awalnya, pria tersebut tidak merasa aneh, hingga ia menyadari bahwa tubuh Dea tidak seperti wanita pada umumnya. Dalam sebuah percakapan, pria tersebut memaksa Dea untuk membuka hijabnya, dan akhirnya ketahuan bahwa dia memiliki jakun.

Setelah mengetahui bahwa kekasihnya selama ini menyamar jadi perempuan, pria tersebut dikabarkan shock hingga alami sakit berhari-hari. “Disuruh buka hijab terus ada jakunnya keliatan walaupun dia coba tutup-tutupi dan beberapa hari dia jelasin ke temen saya kalau dia cowok. Asli temen saya sampai sakit berhari-hari karena mual dan shock,” tulis teman dari salah satu korban.

  • Permintaan agar Kasus Ini Ditangani

    Dengan pengakuan dari sejumlah korban, akun @nasikrawumataram meminta agar kasus Dea segera ditangani pihak berwenang. Dalam postingannya, akun ini juga menandai MUI agar segera memberikan tindak lanjut.

“Kasus ini sangat berbahaya, bukan hanya bagi kaum adam tapi juga bagi kaum hawa. Karena dia sangat menutupi jati dirinya di publik, benar-benar dia tutupi bahwa dia laki-laki,” tulis akun tersebut.

“Menjadi tukang rias dan banyak wanita yang tidak tahu dia laki-laki. @muipusat,” tegasnya.

Meski begitu, hingga saat ini masih belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian atau MUI NTB terkait dugaan kasus penyamaran ini. Publik sendiri berharap agar kejadian ini bisa segera diusut sehingga tak lagi membuat resah masyarakat.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *